BIM University Perkuat Diplomasi Akademik di Malaysia, Buka Peluang Kolaborasi Riset dan Inovasi Global
KABARMUH.ID; BANGI, MALAYSIA – BIM University kembali menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring akademik internasional melalui kunjungan strategis ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat diplomasi akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, inovasi, publikasi ilmiah, dan pengembangan sumber daya manusia di tingkat global.
Pertemuan yang berlangsung di Kampus Bangi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi. Delegasi BIM University memperoleh pemaparan mengenai perjalanan UKM sebagai salah satu universitas riset terkemuka di Malaysia yang berhasil membangun reputasi internasional melalui penguatan pendidikan, penelitian, inovasi, serta kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Berbagai praktik baik yang diterapkan UKM menjadi inspirasi bagi BIM University dalam mempercepat transformasi institusi. Diskusi tidak hanya membahas tata kelola perguruan tinggi, tetapi juga strategi meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas jejaring kolaborasi internasional, serta menciptakan inovasi yang mampu menjawab tantangan global.
Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengatakan bahwa perkembangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut setiap perguruan tinggi untuk mampu membangun kemitraan lintas negara. Menurutnya, kolaborasi internasional merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi sekaligus mempercepat lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kemajuan perguruan tinggi tidak bisa dicapai sendirian. Dibutuhkan kolaborasi yang saling menguatkan agar lahir penelitian berkualitas, publikasi internasional, inovasi teknologi, hingga program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Harun.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat segera diwujudkan. Di antaranya adalah pelaksanaan penelitian bersama (joint research), pengajuan hibah penelitian internasional (joint funding research), publikasi ilmiah kolaboratif, penguatan jaringan editorial jurnal bereputasi, serta penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional yang melibatkan akademisi dari berbagai negara.
Selain bidang penelitian, BIM University juga menawarkan pengembangan kerja sama pada sektor transformasi digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan, industri kreatif, pariwisata, dan pengembangan ekonomi berbasis inovasi. Bidang-bidang tersebut menjadi salah satu fokus pengembangan BIM University dalam menjawab kebutuhan dunia kerja dan industri pada era digital.
Prof. Harun menegaskan bahwa BIM University tidak ingin menjadikan kerja sama internasional hanya sebagai simbol formalitas. Setiap kemitraan harus memiliki target yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta menghasilkan luaran yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
“Kami lebih mengutamakan implementasi. Kolaborasi harus menghasilkan karya bersama, publikasi internasional, inovasi yang dapat diterapkan, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Itulah makna kerja sama yang sesungguhnya,” tegasnya.
Pihak UKM menyampaikan apresiasi atas inisiatif BIM University dalam membangun hubungan kelembagaan yang berorientasi pada aksi nyata. Kedua universitas memiliki kesamaan visi dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta memperluas jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara.
Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat untuk menyusun agenda kolaborasi yang akan dilaksanakan secara bertahap. Program tersebut mencakup penelitian kolaboratif lintas disiplin, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan program akademik bersama, hingga penyelenggaraan forum ilmiah internasional yang diharapkan mampu memperkuat kontribusi kedua perguruan tinggi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Melalui diplomasi akademik ini, BIM University semakin mempertegas posisinya sebagai perguruan tinggi yang terbuka terhadap kolaborasi global. Sinergi dengan Universiti Kebangsaan Malaysia diharapkan menjadi awal dari berbagai kerja sama strategis yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring riset internasional, mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan di tingkat regional maupun global.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah berkelanjutan BIM University dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi inovatif yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi internasional. Dengan semangat tersebut, BIM University optimistis mampu mencetak lulusan yang berdaya saing global sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan dunia.
Kontributor: Eko/Humas
Editor: Nurul Fahri



