Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rektor UMS: Pendidikan Hebat, Indonesia Kuat

Rektor UMS: Pendidikan Hebat, Indonesia Kuat

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar seminar nasional secara daring, Sabtu (2/5) melalui Zoom Meeting. Seminar ini menghadirkan pengamat pendidikan dari berbagai universitas serta pemangku kebijakan, termasuk Direktur Pendidikan Profesi Guru.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan bahwa peringatan hari seperti ini menunjukkan rasa hormat dan kepedulian kepada para pendahulu di bidang pendidikan yang dimotori oleh Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, kemajuan kualitas pendidikan akan menentukan kemajuan Indonesia.

“Saya menyampaikan hakikatnya pendidikan maju. Kalau pendidikannya maju, Indonesia akan maju. Kalau pendidikannya hebat, Indonesia akan kuat. Kalau pendidikannya maju dan kuat, kira-kira harapannya bangsa dan masyarakatnya menjadi bermartabat,” kata Harun.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan yang bermartabat bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga mencerahkan. Di dalamnya terdapat nilai, kemanfaatan, serta prinsip khairunnas anfa’uhum linnas. Selain itu, pendidikan bermartabat juga mengandung unsur keberlanjutan.

Lebih lanjut, Harun menyinggung pesan dari pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, tentang pentingnya menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Teruslah belajar, teruslah sekolah. Tuntutlah ilmu pengetahuan di mana pun, dari mana pun, dan kapan pun. Jadilah guru, jadilah insinyur, jadilah master. Ketika itu kan belum menyebut jadilah dokter, belum ada; jadilah profesor, belum ada. Di-closing dengan kalimat, ‘Kembalilah ke rumah besar pendidikan’, dalam hal ini rumah besar Muhammadiyah,” ujar Harun mengutip perkataan pendiri Muhammadiyah itu.

Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa guru yang telah tersertifikasi tetap harus terus belajar. Begitu pula dosen, meskipun telah menyandang gelar profesor, harus terus berinovasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Sementara itu, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed., selaku direktur, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru, baik di sekolah negeri maupun swasta. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberian tunjangan profesi serta sertifikasi melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Ia menjelaskan bahwa guru profesional setidaknya memiliki tiga kriteria utama, yaitu berpendidikan minimal S1, memiliki kompetensi, dan memiliki sertifikat pendidik.

“PPG sebagai bagian integral dari kerangka tata kelola guru nasional,” ujar Ferry.

Ferry juga sependapat dengan Rektor UMS bahwa sertifikasi bukanlah akhir dari proses peningkatan kompetensi guru.

“Betul sekali apa yang dikatakan Pak Rektor, guru yang bersertifikat itu baru awal sebagai guru, karena dia harus mengembangkan kompetensinya terus, terus mengembangkan kinerjanya. Karena di situlah mulai guru yang bersertifikat itu untuk segera meningkatkan kualitas, melakukan pengembangan kompetensi, kinerja, yang secara berkelanjutan,” kata dia.

Direktur Direktora Pendidikan Profesi Guru Ferry Maulana Putra menyampaikan materinya di seminar nasional

Selanjutnya, Dekan FKIP, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menekankan bahwa aspek digital tidak boleh ditinggalkan dalam membahas kompetensi guru profesional.

“Oleh karena itu, transformasi peran guru itu menjadi penting dan guru sebagai aktivator, guru sebagai kolaborator, sebagai pengembang budaya belajar, itu menjadi perhatian tersendiri. Sehingga guru sebagai aktivator itu menstimulasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran dan kriteria kesuksesan dengan strategi yang beragam, termasuk pendekatan berbasis digital,” ungkap Anam.

Menurutnya, guru profesional di era digital bukanlah yang paling mahir teknologi, melainkan yang adaptif, konektif, kreatif, dan reflektif, serta mau terus belajar menggunakan berbagai alat dan platform baru.

Ia juga mengungkapkan bahwa data menunjukkan sebanyak 43% guru belum mahir digital, sehingga cenderung menjadi penonton dan kurang adaptif terhadap teknologi. Selain itu, beban administrasi yang mencapai 60% juga menjadi persoalan nasional.

“Jadi saya kira beban guru terkait dengan administrasi ini harus betul-betul menjadi perhatian dan perhatian yang besar. Ada miskonsepsi, bukan siswa dan salah gurui, sistemnya yang harus kita akselerasi,” tegas Anam.

Dalam seminar ini, hadir juga para pembicara dari berbagai kampus, yaitu Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., (FKIP Unismuh), Prof. Dr. Chandra Anugrah Putra (FKIP UMPR), dan Dr. Muhammad Nizaar, S.Pd., M.Pd. (FKIP UMMAT). (Maysali/Humas)

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Le Jeu en Ligne Aisé et Fiable pour la Suisse avec X3bet Casino

    Le Jeu en Ligne Aisé et Fiable pour la Suisse avec X3bet Casino

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Chercher un casino en ligne qui associe simplicité, sécurité et offre conçue aux Suisses peut vite devenir au casse-tête https://x3bet.eu.com/fr-ch/. Mon parcours m’a conduit à X3bet Casino, et j’y ai découvert une véritable surprise. Cette plateforme ne promet pas seulement une aventure fluide pour les joueurs suisses ; elle respecte parole, le tout dans une […]

  • PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanglewas, Banyumas – Kabar membanggakan datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Singasari. PRM Singasari resmi lolos 9 Besar Final CRM Unggulan Jateng 2026 dan akan kembali bertanding mewakili Banyumas di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Blingbingrejo, Cabang Nalimsari, Jepara, pada 8-9 Agustus 2026. Ini adalah buah dari pembinaan 72 tahun sejak 18 November 1953. Kini PRM Singasari […]

  • PENDIDIKAN DASAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    PENDIDIKAN DASAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Pada hari sabtu (23/03) masjid Islamic Center Kembali diramaikan dalam acara kajian menjelang buka puasa serta buka puasa bersama para jamaah. Kajian pada kali ini akan bertemakan Pendidikan dasar dan Islam yang akan disampaikan oleh Dr. Hendro Widodo, M.Pd. Pendidikan dasar merupakan jenjang Pendidikan yang melandasi jenjang Pendidikan menengah. Pendidikan dasar berbentuk […]

  • PAWAI TA’ARUF DAN BAZAR UMKM, SEMARKKAN PEMBUKAAN MUSYDA PD PEMUDA MUHAMMADIYAH DAN NASYIATUL AISYIYAH BANYUMAS

    PAWAI TA’ARUF DAN BAZAR UMKM, SEMARKKAN PEMBUKAAN MUSYDA PD PEMUDA MUHAMMADIYAH DAN NASYIATUL AISYIYAH BANYUMAS

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas menggelar pawai ta’aruf dengan start-finish bertempat di SD Muhammadiyah Rawalo Banyumas dalam rangka menyambut Musyawarah Daerah, Sabtu (25/11/2023/11 Jumadil Awal 1445 H). Peserta pawai ta’aruf secara resmi diberangkatkan oleh Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas dengan iringan drumband Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah […]

  • UMS Pelopori Riset Berdampak dan Menuju Akreditasi Global

    UMS Pelopori Riset Berdampak dan Menuju Akreditasi Global

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam kancah pendidikan nasional dan internasional. Saat menerima tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dalam asesmen lapangan akreditasi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), Kamis (9/5). Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengungkapkan sejumlah capaian monumental yang memperkuat […]

  • Mahasiswa Magister PAI UMS, Luncurkan Buku “Falsafah Pendidikan Akhlak” di Ponpes Muhammadiyah Qursains

    Mahasiswa Magister PAI UMS, Luncurkan Buku “Falsafah Pendidikan Akhlak” di Ponpes Muhammadiyah Qursains

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID., SURAKARTA – Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Fahrul Rozi, S.Pd., sukses meluncurkan karya terbarunya berjudul “Falsafah Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih: Jalan Menuju Transformasi Manusia” di Pondok Pesantren Muhammadiyah (PPM) Qursains, Wonogiri. Acara launching ini dirangkaikan dengan Kajian Bulanan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngadirojo, yang dihadiri santri, walisantri, serta para […]

expand_less