Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Busyro Muqoddas: Tiga Unsur Kesejahteraan

Busyro Muqoddas: Tiga Unsur Kesejahteraan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada malam ke-7 Ramadhan ini ceramah tarawih di Masjid Islamic Center UAD diisi oleh Dr. H. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. dalam mengawali ceramahnya dia menyampaikan bahwa setiap muslim memiliki kewajiban untuk saling memberikan tausiyah yang didasarkan kepada nilai-nilai kebenaran dan pada malam ini dia yang menyampaikan sebuah ceramah tentang tanggung jawab orang tua terhadap generasi penerusnya. Ahad, (17/03)

“Pengertian orang tua di sini adalah orang tua biologis, bapak dan ibu terhadap anak tetapi ketika kita tafsirkan secara kontekstual berdasarkan kenyataan dan gejala-gejala sosial kemasyarakatan dalam arti luas kiranya ayat yang nanti akan saya bacakan itu sangat sesuai dengan tafsir sosiologis dan arti orang tua di sini adalah termasuk penyelenggara negara.” Ungkapnya.

 Dalam surat An-Nisa Ayat 9 Allah SWT berfirman:

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

Jika ditafsirkan secara singkat yang pertama kaitannya dengan orang tua biologis. Orang tua biologis yang menitipkan pendidikan anak-anaknya sejak PAUD atau pra-PAUD (daycare) sampai dengan kemampuannya misalnya SLTA atau pesantren atau bahkan sampai perguruan tinggi dengan prinsip orang tua itu mengemban amanah pendidikan anaknya itu dengan pendidikan yang integratif pendidikan yang bernafaskan dan berjiwa agama Islam serta ilmu pengetahuan secara integratif tidak bertentangan dan tidak dipertentangkan.

Selain itu orang tua yang mendidik anaknya dengan keteladanan di rumahnya. Orang tua yang mendorong anak-anaknya untuk juga sekolah secara sosial kemasyarakatan melalui aktivitas organisasi yang dipandang penting dan bisa mengarahkan pelatihan tanggung jawab anaknya bukan hanya tanggung jawab kepada dirinya tetapi juga penting untuk masyarakat dan orang tua itu memberikan contoh teladan yang jujur dan baik.

Maka orang tua seperti ini lepas dari tanggung jawab kepada Allah karena telah berusaha untuk menyiapkan pendidikan anak dengan cara yang baik dan benar. Hal itu ketika mereka selesai sekolah mereka telah memiliki modal dan dengan demikian memiliki bekal untuk hidup sejahtera dan mereka tidak perlu khawatir akan kesejahteraannya dan kesejahteraan anak-anaknya di kemudian hari.

Ada 3 unsur kesejahteraan yang harus dipenuhi: Pertama, Unsur kesejahteraan yang bersumber kepada Qolbun dan bersumber kepada hati nurani Islam. Kedua, Unsur pewarasan otak atau akal yang sehat. Ketiga, Unsur kesehatan fisik.

Allah menjelaskan dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 “Orang-orang yang beriman dan memiliki ilmu dan memiliki ilmu itu derajatnya akan di lebihkan oleh Allah”

Dengan demikian, Busyro menyimpulkan bahwa pendidikan iman dan ilmu itu integratif ini dasar operasional dari surat An-Nisa ayat 9. Maka kewajiban negara termasuk di antaranya mempersiapkan generasi muda untuk mampu meneruskan kepemimpinan Indonesia ke depan, generasi muda yang memiliki kemampuan iman, ilmu dan amal bukan anak-anak muda yang dipaksakan apalagi lewat cara-cara yang melanggar kaidah-kaidah agama dan melanggar kaidah konstitusi.

Ayat ke-9 surat An-Nisa berkaitan juga dengan surat Al-Mujadalah ayat 11. Maka dari itu Busyro mengajak kepada para orang tua untuk lebih memahami ayat ini agar pendidikan anak itu perlu dilakukan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan demikian juga dengan kalangan pendidik.

Sebelum mengakhiri ceramahnya dia berpesan “Berkomunikasilah dengan kata-kata yang benar yang benar itu adalah bersumber kepada kitab suci Al-quran dan as-sunnah yang perlu didukung dengan upaya-upaya berbagai pihak di dalam masyarakat.”

Kontributor: Sakila Ghina

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaswadi: Pendidikan Muhammadiyah Harus Kembali pada Visi Besar KH. Ahmad Dahlan

    Jaswadi: Pendidikan Muhammadiyah Harus Kembali pada Visi Besar KH. Ahmad Dahlan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pendidikan Muhammadiyah tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik atau banyaknya peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan harus menjadi instrumen dakwah yang melahirkan manusia beriman, berilmu, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikan Drs. H. Jaswadi, M.Si. dalam Pengajian Pimpinan Muhammadiyah Kalimantan Timur di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Sabtu (18/7/2026). […]

  • Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Top Lecturer in International PAI Publication pada AICIRE 2026

    Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Top Lecturer in International PAI Publication pada AICIRE 2026

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan civitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id . Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Nurul Latifatul Inayati, S.Pd.I., M.Pd.I., meraih penghargaan Top Lecturer in International PAI Publication dalam rangkaian Annual International Conference on Islamic Religious Education (AICIRE) 2026 yang diselenggarakan pada 14-16 […]

  • BikersMu Chapter Kendal Agenda Turing Perdana dan Ngaji Sosial

    BikersMu Chapter Kendal Agenda Turing Perdana dan Ngaji Sosial

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kendal- Alhamdulillah ahad (25/5/25) telah terlaksana riding “ngaji sosial” #1 BikersMU Chapter Kendal ke Kalikesek Limbangan. Kegiatan yang baru pertama kali ini diikuti oleh 50an Warga Persyarikatan baik UPP, ORTOM, AUM yang berasal dari Ranting, Cabang maupun Daerah. Kegiatan yang mengambil tema Ngaji Sosial ini dimaksudkan peserta diharapkan bisa ngaji rasa dengan memberikan contoh […]

  • LDK PP Muhammadiyah Gelar Workshop Perkuat Kreativitas Dakwah Digital

    LDK PP Muhammadiyah Gelar Workshop Perkuat Kreativitas Dakwah Digital

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menggelar Workshop Content Creator sebagai upaya memperkuat dakwah digital di kalangan pegiat media Muhammadiyah. Dengan mengusung tema “Skill Naik, Konten Naik, Dakwah Naik!”, kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 29 November 2025 ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di […]

  • PEDULI BANJIR MAHAKAM ULU, KOKAM PPU GALANG DONASI

    PEDULI BANJIR MAHAKAM ULU, KOKAM PPU GALANG DONASI

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Penajam – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar penggalangan dana. Hal itu sebagai respon bantuan bagi korban banjir yang ada di Kabupaten Kutai Barat dan Mahulu. Donasi ini merupakan kepedulian bagi warga persyarikatan yang juga termasuk penyintas bencana. Komandan Kokam PPU, Muhammad Junaidi mengatakan penggalangan dana hanya terfokus […]

  • Ghufron Mustaqim: Muhammadiyah adalah Gerakan Islam Terkaya di Dunia

    Ghufron Mustaqim: Muhammadiyah adalah Gerakan Islam Terkaya di Dunia

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 127
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Ghufron Mustaqim Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sekaligus Wakil Ketua LP UMKM PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan grassroot non-profit terbesar di dunia. “Berdasarkan data publik yang saya dapatkan dari CNBC, aset Muhammadiyah saat ini mencapai angka 400 trilliun rupiah atau USD 27 Billion,” sebutnya. Kemudian, sambung Ghufron, berdasarkan data […]

expand_less