Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bicara Cara Memahami Al-Qur’an, Cendekiawan Muda Muhammadiyah: Tafsir Harus Up To Date

Bicara Cara Memahami Al-Qur’an, Cendekiawan Muda Muhammadiyah: Tafsir Harus Up To Date

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muhamad Bukhari Muslim (Penulis Buku)

KABARMUH.ID, Jakarta – Cendekiawan Muda Muhammadiyah, Muhamad Bukhari Muslim menyoroti fenomena perdebatan umat Islam yang kerap terjebak dalam dikotomi benar dan salah dalam memahami tafsir agama.

“Pemahaman agama harus selalu up to date agar tetap sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman,” ujar Bukhari dalam peluncuran bukunya Tafsir dan Hal-hal yang Tak Selesai yang diadakan oleh DPD IMM DKI Jakarta, Minggu (2/3).

Bukhari menegaskan bahwa memahami agama tidak boleh hanya terpaku pada satu tafsir sebagai kebenaran absolut. “Padahal, tafsir lahir dari interaksi manusia dengan teks suci dan realitas zamannya,” tambahnya.

Peluncuran buku Tafsir dan Hal-hal yang Tak Selesai ini menjadi upaya Bukhari untuk mengajak umat Islam lebih terbuka dalam memahami subtansi ajaran agama.

Buku tersebut membahas berbagai perspektif tafsir dan bagaimana pemaknaannya terus berkembang agar tetap relevan dengan perkembangan sosial dan budaya.

“Buku ini saya tulis sebagai ajakan bagi umat Islam untuk lebih terbuka dalam memahami ajaran agama. Tafsir itu tidak berhenti di satu masa, tetapi harus terus berkembang dan agar tetap sesuai dengan zaman dan kebutuhan umat,” tandasnya.

Dari Kiri: Ananul (Moderator), Faried F. Saenang, Ph. D (Koordinator Staf Khusus Menteri Agama), Andar Nurbowo, DEA., Ph.D (Direktur Maarif Institute), Dr. Mulawarman Hannase, Lc.,M.A (Kabid Pendidikan dan Pelatihan Badan Pengelola Masjid Istiqlal), M. Lutfiadi, S.H., M.H (Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta), M. Bukhari Muslim (Penulis Buku)

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Faried F. Saenong menilai bahwa perbedaan tafsir adalah hal yang wajar. Namun, masih banyak umat Islam yang belum terbiasa dengan perbedaan ini dan cenderung menolaknya karena dianggap mengganggu kemapanan yang sudah ada.

“Perbedaan dalam menafsirkan teks suci itu hal yang lumrah. Sayangnya, banyak yang masih menganggapnya sebagai ancaman, padahal justru itu yang memperkaya pemahaman kita,” katanya.

Menurutnya, banyak karya yang akhirnya tidak pernah dipublikasikan karena para penulisnya terlalu terpaku pada standar dan idealisme yang tinggi.

“Banyak karya yang akhirnya tidak selesai karena standar dan idealismenya terlalu tinggi. Akhirnya, tidak jadi dipublikasikan,” ujarnya.

Faried juga menilai bahwa karya Bukhari merupakan jawaban dari banyak persoalan terkait teks dan penafsiran dalam Islam.

“Karya Bukhari ini menjadi jawaban atas banyak persoalan tafsir yang selama ini masih menjadi perdebatan,” tandasnya.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah Aku  Beban Keluarga yang Tak Berguna?

    Benarkah Aku Beban Keluarga yang Tak Berguna?

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 2.917
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Rezti Maharani* Media sosial nampak tak sama. Wajah baru sekaligus menipu. Semakin pesat perkembangan teknologi. Semakin tak ada filternya lagi. Banyak yang menebar kebaikan.  Pun sebaliknya. Tak sedikit pula yang sibuk memamerkan harta. Mata jahat mengincar di mana-mana. Antar saudara saling beradu begitu mudahnya. Hoax bertebaran. Pesimisme dibalut motivasi. Cacian, makian, depresi, hingga […]

  • Belajar, Berkarya, Berdaya: Jalan Dakwah Syofatun Nadifah Membangun Kemandirian Finansial melalui Eco Crafting ID

    Belajar, Berkarya, Berdaya: Jalan Dakwah Syofatun Nadifah Membangun Kemandirian Finansial melalui Eco Crafting ID

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung – Di tengah arus perubahan yang bergerak begitu cepat, tidak sedikit generasi muda yang memilih mencari peluang di kota-kota besar atau bahkan di luar negeri. Namun, bagi Syofatun Nadifah, potensi terbesar justru berada di tempat ia tumbuh. Dari hamparan batu alam Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, lahirlah sebuah ikhtiar yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan […]

  • Angkatan Muda Muhammadiyah Kutai Timur Bagikan Ratusan Masker dan Takjil

    Angkatan Muda Muhammadiyah Kutai Timur Bagikan Ratusan Masker dan Takjil

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 971
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Timur – Dalam rangka membantu Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19, PC. IMM dan PD. IPM Kutai Timur bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan untuk membagikan ratusan masker dan paket takjil kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 (18/05). Sebagai daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Sangatta Utara menjadi zona merah […]

  • Dukung Kelancaran Ibadah Haji, RS Muhammadiyah Lamongan Tugaskan Tim Relawan Kesehatan ke Asrama Haji Surabaya

    Dukung Kelancaran Ibadah Haji, RS Muhammadiyah Lamongan Tugaskan Tim Relawan Kesehatan ke Asrama Haji Surabaya

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN — Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) kembali menunjukkan komitmennya di bidang sosial dan kemanusiaan dengan berpartisipasi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. RSML secara resmi mengirimkan tim relawan kesehatan untuk bertugas di Poliklinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sabtu (16/5/2026). Pengiriman tenaga kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan bantuan dari Balai […]

  • PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali UMS Bekali Ibu PKK Desa Catur Keterampilan Mengelola Stres dalam Keluarga

    PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali UMS Bekali Ibu PKK Desa Catur Keterampilan Mengelola Stres dalam Keluarga

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al Ghazali (PK IMM Al-Ghozali) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan program kegiatan Pojok Harmoni bertajuk “Pelatihan Pengelolaan Stres dalam Keluarga” bertempat di Balai Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari […]

  • Antara Haru dan Harapan, Pondok Shabran UMS Mulai Bangun Gedung Baru

    Antara Haru dan Harapan, Pondok Shabran UMS Mulai Bangun Gedung Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) atau yang akrab disebut Pondok Shabran UMS, segera memulai pembangunan gedung baru sebagai langkah nyata dalam meningkatkan fasilitas mahasantri. Saat ini, proses pembongkaran tengah berlangsung. Bangunan lama yang telah berdiri sejak 1980-an itu kini menjadi saksi berakhirnya satu babak sejarah, sekaligus menandai dimulainya era […]

expand_less