Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rektor UMS: Pendidikan Hebat, Indonesia Kuat

Rektor UMS: Pendidikan Hebat, Indonesia Kuat

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar seminar nasional secara daring, Sabtu (2/5) melalui Zoom Meeting. Seminar ini menghadirkan pengamat pendidikan dari berbagai universitas serta pemangku kebijakan, termasuk Direktur Pendidikan Profesi Guru.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan bahwa peringatan hari seperti ini menunjukkan rasa hormat dan kepedulian kepada para pendahulu di bidang pendidikan yang dimotori oleh Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, kemajuan kualitas pendidikan akan menentukan kemajuan Indonesia.

“Saya menyampaikan hakikatnya pendidikan maju. Kalau pendidikannya maju, Indonesia akan maju. Kalau pendidikannya hebat, Indonesia akan kuat. Kalau pendidikannya maju dan kuat, kira-kira harapannya bangsa dan masyarakatnya menjadi bermartabat,” kata Harun.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan yang bermartabat bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga mencerahkan. Di dalamnya terdapat nilai, kemanfaatan, serta prinsip khairunnas anfa’uhum linnas. Selain itu, pendidikan bermartabat juga mengandung unsur keberlanjutan.

Lebih lanjut, Harun menyinggung pesan dari pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, tentang pentingnya menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Teruslah belajar, teruslah sekolah. Tuntutlah ilmu pengetahuan di mana pun, dari mana pun, dan kapan pun. Jadilah guru, jadilah insinyur, jadilah master. Ketika itu kan belum menyebut jadilah dokter, belum ada; jadilah profesor, belum ada. Di-closing dengan kalimat, ‘Kembalilah ke rumah besar pendidikan’, dalam hal ini rumah besar Muhammadiyah,” ujar Harun mengutip perkataan pendiri Muhammadiyah itu.

Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa guru yang telah tersertifikasi tetap harus terus belajar. Begitu pula dosen, meskipun telah menyandang gelar profesor, harus terus berinovasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Sementara itu, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed., selaku direktur, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru, baik di sekolah negeri maupun swasta. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberian tunjangan profesi serta sertifikasi melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Ia menjelaskan bahwa guru profesional setidaknya memiliki tiga kriteria utama, yaitu berpendidikan minimal S1, memiliki kompetensi, dan memiliki sertifikat pendidik.

“PPG sebagai bagian integral dari kerangka tata kelola guru nasional,” ujar Ferry.

Ferry juga sependapat dengan Rektor UMS bahwa sertifikasi bukanlah akhir dari proses peningkatan kompetensi guru.

“Betul sekali apa yang dikatakan Pak Rektor, guru yang bersertifikat itu baru awal sebagai guru, karena dia harus mengembangkan kompetensinya terus, terus mengembangkan kinerjanya. Karena di situlah mulai guru yang bersertifikat itu untuk segera meningkatkan kualitas, melakukan pengembangan kompetensi, kinerja, yang secara berkelanjutan,” kata dia.

Direktur Direktora Pendidikan Profesi Guru Ferry Maulana Putra menyampaikan materinya di seminar nasional

Selanjutnya, Dekan FKIP, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menekankan bahwa aspek digital tidak boleh ditinggalkan dalam membahas kompetensi guru profesional.

“Oleh karena itu, transformasi peran guru itu menjadi penting dan guru sebagai aktivator, guru sebagai kolaborator, sebagai pengembang budaya belajar, itu menjadi perhatian tersendiri. Sehingga guru sebagai aktivator itu menstimulasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran dan kriteria kesuksesan dengan strategi yang beragam, termasuk pendekatan berbasis digital,” ungkap Anam.

Menurutnya, guru profesional di era digital bukanlah yang paling mahir teknologi, melainkan yang adaptif, konektif, kreatif, dan reflektif, serta mau terus belajar menggunakan berbagai alat dan platform baru.

Ia juga mengungkapkan bahwa data menunjukkan sebanyak 43% guru belum mahir digital, sehingga cenderung menjadi penonton dan kurang adaptif terhadap teknologi. Selain itu, beban administrasi yang mencapai 60% juga menjadi persoalan nasional.

“Jadi saya kira beban guru terkait dengan administrasi ini harus betul-betul menjadi perhatian dan perhatian yang besar. Ada miskonsepsi, bukan siswa dan salah gurui, sistemnya yang harus kita akselerasi,” tegas Anam.

Dalam seminar ini, hadir juga para pembicara dari berbagai kampus, yaitu Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., (FKIP Unismuh), Prof. Dr. Chandra Anugrah Putra (FKIP UMPR), dan Dr. Muhammad Nizaar, S.Pd., M.Pd. (FKIP UMMAT). (Maysali/Humas)

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan LPP PWM Jateng ke Pesantren Muhammadiyah Al – Mumtazah Ajibarang Milik PRM Banjarsari

    Kunjungan LPP PWM Jateng ke Pesantren Muhammadiyah Al – Mumtazah Ajibarang Milik PRM Banjarsari

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 225
    • 2Komentar

    KABARMUH.ID, Purwokerto – Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah setelah mengadakan rapat kerja wilayah (rakerwil) tancap gas konsolidasi terkait pemetaan pesantren Muhammadiyah di Jawa Tengah. Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Al – Mumtazah milik Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banjarsari Ajibarang adalah pesantren Muhammadiyah yang berawal dari Panti Asuhan yang diasuh oleh Kyai […]

  • Kembali Tampil di Ruang Publik, SMP Muhammadiyah 1 Anggana Semarakkan Pawai HUT ke-81 RI

    Kembali Tampil di Ruang Publik, SMP Muhammadiyah 1 Anggana Semarakkan Pawai HUT ke-81 RI

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 97
    • 0Komentar

      ANGGANA – Semangat memperkenalkan diri kepada masyarakat terus ditunjukkan SMP Muhammadiyah 1 Anggana. Setelah sebelumnya tampil perdana dalam lomba gerak jalan tingkat Kecamatan Anggana, sekolah yang tengah tumbuh dan berkembang tersebut kembali tampil di ruang publik melalui pawai dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026). Keikutsertaan dalam pawai yang digelar di […]

  • IMM Konsolidasikan Peran Pemuda dalam Transisi Energi Nasional di Tanwir XXXIII

    IMM Konsolidasikan Peran Pemuda dalam Transisi Energi Nasional di Tanwir XXXIII

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Malang – (29/10/2025) UMM Dome berubah menjadi arena gagasan besar ketika ribuan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dari seluruh penjuru negeri berkumpul dalam Tanwir XXXIII. Mengusung tema “Energi Kolektif untuk Negeri”, forum ini menjadi titik temu antara semangat mahasiswa dan arah pembangunan nasional yang tengah memasuki era transisi energi. Acara yang dijadwalkan berlangsung hingga […]

  • Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ditengah hiruk-pikuk dinamika politik di Indonesia dan nilai-nilai hukum yang semakin mengikis. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pondok Hajjah Nuriah Shabran menawarkan solusi, dengan menggelar Seminar Kebangsaan bertemakan “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia” pada Selasa (21/10), di Ruang Pascasarjana UMS. Kegiatan ini sebagai ajang edukasi kepada […]

  • BikersMu Chapter Wonosobo Jateng Gelar Touring Silaturahmi dan Tadabbur Alam di Gunung Lanang, Salurkan 66 Mushaf Al-Qur’an

    BikersMu Chapter Wonosobo Jateng Gelar Touring Silaturahmi dan Tadabbur Alam di Gunung Lanang, Salurkan 66 Mushaf Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, WONOSOBO — Dalam semangat ukhuwah dan dakwah, Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Chapter Wonosobo menggelar kegiatan Touring Silaturahmi ke PCM Kalibawang yang berlokasi di Desa Mergolangu, Kecamatan Kaliwiro, sekaligus mengadakan Tadabbur Alam di obyek wisata Gunung Lanang, Ahad (14/09/25). Kegiatan touring ini menjadi ajang silaturahmi, dakwah, dan kepedulian sosial dengan menyalurkan 66 mushaf Al-Qur’an, 69 buku […]

  • UMS Terima Penghargaan Satria Education Award 2024 Kategori Kampus Moderasi Beragama

    UMS Terima Penghargaan Satria Education Award 2024 Kategori Kampus Moderasi Beragama

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai kampus ‘Mencerahkan, Unggul, Mendunia” mendapatkan penghargaan Satria Education Award 2024 kategori Kampus Moderasi Beragama yang diterima secara langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Jumat malam (6/10) di Hotel Tentrem Semarang. Penghargaan ini diberikan oleh Suara Merdeka sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen UMS dalam menerapkan […]

expand_less