Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » GERAKAN MAHASISWA SERUKAN DPR DAN PEMERINTAH PATUHI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERKAIT SYARAT PENCALONAN KEPALA DAERAH

GERAKAN MAHASISWA SERUKAN DPR DAN PEMERINTAH PATUHI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERKAIT SYARAT PENCALONAN KEPALA DAERAH

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
  • visibility 246
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OLEH : NASHRUL MU’MININ, MAHASISWA UNIVESITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah didesak untuk mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pencalonan kepala daerah, khususnya mengenai ambang batas pencalonan oleh partai politik dan titik penghitungan usia calon kepala daerah.

Pasalnya, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menegaskan bahwa putusan MK bersifat final dan mengikat, tidak hanya bagi pemohon, tetapi juga bagi pihak lain, seperti pembentuk undang-undang (DPR dan Presiden).

Pembangkangan terhadap putusan MK dapat memicu terjadinya krisis konstitusional, yang pada akhirnya akan berdampak pada legitimasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) itu sendiri.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono, menyatakan bahwa konstitusi mendesain MK sebagai puncak penyelesaian sengketa norma. Dalam konteks pengujian undang-undang, pemohon adalah pihak yang menyengketakan suatu norma yang dianggap merugikan dirinya. MK kemudian menjatuhkan putusan yang final dan mengikat semua pihak, termasuk pembentuk undang-undang.

DPR seharusnya memahami hal tersebut mengingat MK telah berusia 21 tahun. Artinya, DPR sudah seharusnya memahami bahwa apa yang sudah dibatalkan oleh MK tidak dapat dihidupkan kembali, sebab itu merupakan pelanggaran terhadap prinsip konstitusionalisme.

Saya sebagai gerakan mahasiswa yang aktif memperjuangkan demokratisasi dan supremasi hukum, kami sangat prihatin dengan sikap DPR dan Pemerintah yang belum sepenuhnya memahami dan mematuhi putusan MK terkait syarat pencalonan kepala daerah.

Kami meyakini bahwa menegakkan supremasi hukum dan menghormati putusan lembaga peradilan, khususnya MK, merupakan prasyarat mutlak bagi tegaknya demokrasi yang sesungguhnya. MK sebagai “puncak penyelesaian sengketa norma” harus ditempatkan pada posisi yang terhormat dan strategis dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.

Namun, sikap DPR dan Pemerintah yang seolah-olah “membangkang” putusan MK terkait syarat pencalonan kepala daerah, menunjukkan bahwa mereka belum sepenuhnya memahami dan menghayati peran vital MK dalam menjaga stabilitas konstitusional.

Kami, sebagai gerakan mahasiswa, memandang bahwa tindakan DPR  dan Pemerintah yang mengabaikan putusan MK ini merupakan pengingkaran terhadap spirit konstitusionalisme dan dapat berimplikasi buruk pada legitimasi Pilkada itu sendiri. Jika putusan MK diabaikan, maka integritas dan kredibilitas Pilkada akan dipertaruhkan, yang pada akhirnya akan mencederai demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Oleh karena itu, kami sebagai gerakan mahasiswa, menyerukan kepada DPR dan Pemerintah untuk segera mematuhi dan melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi terkait syarat pencalonan kepala daerah. Tidak ada alasan bagi mereka untuk “membangkang” terhadap putusan lembaga peradilan tertinggi ini, sebab itu justru akan menodai prinsip negara hukum dan demokrasi yang telah lama diperjuangkan oleh rakyat Indonesia.

Kami akan terus berjuang untuk menegakkan supremasi hukum dan menjaga integritas demokrasi di negeri ini. Kami akan mengawal dan memantau setiap langkah DPR dan Pemerintah agar tunduk dan patuh terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, demi menjaga stabilitas konstitusional dan legitimasi Pilkada di masa mendatang.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti Terima Penghargaan “75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah” dari Suara Merdeka Network

    Mendikdasmen Abdul Mu’ti Terima Penghargaan “75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah” dari Suara Merdeka Network

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menerima apresiasi sebagai salah satu dari 75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah dalam peringatan HUT ke-75 Suara Merdeka yang diselenggarakan di Kota Semarang. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam mendorong pendidikan melalui pendekatan humanis dan kolaboratif. Acara ini sekaligus menjadi penegas bahwa kemajuan suatu daerah […]

  • Mengaji Seraya Bermain, Anak Difabel Rasakan Kehangatan Dakwah Muhammadiyah

    Mengaji Seraya Bermain, Anak Difabel Rasakan Kehangatan Dakwah Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta Barat – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menggelar kegiatan pembinaan rutin di komunitas difabel, yang berlokasi di Rawa Buaya, Jakarta Barat. Program ini merupakan bagian dari dakwah komunitas yang dilaksanakan setiap hari Sabtu, dengan fokus pada pendampingan spiritual, edukatif, dan sosial bagi anak-anak disabilitas. Dalam kegiatan pada Sabtu, 19 Juli […]

  • UMS Bidik Kerjasama Strategis dengan Perguruan Tinggi di Uni Emirat Arab

    UMS Bidik Kerjasama Strategis dengan Perguruan Tinggi di Uni Emirat Arab

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tengah mempersiapkan langkah strategis untuk menjalin kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi di kawasan Timur Tengah, khususnya di Uni Emirat Arab (UEA). Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., usai bertemu langsung dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab […]

  • Milad ke-46 Malimpa, Film Dokumenter “Djajo” Diputar di UMS: Angkat Sosok Humanis Pecinta Alam yang Menginspirasi

    Milad ke-46 Malimpa, Film Dokumenter “Djajo” Diputar di UMS: Angkat Sosok Humanis Pecinta Alam yang Menginspirasi

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam rangka Milad ke-46, Mahasiswa Muslim Pecinta Alam (Malimpa) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pemutaran film dokumenter berjudul “Djajo”. Film ini merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum Bang Djajo, sosok ikonik dalam dunia pecinta alam yang dikenal luas karena dedikasinya terhadap kegiatan sosial, kemanusiaan, dan spiritualitas. Ketua Steering Committee Milad ke-46 Malimpa, Yuzzri […]

  • RehaDex System, Alat Deteksi Otot Real-Time Karya Mahasiswa UMS Raih Silver Medal

    RehaDex System, Alat Deteksi Otot Real-Time Karya Mahasiswa UMS Raih Silver Medal

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta ums.ac.id (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Tim RehaDex berhasil meraih medali perak dalam ajang International Science Fair yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Tim yang mengusung inovasi bertajuk “RehaDex System: Smart Finger Extension Monitoring System Based on Real-Time Muscle Strength Detection for Rehabilitation Therapy” ini […]

  • Ratusan Santri Ponpes Al-Mujahidin Mengikuti UKT

    Ratusan Santri Ponpes Al-Mujahidin Mengikuti UKT

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.462
    • 1Komentar

    KABARMUH.COM, BALIKPAPAN – Kurang lebih 700 Santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Mujahidin mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Perguruan Seni Beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar oleh Pimpinan Daerah 042 TSPM Kota Balikpapan (26/03). Ujian Kenaikan Tingkat tersebut bertempat di Kampus Pondok Pesantren Al-Mujahidin dan akan berlangsung selama 2 hari. Ketua Panitia, Akhmad Luqman Hakim,K.Mdy., menyampaikan […]

expand_less