Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim UMS Sulap Bayam Potronayan Jadi Tepung dan Kue Sehat

Tim UMS Sulap Bayam Potronayan Jadi Tepung dan Kue Sehat

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bayam yang selama ini hanya dikenal sebagai sayuran hijau segar kini disulap menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui inovasi pangan yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Potronayan, Boyolali, para petani perem puan dilatih untuk mengolah bayam menjadi tepung bayam dan kue kering (cookies) berbahan bayam. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan harga bayam segar yang kerap tidak stabil di pasaran.

Selama ini, para petani di Desa Potronayan menghadapi kendala serius. Bayam yang mereka panen dalam jumlah besar sering kali hanya bisa dijual dengan harga rendah. Kondisi ini diperparah dengan sifat bayam yang cepat layu dan tidak bisa disimpan lama, sehingga bila tidak segera terjual maka hasil panen berisiko terbuang. Akibatnya, banyak petani yang merugi meskipun produktivitas lahan mereka cukup tinggi.

Menurut Dr. Hidayah Karuniawati, dosen Fakultas Farmasi UMS yang menjadi ketua tim pengabdian, mengatakan inovasi produk pangan berbasis bayam ini memiliki dua keuntungan sekaligus.

“Bayam sangat melimpah di Potronayan, tapi jika hanya dijual segar harganya murah dan cepat rusak. Dengan diolah menjadi tepung dan cookies, bayam bisa bertahan lebih lama, bernilai ekonomi lebih tinggi, sekaligus jadi camilan sehat,” ungkapnya, Kamis (11/9).

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan 22 petani perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan berlangsung secara bertahap mulai dari tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan, hingga pendampingan produksi.

Metode yang digunakan, lanjutnya, adalah Participatory Rural Approach (PRA), di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap kegiatan. Tujuannya adalah agar transfer pengetahuan dan keterampilan bisa lebih efektif serta mampu memberikan dampak jangka panjang.

Dalam sesi penyuluhan, para peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya diversifikasi produk pertanian, manfaat gizi bayam, dan peluang pasar untuk produk olahan bayam. Setelah itu, dilakukan praktik langsung pembuatan tepung bayam. Proses ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu pencucian, pemotongan, pengeringan dengan oven, penggilingan menggunakan mesin penepung, hingga penyaringan untuk menghasilkan tepung dengan tekstur halus. Tepung bayam yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan cookies.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi maupun praktik pembuatan produk. Banyak pertanyaan muncul, mulai dari teknik pengolahan hingga potensi pemasaran produk. Para peserta juga dibagi dalam kelompok kecil untuk praktik langsung membuat tepung bayam dan cookies, dengan pendampingan intensif dari dosen serta mahasiswa. Hasilnya, setiap kelompok berhasil menghasilkan produk jadi yang layak konsumsi.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga terbukti meningkatkan keterampilan peserta. Sebelum mengikuti pelatihan, mayoritas peserta belum pernah mencoba mengolah bayam menjadi produk tahan lama. Setelah pelatihan, mereka tidak hanya mampu membuat tepung dan cookies bayam, tetapi juga memahami standar kebersihan, teknik pengemasan, serta strategi sederhana untuk menjaga kualitas produk. Hasil evaluasi menunjukkan nilai pengetahuan peserta meningkat dari rata-rata 75,62% menjadi 77,50% setelah mengikuti pelatihan. Meski peningkatan ini tidak terlalu signifikan secara statistik, perubahan keterampilan praktis yang terjadi sangat terasa.

Ketua tim pengabdian menerangkan, dari sisi kesehatan, produk olahan bayam ini memiliki manfaat besar. Bayam merupakan salah satu sumber zat besi nabati yang penting untuk mencegah anemia, terutama pada perempuan dan anak-anak. Kandungan vitamin A dan C di dalamnya juga bermanfaat bagi sistem imun, sementara serat dan antioksidan membantu menjaga kesehatan pencernaan serta mencegah peradangan.

“Dengan mengolah bayam menjadi cookies, masyarakat mendapatkan alternatif camilan sehat yang sekaligus berfungsi sebagai makanan fungsional (functional food). Dalam bidang farmasi, produk seperti ini dapat dikategorikan sebagai nutraseutikal, yaitu pangan dengan manfaat tambahan bagi kesehatan,” jelas Hidayah Karuniawati.

Lebih jauh, program ini juga berdampak pada aspek ekonomi dan sosial. Para petani perempuan kini memiliki keterampilan tambahan yang dapat membuka peluang usaha. Dengan adanya produk olahan ini, nilai tambah yang dihasilkan dari bayam meningkat berkali lipat dibanding hanya dijual segar. Selain itu, kegiatan ini memberikan semangat baru bagi para petani perempuan untuk lebih kreatif dan mandiri secara ekonomi.

Tim UMS berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan pasca pelatihan, termasuk memberikan arahan mengenai strategi pemasaran, branding produk, serta pengembangan inovasi rasa. Ke depan, produk cookies bayam ini diharapkan dapat berkembang menjadi ikon kuliner khas Desa Potronayan sekaligus menjadi contoh sukses pemanfaatan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat.

Penyelenggaraan pengabdian ini dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPMPP) UMS. Ketua tim pengabdian menyebut dengan adanya dukungan dana dan fasilitas, kegiatan bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Maysali/Humas)

Editor: Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKMK Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang adakan Kejuaraan Tingkat Provinsi

    UKMK Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang adakan Kejuaraan Tingkat Provinsi

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Kejuaraan Wilayah (Kejurwil ) CUP II Tapak Suci Sumatera Selatan,UIN Raden Fatah Palembang hadirkan kebermanfaatan cetak pesilat Pesilat muda Berprestasi Kejuaraan ini berlangsung selama empat hari 25 s.d 28 Juni 2024 beralokasikan di Taman Wisata Purbakala Kerajaan Sriwijaya Kota Palembang. Juanda menyampaikan bahwa Kejurwil CUP II Ini adalah amanah dari Program Kerja […]

  • Kopdar Akbar SUMU 2026 Meneguhkan Peran Pengusaha Muhammadiyah dalam Gerakan Berkemajuan

    Kopdar Akbar SUMU 2026 Meneguhkan Peran Pengusaha Muhammadiyah dalam Gerakan Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KALIMAHSAWA.ID, YOGYAKARTA – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menyelenggarakan Kopdar Akbar SUMU 2026 pada 31 Januari–1 Februari 2026 atau bertepatan dengan 12–13 Syakban 1447 H, bertempat di Kaliurang, Yogyakarta. Kegiatan nasional ini diikuti oleh 200 pengusaha Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia sebagai wadah silaturahmi, konsolidasi, dan penguatan jejaring sesama pengusaha. Kopdar Akbar SUMU 2026 menjadi […]

  • Ketua LDK PP Muhammadiyah: Muktamar NU ke-35, Momentum Menjaga Marwah dan Memperluas Khidmat untuk Bangsa

    Ketua LDK PP Muhammadiyah: Muktamar NU ke-35, Momentum Menjaga Marwah dan Memperluas Khidmat untuk Bangsa

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ust. Muchamad Arifin, menyampaikan ucapan selamat, harapan, dan doa untuk pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur. Muktamar yang mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa” dinilai memiliki makna yang sangat dalam. […]

  • GURU: MEMAKNAI SANG PEMBANGUN NEGERI

    GURU: MEMAKNAI SANG PEMBANGUN NEGERI

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 361
    • 1Komentar

    Oleh : Andi Rezti Maharani* Seorang tentara akan lahir dari seorang guru. Seorang insinyur akan lahir dari seorang guru. Seorang dokter bahkan akan lahir dari seorang guru. Apapun profesinya, lahir dari guru dan pula suatu saat akan menjadi guru. Guru bagi istrinya, maupun guru untuk anak-anaknya. Mari kita membahas spesifikasi profesi seorang guru. Guru merupakan […]

  • UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis masjid. Melalui kolaborasi antara Pusat Studi Kewirausahaan dan Kewirausahaan Sosial (PUSWIRASOS), Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS, Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Muhammadiyah Jawa Tengah, […]

  • Diikuti perwakilan dari PDM Se-Jawa Barat, MPI PP Muhammadiyah gelar Akademi Jurnalistik di Sukabumi

    Diikuti perwakilan dari PDM Se-Jawa Barat, MPI PP Muhammadiyah gelar Akademi Jurnalistik di Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 205
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukabumi – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jawa Barat menggelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah pada 5-6 Oktober 2024. Bertempat di SD Aisyiah, tepatnya di Jl. Pelabuhan II No.188 Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Akademi Jurnalistik ini diikuti oleh peserta perwakilan dari PDM Muhammadiyah yang ada di Jawa Barat. Turut menjadi narasumber pada […]

expand_less