Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Arsitektur UMS Perkuat Pembelajaran Digital melalui SPADA dan Siklus PDCA

Arsitektur UMS Perkuat Pembelajaran Digital melalui SPADA dan Siklus PDCA

  • account_circle Hammam Alghazy
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat transformasi pembelajaran digital melalui optimalisasi Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) dan penerapan siklus Closed-Loop Plan-Do-Check-Act (PDCA). Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pemanfaatan SPADA dan Penerapan Siklus Closed-Loop PDCA, Rabu (30/9/2026), di Ruang Siti Badilah, Perpustakaan UMS Kampus 2.

 

Workshop yang diikuti sekitar 22 dosen tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas pengajar dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih terintegrasi, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Workshop mencakup pengelolaan kelas digital, penyusunan materi, penugasan, hingga evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa.

 

Ketua Program Studi Arsitektur UMS, Dr. Ir. Nur Rahmawati Syamsiyah, S.T., M.T., GP., menjelaskan bahwa optimalisasi SPADA menjadi langkah strategis dalam mendukung kualitas pembelajaran sekaligus memenuhi kebutuhan pengelolaan akademik yang semakin terintegrasi.

 

“Harapannya dengan workshop ini, Bapak-Ibu dosen minimal sudah memiliki course dan memahami proses mulai dari memasukkan materi hingga penilaian terhadap CPMK dan CPL,” ujar Nur Rahmawati.

 

Melalui workshop tersebut, dosen juga mendapatkan pendampingan dalam mengintegrasikan mata kuliah yang diampu secara tim. Penggabungan kelas digital memungkinkan materi dan penilaian dikelola secara bersama sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih terstruktur dan selaras dengan capaian akademik yang ditetapkan.

 

Nur Rahmawati menambahkan, pemanfaatan SPADA juga menjadi bagian dari penguatan sistem penjaminan mutu pembelajaran. Melalui platform tersebut, dosen dapat merancang materi, memberikan penugasan, memantau proses belajar, hingga mengevaluasi capaian mahasiswa secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, Ar. Dody Irnawan, S.T., M.T., IAI., menyampaikan bahwa penggunaan Learning Management System (LMS) memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dalam mengakses materi perkuliahan. Pembelajaran tidak lagi terbatas pada ruang kelas, tetapi dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk telepon genggam.

 

“Pembelajaran berbasis website ini sebenarnya sangat efektif. Mahasiswa tidak harus membawa buku ke mana-mana, tetapi cukup menggunakan satu alat yang bisa dibuka di mana pun. Apalagi dengan materi interaktif, mereka akan lebih mudah mengikuti pembelajaran,” jelasnya.

 

Penguatan pembelajaran digital tersebut juga diarahkan pada penerapan siklus Closed-Loop PDCA, yakni perencanaan (planning), pelaksanaan (doing), evaluasi (checking), dan tindak lanjut (acting). Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran dievaluasi setiap semester agar materi dan metode pengajaran dapat terus disesuaikan dengan perkembangan serta kebutuhan mahasiswa.

 

Dalam konteks pendidikan arsitektur yang menitikberatkan pada desain dan visualisasi, pemanfaatan teknologi juga membuka peluang pengembangan metode pembelajaran yang lebih kreatif. Sejumlah dosen mulai mengembangkan aplikasi pendukung berbantuan kecerdasan buatan (AI) untuk menunjang proses pembelajaran desain yang lebih interaktif dan komunikatif.

 

Dody menilai, pemanfaatan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kreativitas dosen dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan bagi mahasiswa. “Harapannya Bapak-Ibu dosen harus kreatif dan interaktif, karena itu menjadi bagian dari keinginan dan kebutuhan mahasiswa dalam belajar. Tidak harus membuka buku ratusan lembar, tetapi apa yang mereka butuhkan bisa langsung diakses secara lebih mendalam,” tuturnya.

 

Melalui workshop ini, Program Studi Arsitektur UMS menargetkan peningkatan penggunaan SPADA hingga 80-90 persen di kalangan dosen. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen program studi dalam membangun ekosistem pembelajaran digital yang adaptif, memperkuat budaya evaluasi akademik, serta mendorong pengalaman belajar mahasiswa yang semakin interaktif dan berkelanjutan. (Alvian/Humas)

  • Penulis: Hammam Alghazy

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Layanan Fisioterapi Digital, Boyong Silver Medal di Ajang IID 2025

    Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Layanan Fisioterapi Digital, Boyong Silver Medal di Ajang IID 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kebutuhan layanan fisioterapi di Indonesia semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemulihan dan perawatan fisik. Namun, akses terhadap layanan ini masih terbatas, terutama di wilayah pedesaan. Melihat fenomena tersebut, sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas inovasi aplikasi fisioterapi digital bernama Physio Connect : Sm art and Intelligent of Self […]

  • LKSA Muhammadiyah Jembrana Terima Kunjungan MPKS PWM Bali

    LKSA Muhammadiyah Jembrana Terima Kunjungan MPKS PWM Bali

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 264
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jembrana – Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jembrana menerima kunjungan Berbagi bekal ramadan dari Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Bali, Ahad (03/03/2024). Ketua MPKS PWM Bali, Ikhwan Syah Nasution menyampaikan terima kasih atas berkenannya PDM Jembrana dalam menerima kunjungan MPKS PWM Bali. “Kami mengucapkan terima […]

  • Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

    Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Banyumas sejak pertengahan 2026 memicu krisis air bersih di puluhan desa. Menjawab kondisi tersebut, Yayasan Gerakan Beramal Baik menjadi penggerak utama penyaluran bantuan dengan memperkuat jaringan bersama organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di Banyumas. Program Bantuan Air Bersih Banyumas 2026 resmi diluncurkan pada Selasa (25/8/2026). Mengusung tagar #GerakanBeramalBaik, […]

  • Bendum DPP IMM Singgung FOMO-preneur saat Jadi Pembicara di Kopdarnas SUMU

    Bendum DPP IMM Singgung FOMO-preneur saat Jadi Pembicara di Kopdarnas SUMU

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Bendahara Umum (Bendum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), M. M. Firdaus Su’udi menyinggung terkait fenomena FOMO-preneur yaitu istilah bagi para pengusaha yang ikut-ikutan. “Kadang beratnya kita di IMM itu FOMO, FOMO-preneur gitu. Jadi misal ada teman-teman bikin kaos, semua cabang itu bikin kaos, nanti kalau sudah tidak ada Mastama, […]

  • Rawat Toleransi Lewat Fikih Kebudayaan, PC IMM Tulungagung Gelar Ngobrol Budaya Bersama Kiai Cepu

    Rawat Toleransi Lewat Fikih Kebudayaan, PC IMM Tulungagung Gelar Ngobrol Budaya Bersama Kiai Cepu

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Tulungagung sukses menggelar agenda “Ngobrol Budaya” bertajuk “Budaya Tanpa Sekat: Membangun Dialog, Merawat Toleransi” pada Sabtu (15/8/2026). Bertempat di Warunk Salman, acara ini menjadi ruang perjumpaan pemikiran yang inklusif bagi generasi muda Tulungagung. Diskusi ini menghadirkan akademisi lintas disiplin sekaligus Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya […]

  • Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Jadi Langkah Garneta Kembangkan Potensi dan Raih Prestasi

    Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Jadi Langkah Garneta Kembangkan Potensi dan Raih Prestasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa berprestasi untuk mengembangkan potensi melalui berbagai program beasiswa. Salah satunya melalui Beasiswa Hafidz Al-Qur’an (BHA) yang diberikan kepada mahasiswa dengan capaian hafalan Al-Qur’an. Salah satu penerima BHA UMS tahun 2026 adalah Garneta Felicia Furaida, calon mahasiswa Program Studi Keperawatan UMS asal Temanggung. […]

expand_less