Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim UMS Ajak Penyandang Disabilitas Praktik Vermikompos Secara Langsung

Tim UMS Ajak Penyandang Disabilitas Praktik Vermikompos Secara Langsung

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Komitmen Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam memberdayakan masyarakat inklusif terus berlanjut. Usai memberikan pemaparan tentang vermikompos, tim HealSpace memberikan Pelatihan Vermikompos 2 dengan mengajak para teman disabilitas praktik langsung.

Komunitas Disabilitas Karya Manunggal sebagai mitra program terjun langsung dalam aksi praktik lapangan guna memberikan pengalaman sensorik dan keterampilan teknis secara nyata. Dalam tahapan ini, para peserta disabilitas mental diajarkan langkah-langkah teknis pembuatan pupuk organik vermikompos secara runtut.

Ketua Tim PKM-PM HealSpace UMS, Abqory Anis Subekti, menegaskan bahwa pendekatan inklusif learning by doing (belajar dengan melakukan) ini terbukti sangat efektif memicu partisipasi aktif peserta.

“Kami sengaja mendesain pelatihan ini agar semua peserta, baik dengan disabilitas mental maupun fisik, bisa terlibat aktif dari awal sampai akhir. Ketika mereka berhasil menyusun media vermikompos dan memasukkan benih sendiri, ada senyum kebanggaan dan rasa percaya diri yang muncul. Itulah inti dari penguatan psikologis yang ingin kami capai melalui program HealSpace ini,” terangnya, Senin (20/7/2026).

Kegiatan pelatihan sendiri diselenggarakan di rumah salah satu mitra, Bu Yani, di Desa Sambi, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (14/6/2026). Pemilihan rumah Bu Yani sebagai lokasi pelatihan bertujuan untuk menciptakan atmosfer belajar yang ramah, berbasis keluarga, dan mudah diakses oleh lingkungan sekitar.

Didampingi secara intensif oleh mahasiswa, para peserta mempraktikkan cara menyiapkan wadah atau reaktor, mengatur kelembapan media tanam, memasukkan bahan organik berupa sisa sayuran, hingga melepaskan cacing tanah sebagai agen pengurai. Aktivitas fisik yang melibatkan sentuhan dengan media tanah dan cacing ini dirancang khusus untuk menstimulasi motorik halus serta memberikan efek ketenangan (terapeutik) yang esensial bagi stabilitas psikologis mereka.

Tidak hanya mandek pada pengolahan pupuk organik, tim PKM-PM HealSpace UMS juga memperluas cakupan pelatihan dengan mengajarkan tata cara menyemai benih tanaman. Langkah ini merupakan bagian integral dari sistem terapi hortikultura yang utuh.

Para peserta diajarkan cara memasukkan tanah ke dalam polybag kecil, membuat lubang tanam yang ideal, hingga meletakkan benih sayuran dengan hati-hati. Melalui metode ini, teman-teman disabilitas mental diberikan ruang untuk memahami siklus hidup tanaman sejak dini, yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian melalui aktivitas merawat tanaman setiap harinya.

Yani, selaku tuan rumah sekaligus orang tua dari anak penyandang disabilitas, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kehadiran tim mahasiswa UMS. Menurutnya, kegiatan berbasis praktik seperti ini sangat jarang didapatkan oleh anak-anak mereka.

“Saya sangat senang rumah kami bisa dijadikan tempat pelatihan. Anak-anak menjadi punya kegiatan yang bermanfaat, mereka terlihat sangat senang bisa memegang tanah dan belajar menanam bersama kakak-kakak mahasiswa. Ini sangat membantu perkembangan mental dan keceriaan mereka,” ungkap Yani.

Senada dengan hal itu, dosen pembimbing program, Siti Azizah Susilawati, S.Si., M.P., Ph.D., menilai bahwa pelaksanaan praktik di lingkungan domestik warga merupakan langkah cerdas untuk mendekatkan teknologi tepat guna Smart-Wicking dan vermikompos langsung ke realitas kehidupan mitra. Sinergi ini diharapkan menjadi modal kuat untuk memastikan program tetap berlanjut secara mandiri oleh masyarakat setempat bahkan setelah masa pengabdian mahasiswa selesai.

Kontributor: Maysali/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guía de casinos en línea en Argentina

    Guía de casinos en línea en Argentina

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Guía de casinos en línea en Argentina ▶️ JUGAR Содержимое ¿Cómo elegir el mejor casino en línea para ti? Características clave a considerar Los mejores casinos en línea para jugadores argentinos Mejores casinos en línea para jugadores argentinos Si estás buscando un casino online confiable y con buenos bonus, has llegado al lugar correcto. En […]

  • LDK PP Muhammadiyah Merangkul Komunitas Disabilitas dengan Dakwah Inklusif

    LDK PP Muhammadiyah Merangkul Komunitas Disabilitas dengan Dakwah Inklusif

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta Barat – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan kegiatan pembinaan keagamaan yang menggugah dan menyentuh hati bagi Komunitas Disabilitas di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat (17/5). Melalui program ini, LDK Muhammadiyah menunjukkan komitmen kuat bahwa dakwah harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, dengan penuh […]

  • Ramah Tamah Alumni PUTM Bersama BPH dan Mudir Baru Bahas Arah Internasionalisasi dan Penguatan Kurikulum

    Ramah Tamah Alumni PUTM Bersama BPH dan Mudir Baru Bahas Arah Internasionalisasi dan Penguatan Kurikulum

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Forum Alumni Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) menggelar kegiatan ramah tamah bersama Badan Pembina Harian (BPH) dan Mudir PUTM terbaru secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin malam, 6 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim antaralumni, thalabah pengabdian, pimpinan, serta menyatukan visi besar pengembangan PUTM ke depan. Hadir […]

  • Indonesia Inventors Day 2025, Tim Mahasiswa UMS Bawa Pulang 5 Medali Bergengsi

    Indonesia Inventors Day 2025, Tim Mahasiswa UMS Bawa Pulang 5 Medali Bergengsi

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi dalam ajang kompetisi Indonesia Inventors Day (IID) 2025 pada 11-14 September 2025 di Smesco Exhibition Hall, Jakarta, Indonesia. Sejumlah 5 tim UMS berhasil meraih 2 medali perak dan 3 medali perunggu, melalui inovasi dan kreativitas mahasiswa. Tim Mynterke dengan inovasi Education Game untuk membantu siswa […]

  • Kemendikdasmen RI Perkuat Komunikasi Kebijakan melalui Temu Pegiat Media Daring

    Kemendikdasmen RI Perkuat Komunikasi Kebijakan melalui Temu Pegiat Media Daring

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dalam rangka memperkuat komunikasi kebijakan dan membangun kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) menyelenggarakan kegiatan Temu Pegiat Media Daring, yang dilaksanakan pada Jumat (18/7) bertempat di Media Kernel Office, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 69 peserta yang terdiri atas jurnalis media […]

  • Pemikiran Reformis Pendidikan KH. Mas Mansur

    Pemikiran Reformis Pendidikan KH. Mas Mansur

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Oleh: Ade Irpansyah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya Muhammadiyah, yang jadi organisasi Islam terbesar di Indonesia, udah duluan banget dalam nggabungin ajaran Islam sama kebutuhan zaman sekarang, terutama lewat perubahan di bidang pendidikan. Di masa penjajahan Belanda yang penuh tantangan, KH. Mas Mansur (1896-1946) muncul sebagai pemikir keren yang ngepimpin Muhammadiyah hampir dua puluh tahun (1923-1942). […]

expand_less