Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Pengabdian Masyarakat UM Bandung Bantu Tingkatkan Produktivitas dan Legalitas UMKM

Tim Pengabdian Masyarakat UM Bandung Bantu Tingkatkan Produktivitas dan Legalitas UMKM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandung – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Banyaknya usaha baru yang bermunculan, membuat persaingan semakin ketat. Oleh karena itu, UMKM perlu meningkatkan kualitas produknya agar dapat bertahan dalam persaingan pasar tersebut. Tak terkecuali UMKM Eat’eung dengan produk unggulannya yaitu Dimsum Eat’eung yang berada di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Oleh karena itu, tim dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung yang beranggotakan Ratna Sari Listyaningrum STP MSi, Reza Fikri Alfatah SP MSc, dan Mae Amelianawati STP MSi melaksanakan program pengabdian masyarakat untuk membantu meningkatkan kualitas produksi dan legalitas produknya melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula yang merupakan hibah dari Kemdikbudristek tahun 2024.

“Program ini merupakan kolaborasi antara prodi Teknologi Pangan dan prodi Agribisnis, di mana terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan daya saing mitra UMKM. Mahasiswa juga dilibatkan dalam pelaksanaan untuk mendukung program merdeka Belajar. Pengabdian masyarakat sudah terlaksana sebesar delapan puluh persen dari yang direncanakan, berlangsung dari Agustus hingga November 2024,” ujar Ketua Pelaksana pengabdian, Ratna Sari Listyaningrum.

Mitra diberikan pendampingan perbaikan tata letak. Sebelumnya, kata Ratna, ruang produksi Dimsum Eat’eung kurang teratur, terlebih penyimpanan bahan baku dan produk jadi yang disatukan dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang.

Namun, lanjut Ratna, setelah dilakukan penataan ulang, tata letak telah disesuaikan dengan standar Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.04.12.2206 tahun 2012. Perbaikan tata letak tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan keamanan pangan.

“Selain itu, mitra juga diberikan pendampingan pendaftaran sertifikasi CPPOB. Ketiadaan sertifikat CPPOB dapat menghambat akses produk ke pasar yang lebih luas karena banyak distributor dan pengecer yang mensyaratkan sertifikat ini sebagai bagian dari persyaratan kerjasama. Sertifikat CPPOB juga menjadi dasar untuk mendaftar sertifikasi BPOM,” katanya.

Sertifikasi halal

Di samping itu, kata Ratna, sertifikasi halal juga sangat penting. Dengan adanya Undang-Undang Jaminan Produk Halal Nomor 33 tahun 2014 dan sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2019, penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi produk makanan dan minuman dilakukan hingga tanggal 17 Oktober 2024.

Artinya, pada tanggal tersebut, pemerintah menargetkan seluruh produk makanan dan minuman sudah bersertifikat halal. Namun, kewajiban sertifikasi halal produk makanan dan minuman UMK ditunda hingga Oktober 2026. Ini kesempatan yang baik bagi UMKM untuk segera mengurus sertifikasi halal produknya.

Dengan pendampingan yang dilakukan, mitra dapat memahami alur-alur sertifikasi halal dan pihak-pihak yang berkaitan. Sertifikat CPPOB dan halal menjadi langkah krusial yang harus dilakukan untuk meningkatkan legalitas dan daya saing Dimsum Eat’eung di pasar, termasuk peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas seperti supermarket.

Perbaikan kemasan produk juga menjadi sorotan. Sebelumnya, kemasan Dimsum Eat’eung belum memenuhi standar yang diatur oleh BPOM. Namun, setelah program, kemasan baru telah sesuai dengan regulasi, meliputi nama jenis produk, nama dagang, daftar bahan yang digunakan, berat bersih, nama dan alamat produsen, ruang untuk tanggal dan kode produksi, ruang untuk keterangan kedaluwarsa, ruang untuk nomor izin edar, komposisi produk, dan informasi nilai gizi.

“Mitra didampingi untuk mendesain kemasan baru tersebut menggunakan aplikasi desain sederhana. Selain itu, pendaftaran HKI merek sangat penting untuk melindungi identitas dan reputasi produk di pasar. Tanpa pendaftaran HKI, merek Dimsum Eat’eung rentan terhadap peniruan dan penyalahgunaan oleh pihak lain, yang dapat merugikan bisnis secara finansial dan merusak citra produk,” imbuhnya.

Ratna menjelaskan bahwa melalui program ini juga diberikan beberapa peralatan yang mendukung proses produksi dengan kapasitas yang lebih besar. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan telah membekali pemilik usaha dan karyawan dengan pengetahuan yang lebih mendalam terkait aspek-aspek penting seperti tata letak produksi, sertifikasi halal, izin edar, kemasan, dan merek produk.

Hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan di berbagai aspek. Pemilik Dimsum Eat’eung, Yatni Indriawati, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kemdikbudristek yang telah memberikan dana melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula yang dilaksanakan oleh tim UM Bandung.

Adanya program pengabdian masyarakat ini tidak hanya membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam aspek produksi dan legalitas produk. Namun, juga memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan usaha di masa depan. Dengan sertifikasi yang sedang dalam proses, tata letak yang lebih efisien, dan kemasan yang lebih profesional, Dimsum Eat’eung siap bersaing di pasar yang lebih luas dan memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.***

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meneladani Akhlak Nabi Lewat Hari Santri: MI Muga Bulubrangsi Tanamkan Nilai Surah Al-Qalam Ayat 4

    Meneladani Akhlak Nabi Lewat Hari Santri: MI Muga Bulubrangsi Tanamkan Nilai Surah Al-Qalam Ayat 4

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025, MI Muhammadiyah 3 (MI Muga) Bulubrangsi menggelar kegiatan apel pagi dan pawai semarak pada Selasa (22/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru dengan penuh antusias dan khidmat. Acara dimulai dengan apel pagi di halaman madrasah. Dalam kesempatan tersebut, Fathan Faris Saputro, M.Pd., […]

  • DPP IMM SEBUT TAMBANG EMAS DI LATIMOJONG DI KUASAI OLIGARKI

    DPP IMM SEBUT TAMBANG EMAS DI LATIMOJONG DI KUASAI OLIGARKI

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Oleh: Muh Idil, Ketua Bidang ESDM DPP IMM Kawasan pegunungan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, kian menjadi medan kontestasi kepentingan segelintir elite ekonomi. Di balik tambang emas yang menjanjikan kemakmuran itu, tersingkap praktik lama kapitalisme ekstraktif yang bertahan dalam rupa baru: kemitraan antarperusahaan tambang yang disokong oligarki, difasilitasi negara, dan dibungkam melalui bahasa pembangunan. PT […]

  • Alumni FKIP UMS Berkiprah di Korps Brimob Mabes Polri, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

    Alumni FKIP UMS Berkiprah di Korps Brimob Mabes Polri, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak hanya dipersiapkan untuk berkarier di bidang pendidikan, tetapi juga memiliki peluang untuk berkiprah di berbagai sektor profesional. Pesan tersebut mengemuka dalam Yudisium dan Pembekalan Calon Wisudawan Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Moh. Djazman UMS, Kamis (24/9/2026). Mengusung tema […]

  • UMS dan PDM Boyolali Jalin Sinergi dalam Persiapan Program Pendampingan Sekolah

    UMS dan PDM Boyolali Jalin Sinergi dalam Persiapan Program Pendampingan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Deputi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan Hilirisasi Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS), menunjukkan komitmennya dalam pengembangan masyarakat. Bidang PkM dan Hilirisasi UMS bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali, menggelar koordinasi persiapan pendampingan sekolah di Ruang Sidang […]

  • Mahasiswa FK UMS Raih Juara Favorit Poster Publik di INTERMEDISCO 2025

    Mahasiswa FK UMS Raih Juara Favorit Poster Publik di INTERMEDISCO 2025

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS). Tiga mahasiswa FK UMS, yakni Syabinna Azzahra Rosalanie, Rengganis Sungsang K, dan Aurora Revi Samantha, berhasil meraih Juara Favorit Poster Publik dalam ajang International Medical Education and Scientific Competition (INTERMEDISCO) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII). […]

  • Mengulik Bab-Bab Pada Buku ‘Pendidikan Kaum Tertindas’

    Mengulik Bab-Bab Pada Buku ‘Pendidikan Kaum Tertindas’

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Oleh : Noor Qonita Maulidina Salsabila (202110230311031) Pendidikan, merupakan hal yang sangat penting dari dulu hingga sekarang. Banyak sekali tokoh dunia yang memperjuangkan pendidikan dengan usaha yang tidak main-main. Salah satunya ialah Paulo Freier yang merupakan ahli ilmu pendidikan yang sangat berpengaruh dalam bidang pendidikan dunia. Ia lahir pada 19 September 1921 dan berasal dari […]

expand_less