Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Busyro Muqoddas: Tiga Unsur Kesejahteraan

Busyro Muqoddas: Tiga Unsur Kesejahteraan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada malam ke-7 Ramadhan ini ceramah tarawih di Masjid Islamic Center UAD diisi oleh Dr. H. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. dalam mengawali ceramahnya dia menyampaikan bahwa setiap muslim memiliki kewajiban untuk saling memberikan tausiyah yang didasarkan kepada nilai-nilai kebenaran dan pada malam ini dia yang menyampaikan sebuah ceramah tentang tanggung jawab orang tua terhadap generasi penerusnya. Ahad, (17/03)

“Pengertian orang tua di sini adalah orang tua biologis, bapak dan ibu terhadap anak tetapi ketika kita tafsirkan secara kontekstual berdasarkan kenyataan dan gejala-gejala sosial kemasyarakatan dalam arti luas kiranya ayat yang nanti akan saya bacakan itu sangat sesuai dengan tafsir sosiologis dan arti orang tua di sini adalah termasuk penyelenggara negara.” Ungkapnya.

 Dalam surat An-Nisa Ayat 9 Allah SWT berfirman:

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

Jika ditafsirkan secara singkat yang pertama kaitannya dengan orang tua biologis. Orang tua biologis yang menitipkan pendidikan anak-anaknya sejak PAUD atau pra-PAUD (daycare) sampai dengan kemampuannya misalnya SLTA atau pesantren atau bahkan sampai perguruan tinggi dengan prinsip orang tua itu mengemban amanah pendidikan anaknya itu dengan pendidikan yang integratif pendidikan yang bernafaskan dan berjiwa agama Islam serta ilmu pengetahuan secara integratif tidak bertentangan dan tidak dipertentangkan.

Selain itu orang tua yang mendidik anaknya dengan keteladanan di rumahnya. Orang tua yang mendorong anak-anaknya untuk juga sekolah secara sosial kemasyarakatan melalui aktivitas organisasi yang dipandang penting dan bisa mengarahkan pelatihan tanggung jawab anaknya bukan hanya tanggung jawab kepada dirinya tetapi juga penting untuk masyarakat dan orang tua itu memberikan contoh teladan yang jujur dan baik.

Maka orang tua seperti ini lepas dari tanggung jawab kepada Allah karena telah berusaha untuk menyiapkan pendidikan anak dengan cara yang baik dan benar. Hal itu ketika mereka selesai sekolah mereka telah memiliki modal dan dengan demikian memiliki bekal untuk hidup sejahtera dan mereka tidak perlu khawatir akan kesejahteraannya dan kesejahteraan anak-anaknya di kemudian hari.

Ada 3 unsur kesejahteraan yang harus dipenuhi: Pertama, Unsur kesejahteraan yang bersumber kepada Qolbun dan bersumber kepada hati nurani Islam. Kedua, Unsur pewarasan otak atau akal yang sehat. Ketiga, Unsur kesehatan fisik.

Allah menjelaskan dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 “Orang-orang yang beriman dan memiliki ilmu dan memiliki ilmu itu derajatnya akan di lebihkan oleh Allah”

Dengan demikian, Busyro menyimpulkan bahwa pendidikan iman dan ilmu itu integratif ini dasar operasional dari surat An-Nisa ayat 9. Maka kewajiban negara termasuk di antaranya mempersiapkan generasi muda untuk mampu meneruskan kepemimpinan Indonesia ke depan, generasi muda yang memiliki kemampuan iman, ilmu dan amal bukan anak-anak muda yang dipaksakan apalagi lewat cara-cara yang melanggar kaidah-kaidah agama dan melanggar kaidah konstitusi.

Ayat ke-9 surat An-Nisa berkaitan juga dengan surat Al-Mujadalah ayat 11. Maka dari itu Busyro mengajak kepada para orang tua untuk lebih memahami ayat ini agar pendidikan anak itu perlu dilakukan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan demikian juga dengan kalangan pendidik.

Sebelum mengakhiri ceramahnya dia berpesan “Berkomunikasilah dengan kata-kata yang benar yang benar itu adalah bersumber kepada kitab suci Al-quran dan as-sunnah yang perlu didukung dengan upaya-upaya berbagai pihak di dalam masyarakat.”

Kontributor: Sakila Ghina

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempa Kader Paripurna, PP IPM Buka PKPTMU dan Regional Meeting

    Tempa Kader Paripurna, PP IPM Buka PKPTMU dan Regional Meeting

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menggelar Opening Ceremony Pelatihan Kader Paripurna Taruna Melati Utama (PKPTMU) dan Regional Meeting Batch 3, pada Jumat (9/5/2025) di Gedung Kuliah Bersama 1 Universitas Muhammadiyah Semarang.  Dengan mengangkat tema “Impactful Leadership: Igniting Creativity, Embracing Diversity” diharapkan nantinya akan lahir pemimpin yang berdampak dengan jiwa kreativitas […]

  • Lazismu Tuntaskan Save Our School Pascagempa Bandung, Wamen Dikdasmen Resmikan Kembali Ruang Kelas Baru SMP Muhammadiyah 3 Kertasari

    Lazismu Tuntaskan Save Our School Pascagempa Bandung, Wamen Dikdasmen Resmikan Kembali Ruang Kelas Baru SMP Muhammadiyah 3 Kertasari

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Apakah masih ingat dengan sekolah menengah pertama Muhammadiyah 3 Kampung Neglasari, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung yang tedampak gempa bumi pada September 2024 ? Pasca-gempa saat itu, gedung tempat kegiatan belajar mengajar alami kerusakan cukup serius. Lazismu dan MDMC bergerak cepat melakukan tanggap darurat bersama warga setempat. Barulah kemudian pada November […]

  • Momentum Pelantikan: IMM Shabran & Abduh Perkuat Sinergitas Organisasi

    Momentum Pelantikan: IMM Shabran & Abduh Perkuat Sinergitas Organisasi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran dan IMM Muhammad Abduh periode 2026-2027 resmi dilantik pada Senin, (16/2 2026). Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Auditorium Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan mengusung tema “Merawat Gerakan, Menata Ikatan: Kolaborasi Simpul IMM dalam meneguhkan Gerakan yang Berkeadaban”.  Immawan […]

  • Tak Mau Kalah Berkontribusi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Paser Turut Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat.

    Tak Mau Kalah Berkontribusi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Paser Turut Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat.

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.769
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Tana Paser (23/04/2020) pelajar SMA Muhammadiyah di Tanah Grogot yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)  ikut berkontribusi dalam melawan penyebaran pandemi Covid-19. Dalam hal ini, mereka melakukan kegiatan pembagian masker gratis kepada masyarakat Kabupaten Paser. Kegiatan yang dilaksanakan atas inisiatif salah satu kader IPM tersebut berawal dari keresahan  terhadap kondisi bangsa saat […]

  • PEDULI BANJIR MAHAKAM ULU, KOKAM PPU GALANG DONASI

    PEDULI BANJIR MAHAKAM ULU, KOKAM PPU GALANG DONASI

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Penajam – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar penggalangan dana. Hal itu sebagai respon bantuan bagi korban banjir yang ada di Kabupaten Kutai Barat dan Mahulu. Donasi ini merupakan kepedulian bagi warga persyarikatan yang juga termasuk penyintas bencana. Komandan Kokam PPU, Muhammad Junaidi mengatakan penggalangan dana hanya terfokus […]

  • Rektor UMS Berikan Tausiyah kepada Mahasiswa Baru: Ikhtiar, Doa, dan Pemanfaatan Ilmu

    Rektor UMS Berikan Tausiyah kepada Mahasiswa Baru: Ikhtiar, Doa, dan Pemanfaatan Ilmu

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memberikan tausiyah kepada mahasiswa baru dalam kegiatan Baitul Arqam kloter 4 yang berlangsung di Masjid Sudalmiyah Rais UMS, Senin (15/9). Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 350 peserta yang antusias menyimak pesan-pesan Rektor. Dalam tausiyahnya, Harun menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan […]

expand_less