Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Deklarasi Lintas Iman di Terowongan Silaturahim, Seruan Kaum Muda untuk Keadilan Iklim dan Kesetaraan Gender

Deklarasi Lintas Iman di Terowongan Silaturahim, Seruan Kaum Muda untuk Keadilan Iklim dan Kesetaraan Gender

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Terowongan Silaturahim yang menghubungkan dua rumah ibadah besar di Jakarta, yaitu Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral menjadi saksi lahirnya komitmen bersejarah kaum muda lintas iman dalam menghadapi krisis iklim dan ketidaksetaraan gender. Dalam kegiatan Walk for Peace and Climate Justice yang digelar Sabtu (5/7), para pemuda menyuarakan tekadnya melalui Deklarasi Orang Muda Lintas Iman untuk Keadilan Iklim dan Gender.

Deklarasi ini menjadi inti dari rangkaian aksi damai yang diinisiasi oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah, HIDIMU (Himpunan Difabel Muhammadiyah) Pusat, dan GreenFaith Indonesia. Berjalan kaki dari Gereja Katedral menuju Pura Adhitya Jaya Rawamangun dengan singgah di Masjid Istiqlal, para peserta menyampaikan pesan bahwa krisis iklim adalah panggilan moral yang menuntut solidaritas lintas iman, generasi, dan kondisi.

Deklarasi yang dibacakan di dalam Terowongan Silaturahim — simbol konektivitas antariman — memuat empat komitmen utama:

  1. Transformasi ekologis yang inklusif, melalui pembangunan ruang terbuka hijau, transisi energi bersih, dan pengelolaan sampah berbasis komunitas.

  2. Penguatan kepemimpinan inklusif dalam aksi iklim, termasuk menyediakan ruang aman dan peningkatan kapasitas kepemimpinan ekologis yang inklusif dan setara gender.

  3. Solidaritas lintas iman untuk bumi, dengan membangun jejaring rumah ibadah ramah lingkungan dan edukasi berbasis nilai spiritual dalam aksi bersama.

  4. Perlindungan kelompok rentan, khususnya difabel, agar berdaya menghadapi dampak krisis iklim.

Pembacaan deklarasi ini menjadi puncak kegiatan yang menegaskan bahwa perjuangan iklim bukan semata soal data dan teknologi, tetapi soal keadilan sosial, partisipasi inklusif, dan kesadaran spiritual. Komitmen ini juga menempatkan kaum muda, perempuan, dan penyandang disabilitas sebagai aktor utama dalam perubahan.

“Walk for Peace and Climate Justice bukan hanya simbol, tetapi langkah awal membangun harapan di tengah krisis. Inilah jubile, tahun pengharapan, yang harus kita isi bersama dengan aksi nyata,” ujar Hening Parlan, Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah sekaligus Koordinator Nasional GreenFaith Indonesia.

Terowongan Silaturahim — sebuah ruang simbol persatuan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

Selain deklarasi, kegiatan ini juga diramaikan dengan kehadiran para tokoh lintas agama yang memberikan pesan damai dan seruan keberlanjutan. Romo Macarius Maharsono Probho, SJ, menyatakan, “Pancasila adalah napas bersama kita. Gerakan kecil seperti ini harus terus dihidupkan agar kemanusiaan yang adil dan beradab tidak hanya menjadi jargon, tetapi denyut nadi kehidupan sehari-hari.”

Fajri Hidayatullah dari HIDIMU menambahkan pentingnya keterlibatan difabel dalam gerakan keadilan iklim. “Bicara keadilan tidak hanya menyangkut mereka yang normal, tetapi juga saudara-saudara kita yang istimewa. Sahabat difabel harus dilibatkan sebagai bagian dari solusi,” ujarnya.

Dukungan konkret terhadap aksi ramah lingkungan juga ditunjukkan oleh berbagai rumah ibadah. Gereja Katedral telah memanfaatkan 30 persen energi dari PLTS, Masjid Istiqlal menggunakan panel surya dan mendaur ulang air wudlu, sementara Pura Adhitya Jaya menekankan pentingnya menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Inisiatif ini sejalan dengan misi Ford Foundation untuk mewujudkan keadilan sosial dan keadilan iklim. Semoga kita bisa menciptakan bumi yang lebih damai dan inklusif,” ujar Farah Sofa dari Ford Foundation yang turut mendukung kegiatan ini.

Kegiatan Walk for Peace and Climate Justice diselenggarakan dengan dukungan dari Ford Foundation, UHAMKA, RSI Jakarta Cempaka Putih, serta para tokoh lintas agama. Deklarasi di Terowongan Silaturahim menjadi pengingat bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang diisi dengan semangat persatuan, keadilan, dan keberpihakan kepada yang lemah.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Nikmat Merawat Amanah Kesehatan dalam Cahaya Islam

    Menjaga Nikmat Merawat Amanah Kesehatan dalam Cahaya Islam

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bangkalan – Setelah hiruk-pikuk Ramadhan dan suasana hangat Idulfitri mereda, masyarakat Bangkalan kembali berkumpul dalam suasana yang lebih tenang di Masjid At-Taqwa. Hari itu, Ahad pagi 4 Mei 2025, masjid yang terletak di jantung kota Bangkalan tersebut ramai oleh jamaah yang antusias mengikuti Kajian Ahad rutin. Namun, kali ini ada yang berbeda — tema […]

  • Mahasiswa FT UMS Pamerkan Proyek Inovatif, Wujudkan Sinergi Kampus dan Dunia Usaha

    Mahasiswa FT UMS Pamerkan Proyek Inovatif, Wujudkan Sinergi Kampus dan Dunia Usaha

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menyelenggarakan presentasi hasil Tugas Perancangan Multidisiplin (TPMD) Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025, yang digelar di Ruang Sidang Gedung H Lantai 2 FT UMS. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek nyata yang telah berjalan hingga tahun ke sembilan. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas […]

  • Negeri di Atas Patahan: Benarkah Mitigasi Bencana Kita Sudah Memadai?

    Negeri di Atas Patahan: Benarkah Mitigasi Bencana Kita Sudah Memadai?

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Indonesia berada dalam kawasan bencana dengan risiko tinggi sebagai negara yang berdiri di atas Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, dengan 295 sesar aktif, 14 segmen sumber gempa subduksi, serta ratusan segmen patahan lain yang belum teridentifikasi menurut Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) 2024. Kondisi tektonik pertemuan lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan […]

  • Kopdar SUMU Pati Angkat Kisah HAFARA Group: Dari Lensa Menjadi Legenda

    Kopdar SUMU Pati Angkat Kisah HAFARA Group: Dari Lensa Menjadi Legenda

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pati (24/8/25) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Pati menggelar kopdar bertema podcast “Dari Lensa Menjadi Legenda”, yang menampilkan kisah inspiratif H. Yoyok Legio, Owner HAFARA Group. Dalam forum yang dipandu Ketua Koordinator SUMU Pati, Dede Hermawan, H. Yoyok membagikan perjalanan bisnisnya yang bermula dari keterbatasan ekonomi hingga menjelma menjadi jaringan optik besar di wilayah […]

  • Redam Dampak Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Berau Salurkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai

    Redam Dampak Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Berau Salurkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM,Tanjung Redeb – Dalam upaya meredam dampak sosial dan ekonomi wabah Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Berau yang merupakan ujung tombak pergerakan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Berau membagikan puluhan sembako dan dana tunai untuk warga di Tanjung Redeb (23/4). Tim MCCC merupakan tim bentukan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang ada di setiap kabupaten/kota, provinsi hingga gugus pusat […]

  • Rektor UMS Dorong UMKO Tumbuhkan Budaya Mutu Riset Berdampak, Berkontribusi, & Berkelanjutan

    Rektor UMS Dorong UMKO Tumbuhkan Budaya Mutu Riset Berdampak, Berkontribusi, & Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Prof. Dr. H. Khudzaifah Dimyati, M.Hum., melakukan kunjungan khusus ke Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Jumat (8/5). Kunjungan tersebut bertujuan mendorong tumbuhnya budaya mutu riset yang berdampak, berkontribusi, dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Harun yang […]

expand_less