
KABARMUH. ID SURAKARTA – 26 September 2025 Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta melalui dukungan Hibah PKM DPPM Kemenristekdikti Tahun Anggaran 2025 melaksanakan kegiatan edukasi bertajuk “Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Manajemen Dismenorea dengan Electric Warm Therapy for Dysmenorrhea”. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri terkait kesehatan reproduksi.
Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 1 Surakarta pada Jumat, 26 September 2025, dengan melibatkan 31 anggota Palang Merah Remaja (PMR) sebagai peserta. Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh dosen Heni Purwaningsih, S.Kep., Ns., M.Kep. dan Eko Nugroho, S.T., M.Eng., serta didukung oleh mahasiswa: Nadhifa Seruni R.A.A., Yolanda Diah E.S, Eva Oktavihana, Herlianan Mebita S., Nadhifa Erlinda R., dan Bella Kinanti.
Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan pembukaan dan perkenalan tim pelaksana. Peserta kemudian mengikuti pre-test untuk mengukur pengetahuan awal mengenai kesehatan reproduksi, khususnya terkait dismenorea. Selanjutnya ditayangkan video edukasi yang berisi informasi mengenai dampak nyeri haid pada aktivitas remaja serta penjelasan mengenai manajemen dismenorea.
Bagian inti kegiatan adalah sesi percobaan penggunaan Electric Warm Therapy for Dysmenorrhea. Alat ini diperkenalkan sebagai salah satu alternatif inovatif untuk membantu meredakan nyeri haid secara non-farmakologis. Para siswi berkesempatan mencoba langsung serta memperoleh penjelasan mengenai cara kerja dan manfaatnya. Setelah itu, dilaksanakan post-test dan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Acara ditutup dengan doa penutup serta dokumentasi bersama pada pukul 14.20 WIB.
Para peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang baik sepanjang kegiatan. Hal ini terlihat dari perhatian penuh saat penyampaian materi, keaktifan dalam bertanya, serta keterlibatan dalam sesi percobaan alat terapi. Dengan adanya kegiatan ini, siswi memperoleh wawasan baru mengenai upaya manajemen nyeri haid yang aman dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ibu Suryanti, S.Si., selaku Pembina Kesiswaan SMA Negeri 1 Surakarta, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.“Kami berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta atas terselenggaranya kegiatan edukasi ini. Harapan kami, kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi siswa dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kesehatan remaja putri, khususnya dalam menghadapi permasalahan dismenorea. Selain memperkenalkan metode terapi inovatif, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kerjasama antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Pawarta : Nadhifa Seruni Ramadhani Al And.
Editor: Unaise Albunayya



