Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur HW UMS Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Loyalitas Kader
KABARMUH.ID; SURAKARTA — Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur pada tanggal 9–16 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi dalam membentuk pandu Hizbul Wathan yang tangguh, berkarakter, serta memiliki kompetensi kepemimpinan dan kepanduan yang kuat.
Mengusung tema “Mengasah Potensi, Mencetak Kader Tangguh yang Kompeten”, kegiatan ini diikuti oleh total 39 peserta yang terdiri dari 20 peserta Diklat Lanjutan dan 19 peserta Diklat Instruktur. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi kepemimpinan, kepanduan, survival, manajemen organisasi, hingga praktik lapangan yang menekankan pada kedisiplinan, kerja sama, dan kemampuan instruktural.
Kegiatan diklat dilaksanakan di tiga lokasi strategis dan menantang, yakni Kawasan Hutan Mongkrang, Tebing Bandar Dawung, dan Waduk Delingan. Pemilihan lokasi tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman lapangan secara langsung sekaligus membentuk mental, daya juang, dan karakter peserta dalam menghadapi berbagai tantangan.
Acara pengukuhan peserta turut dihadiri oleh Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Tengah, Dewan Kafilah HW UMS, serta para purna HW UMS yang memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh peserta.
Pembina HW UMS, Ramanda Halim Kusuma, menyampaikan bahwa Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman merupakan kawah candradimuka dalam membentuk pandu yang tangguh, berakhlak mulia, serta berjiwa Fastabiqul Khairat.
Menurutnya, seluruh peserta telah mendapatkan pengalaman transformatif selama mengikuti kegiatan. Pelatihan yang dijalankan tidak hanya menantang secara fisik dan mental, tetapi juga dikemas dengan prinsip kepanduan Hizbul Wathan yang menarik, menyenangkan, dan menantang.
“Para instruktur tidak hanya hadir sebagai pengajar, tetapi juga memberikan keteladanan nyata tentang kedisiplinan, keikhlasan, dan nilai-nilai spiritual. Pendidikan ini bukan sekadar melatih keterampilan lapangan, melainkan juga membentuk karakter muslim yang sesungguhnya melalui penguatan aqidah Islamiyah dan pembinaan akhlak,” ujarnya. (18/05)
Ia juga berpesan agar seluruh peserta terus mengamalkan dan menyebarluaskan ilmu kepanduan yang telah diperoleh kepada kader-kader berikutnya. Selain itu, kader Hizbul Wathan diharapkan mampu menjadi pribadi yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan generasi muda di era digital saat ini.
“Sebagai instruktur maupun kader persyarikatan, kita harus selalu tanggap dan tangguh dalam menghadapi perkembangan zaman, sehingga Hizbul Wathan tetap mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda yang unggul dan berkemajuan,” pungkasnya. (18/05)
Sementara itu, Ketua Kafilah HW UMS, Azibsyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menjalani seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan dedikasi.
“Diklat ini menjadi proses penting dalam mencetak kader yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki kompetensi, loyalitas, dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Semoga setelah kegiatan ini lahir kader-kader terbaik yang siap melanjutkan estafet perjuangan Hizbul Wathan,” tuturnya. (17/05)
Melalui pelaksanaan Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur 2026 ini, HW UMS berharap mampu terus menghadirkan kader-kader unggul yang adaptif, berintegritas, dan siap menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat.
Kontributor: Gissya/Media HW UMS
Editor: Nurul Fahri



