Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Busyro Muqoddas: Tiga Unsur Kesejahteraan

Busyro Muqoddas: Tiga Unsur Kesejahteraan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada malam ke-7 Ramadhan ini ceramah tarawih di Masjid Islamic Center UAD diisi oleh Dr. H. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. dalam mengawali ceramahnya dia menyampaikan bahwa setiap muslim memiliki kewajiban untuk saling memberikan tausiyah yang didasarkan kepada nilai-nilai kebenaran dan pada malam ini dia yang menyampaikan sebuah ceramah tentang tanggung jawab orang tua terhadap generasi penerusnya. Ahad, (17/03)

“Pengertian orang tua di sini adalah orang tua biologis, bapak dan ibu terhadap anak tetapi ketika kita tafsirkan secara kontekstual berdasarkan kenyataan dan gejala-gejala sosial kemasyarakatan dalam arti luas kiranya ayat yang nanti akan saya bacakan itu sangat sesuai dengan tafsir sosiologis dan arti orang tua di sini adalah termasuk penyelenggara negara.” Ungkapnya.

 Dalam surat An-Nisa Ayat 9 Allah SWT berfirman:

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

Jika ditafsirkan secara singkat yang pertama kaitannya dengan orang tua biologis. Orang tua biologis yang menitipkan pendidikan anak-anaknya sejak PAUD atau pra-PAUD (daycare) sampai dengan kemampuannya misalnya SLTA atau pesantren atau bahkan sampai perguruan tinggi dengan prinsip orang tua itu mengemban amanah pendidikan anaknya itu dengan pendidikan yang integratif pendidikan yang bernafaskan dan berjiwa agama Islam serta ilmu pengetahuan secara integratif tidak bertentangan dan tidak dipertentangkan.

Selain itu orang tua yang mendidik anaknya dengan keteladanan di rumahnya. Orang tua yang mendorong anak-anaknya untuk juga sekolah secara sosial kemasyarakatan melalui aktivitas organisasi yang dipandang penting dan bisa mengarahkan pelatihan tanggung jawab anaknya bukan hanya tanggung jawab kepada dirinya tetapi juga penting untuk masyarakat dan orang tua itu memberikan contoh teladan yang jujur dan baik.

Maka orang tua seperti ini lepas dari tanggung jawab kepada Allah karena telah berusaha untuk menyiapkan pendidikan anak dengan cara yang baik dan benar. Hal itu ketika mereka selesai sekolah mereka telah memiliki modal dan dengan demikian memiliki bekal untuk hidup sejahtera dan mereka tidak perlu khawatir akan kesejahteraannya dan kesejahteraan anak-anaknya di kemudian hari.

Ada 3 unsur kesejahteraan yang harus dipenuhi: Pertama, Unsur kesejahteraan yang bersumber kepada Qolbun dan bersumber kepada hati nurani Islam. Kedua, Unsur pewarasan otak atau akal yang sehat. Ketiga, Unsur kesehatan fisik.

Allah menjelaskan dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 “Orang-orang yang beriman dan memiliki ilmu dan memiliki ilmu itu derajatnya akan di lebihkan oleh Allah”

Dengan demikian, Busyro menyimpulkan bahwa pendidikan iman dan ilmu itu integratif ini dasar operasional dari surat An-Nisa ayat 9. Maka kewajiban negara termasuk di antaranya mempersiapkan generasi muda untuk mampu meneruskan kepemimpinan Indonesia ke depan, generasi muda yang memiliki kemampuan iman, ilmu dan amal bukan anak-anak muda yang dipaksakan apalagi lewat cara-cara yang melanggar kaidah-kaidah agama dan melanggar kaidah konstitusi.

Ayat ke-9 surat An-Nisa berkaitan juga dengan surat Al-Mujadalah ayat 11. Maka dari itu Busyro mengajak kepada para orang tua untuk lebih memahami ayat ini agar pendidikan anak itu perlu dilakukan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan demikian juga dengan kalangan pendidik.

Sebelum mengakhiri ceramahnya dia berpesan “Berkomunikasilah dengan kata-kata yang benar yang benar itu adalah bersumber kepada kitab suci Al-quran dan as-sunnah yang perlu didukung dengan upaya-upaya berbagai pihak di dalam masyarakat.”

Kontributor: Sakila Ghina

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPKS PP Muhammadiyah Fasilitasi Bantuan Bagi Disabilitas

    MPKS PP Muhammadiyah Fasilitasi Bantuan Bagi Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 375
    • 4Komentar

    KABARMUH.ID, Bogor – Sebanyak 40 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor mendapatkan alat bantu disabilitas berupa kursi roda, kruk, alat bantu dengar dan kaki palsu, Selasa 1/10/2024. Bantuan tersebut difasilitasi oleh MPKS PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Sentra Galih Pakuan dan Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) Bantuan senilai Rp. 114.955.200, diserahkan secara simbolis oleh Bambang […]

  • Satgas PPKPT UMS Gelar Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Kampus

    Satgas PPKPT UMS Gelar Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Kampus

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ruang Meeting lt2 Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (27/9). Kepala Satgas PPKPT UMS Dr. Marisa Kurnianingsih, S.H., M.H., M.Kn., menerangkan pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada civitas academica […]

  • SUMU Tulungagung Siapkan Pelaku Usaha dengan Strategi Bisnis Gacor Jelang Ramadhan

    SUMU Tulungagung Siapkan Pelaku Usaha dengan Strategi Bisnis Gacor Jelang Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali menggelar forum rutin Ngaji dan Sinau Bareng melalui Kopdar Februari #5 bertajuk “Bisnis Gacor di Bulan Ramadhan”, Sabtu (14/2/26). Kegiatan yang berlangsung di Griya Sakti – Rumah Aspirasi, Kedungwaru, ini diikuti para pelaku UMKM, pengusaha lokal, serta masyarakat umum yang ingin mempersiapkan strategi usaha menghadapi momentum […]

  • Rohingya sebagai Propaganda Penjajahan berkedok Kemanusiaan?

    Rohingya sebagai Propaganda Penjajahan berkedok Kemanusiaan?

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Oleh: Dava Agus Pratama Putra Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Sudah tidak asing lagi di telinga kita dengan nama Rohingya. Siapa yang tidak tau dengan pengungsi dari Myanmar yang meminta perlindungan ke negara-negara tetangga untuk menyambung hidup sekaligus jaminan keamanan. Mayoritas dari etnis tersebut adalah muslim sehingga sebagai sesama saudara seiman mempunyai kewajiban […]

  • Belajar TOGA secara Langsung, Siswa MIM Tawangsari Antusias Praktek Membuat Minuman Bunga Telang

    Belajar TOGA secara Langsung, Siswa MIM Tawangsari Antusias Praktek Membuat Minuman Bunga Telang

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mengenalkan manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) kepada anak usia sekolah dapat dilakukan melalui pembelajaran yang menyenangkan dan praktik secara langsung. Pendekatan tersebut diterapkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Tawangsari, Teras, Boyolali, yang melibatkan siswa kelas VI. Kegiatan yang dipimpin oleh Ir. Dinda Safitri, S.T., M.Eng., Asisten […]

  • Gagas program Holistik IMM Care, IMM Jateng dan IMM DIY Gandeng MPKU PP Muhammadiyah Perkuat Respons Kesehatan dan Kebencanaan

    Gagas program Holistik IMM Care, IMM Jateng dan IMM DIY Gandeng MPKU PP Muhammadiyah Perkuat Respons Kesehatan dan Kebencanaan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah dan IMM DIY mengadakan pertemuan dengan Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Pusat (MPKU PP) Muhammadiyah. Pertemuan ini membahas integrasi program Medical First Respon (MFR) dan Psychological First Aid (PFA) dalam lingkup agenda Holistik IMM Care. Kabid Kesehatan DPD IMM Jateng, Fu’ad Minan […]

expand_less