Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anwar Abbas: Kita Perlu Belajar Bisnis dari China

Anwar Abbas: Kita Perlu Belajar Bisnis dari China

  • account_circle Choiril Amirah Farida
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID – Perkembangan pesat Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Dari negara yang lima puluh tahun lalu masih menghadapi berbagai keterbatasan, Tiongkok kini tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Hal tersebut disampaikan Anwar Abbas, Ketua PP Muhammadiyah, dalam pembahasan mengenai pentingnya Indonesia belajar dari pengalaman Tiongkok dalam membangun kekuatan ekonomi dan dunia usaha.

“Kita harus belajar dari China. Lima puluh tahun yang lalu, China belum menjadi apa-apa. Tetapi hari ini, China telah menjadi kekuatan besar ekonomi dunia. Kita berharap Indonesia akan bisa menyusul,” ungkapnya.

Hal tersebut disampaikan Anwar Abbas dalam diskusi bersama Fata Zaki, salah satu peserta Business Trip SUMU–Tiongkok pada Agustus 2026, yang turut berbagi pandangan mengenai pengalaman belajar dari ekosistem bisnis dan teknologi Tiongkok.

Pesan tersebut menjadi landasan penting bagi Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) dalam mendorong pelaku usaha Muhammadiyah untuk menjadikan Tiongkok sebagai sumber pembelajaran mengenai bagaimana ekosistem ekonomi dan bisnis dibangun.

Belajar Langsung dari Ekosistem Bisnis Tiongkok

Sebagai bagian dari upaya tersebut, SUMU telah menggelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok dengan tujuan utama Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Sebanyak 52 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti perjalanan tersebut dan tiba di Yiwu pada Agustus 2026.

Program ini tidak sekadar menjadi kunjungan bisnis. Sejumlah peluang yang dijajaki bahkan telah berkembang menjadi kerja sama konkret, di antaranya di sektor karbon aktif (briket arang) serta mesin produksi knalpot bagi asosiasi pengrajin knalpot di Purbalingga, disusul sejumlah kolaborasi lainnya.

Bisnis Trip ini telah membuka akses bagi pengusaha Indonesia untuk menemukan mitra potensial dari ekosistem industri di Tiongkok.

Fata Zaki, yang turut terlibat dalam bisnis trip Indonesia–Tiongkok, mengatakan salah satu hal penting yang dapat dipelajari pengusaha Indonesia dari Tiongkok adalah pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi usaha.

“Salah satu hal yang menarik dari China adalah bagaimana teknologi digunakan untuk mendukung bisnis dan industri. Kita bisa melihat bagaimana teknologi tidak hanya menjadi alat produksi, tetapi juga menjadi bagian dari cara mereka mengembangkan usaha,” ujarnya.

Menurut Direktur sekaligus Sekretaris Jenderal SUMU, Ghufron Mustaqim, Indonesia tidak harus menyalin Tiongkok secara utuh. Hal yang lebih penting adalah memahami mengapa dan bagaimana ekosistem tersebut dapat tumbuh, kemudian mencari bagian-bagian yang dapat disesuaikan dengan konteks Indonesia.

Selama berada di Yiwu, peserta diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai peluang, mulai dari impor dan ekspor, jaringan pemasok, kerja sama usaha, hingga alih teknologi dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan industri dalam negeri.

Dari Yiwu hingga Beijing: Memperluas Perspektif

Perjalanan bisnis SUMU ke Tiongkok tidak berhenti di Yiwu. Pada September 2026, SUMU juga menginisiasi kunjungan bisnis ke Beijing untuk memperluas perspektif peserta mengenai perkembangan ekonomi dan bisnis Tiongkok.

Jika Yiwu memberikan gambaran tentang kekuatan perdagangan dan jaringan pemasok, Beijing membuka perspektif yang lebih luas mengenai bagaimana industri, teknologi, perdagangan jasa, dan konektivitas menjadi bagian dari ekosistem ekonomi Tiongkok.

Dalam kesempatan ini, peserta diajak menyambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026 di Beijing Shougang Exhibition Center (Shougang Park), Beijing, China. CIFTIS merupakan salah satu pameran perdagangan jasa internasional terbesar yang mempertemukan berbagai pelaku usaha, sektor industri, dan penyedia layanan dari berbagai negara.

China Business Trip Akan Dilanjutkan

Melihat antusiasme dan manfaat dari dua perjalanan sebelumnya, SUMU akan kembali menggelar China Business Trip pada Oktober–November 2026. Pada perjalanan ketiga ini, SUMU akan dibersamai langsung oleh Buya Anwar Abbas, Ketua PP Muhammadiyah, untuk memperkuat dimensi pembelajaran strategis bagi pengusaha Muhammadiyah.

Pada rangkaian perjalanan kali ini, SUMU menghadirkan tiga pilihan perjalanan dengan fokus bisnis yang berbeda, sehingga peserta dapat memilih destinasi sesuai kebutuhan dan bidang usahanya:

TRIP A — CANTON FAIR PHASE 1

📍 Guangzhou
📅 14–17 Oktober 2026
Fokus: Produk, supplier, teknologi, dan peluang perdagangan internasional.

TRIP B — YIWU INTERNATIONAL COMMODITIES & TRADE MARKET

📍 Yiwu
📅 21–25 Oktober 2026
Fokus: Sourcing, jaringan supplier, perdagangan komoditas, dan peluang impor-ekspor.

TRIP C — CANTON FAIR PHASE 3 + CHENGHAI TOYS & GIFTS FAIR

📍 Guangzhou & Shantou
📅 28 Oktober–2 November 2026
Fokus: Produk konsumen, toys & gifts, sourcing, serta peluang pengembangan bisnis.

Bagi pengusaha yang ingin memperluas wawasan, menemukan peluang baru, dan mempelajari langsung ekosistem bisnis Tiongkok, rangkaian perjalanan ini menjadi salah satu ruang yang disiapkan SUMU untuk belajar, membangun koneksi, dan membuka peluang kerja sama.

Informasi lebih lanjut mengenai pilihan perjalanan dan keikutsertaan dapat diperoleh melalui: WhatsApp: +62 821-4353-242 (Brili)

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

 

  • Penulis: Choiril Amirah Farida

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahim di Samarinda, Wali Kota Balikpapan Nyatakan Dukungan untuk Hari Lingkungan Hidup 2026

    Silaturahim di Samarinda, Wali Kota Balikpapan Nyatakan Dukungan untuk Hari Lingkungan Hidup 2026

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 80
    • 0Komentar

      SAMARINDA — Komitmen membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah kembali diperlihatkan melalui silaturahim antara Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., dengan jajaran Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Timur di Kantor PWA Kaltim, Balai Lansia Aisyiyah, Jalan Wiratama Samarinda, Kamis (30/4). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mematangkan persiapan peringatan Hari Lingkungan […]

  • Keren! Santri Kelas VIII SMP MBS Bumiayu Kembali Raih Juara I Tahfidzul Qur’an Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Brebes 2024

    Keren! Santri Kelas VIII SMP MBS Bumiayu Kembali Raih Juara I Tahfidzul Qur’an Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Brebes 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Dua Siswa SMP MBS Bumiayu kembali menjadi Juara 1 Tahfidz Qur’an dan Juara 3 Kaligrafi dalam ajang lomba MAPSI (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami) tingkat SMP yang digelar MGMP PAI Kabupaten Brebes, Rabu (18/09/2024). Even tahunan tersebut digelar di SMP Negeri 3 Brebes pada Rabu (18/09) dengan mempertandingkan 6 […]

  • IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) dan juga sikap para kader IMM yang mengenyampingkan humanitas dalam trikoda dan hilang nya Kemasyarakatan pada idalisme […]

  • Mahasiswi UMS Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Wonogiri dan Beasiswa

    Mahasiswi UMS Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Wonogiri dan Beasiswa

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Program studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Ajeng Adela Selandani, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Mahasiswi asal Wonogiri itu berhasil meraih penghargaan sebagai Pemuda Berprestasi Kabupaten Wonogiri sekaligus menerima beasiswa pendidikan senilai Rp12 juta dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Penghargaan diserahkan secara resmi pada Kamis (27/11) lalu dalam sebuah […]

  • Pererat Silaturahmi, UMS Kunjungi UMC: Dorong Percepatan Guru Besar hingga Perkuat Kebersamaan Lewat Bulutangkis

    Pererat Silaturahmi, UMS Kunjungi UMC: Dorong Percepatan Guru Besar hingga Perkuat Kebersamaan Lewat Bulutangkis

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) pada Sabtu-Minggu (6-7/6). Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) melalui diskusi akademik, pertukaran gagasan, serta kegiatan kebersamaan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Rektor IV UMS […]

  • LDK PP Muhammadiyah Membentuk FORDIGIMU, “Kopassus” Media Dakwah Digital

    LDK PP Muhammadiyah Membentuk FORDIGIMU, “Kopassus” Media Dakwah Digital

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi membentuk FORDIGIMU (Forum Dai Digital Muhammadiyah) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (24/5/2026). Pembentukan FORDIGIMU menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat dakwah di ruang digital. Kehadiran media sosial yang semakin berkembang dinilai perlu direspons melalui gerakan dakwah yang adaptif, […]

expand_less