
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dosen Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tengah mengembangkan sebuah prototipe alat ukur arkus kaki anak. Melalui program hibah Prototipe Kemdikbudristek serta dukungan Lembaga Riset dan Inovasi UMS, Adnan Faris Naufal, S.Fis., M.Bmd., mengembangkan prototipenya.
Menurut Adnan, pengembangan prototipe ini telah berjalan selama satu tahun dan masih terus disempurnakan. Saat ini, tim sedang melakukan uji validitas alat dengan melibatkan lebih dari 500 responden anak dari berbagai sekolah di wilayah Kartasura.
“Alat ini dirancang untuk mengukur arkus kaki dan membantu diagnosis deformitas telapak kaki pada anak. Nantinya alat ini akan terintegrasi dengan sistem digital di anglephysio.com,” ujar Adnan, Jumat (14/11).
Deformitas pada telapak kaki anak dapat mempengaruhi keseimbangan dan rasa mudah lelah pada kaki anak saat beraktivitas.

Total terdapat 12 TK dan SD Aisyiyah/Muhammadiyah di wilayah Kartasura yang terlibat dalam kegiatan ini, termasuk TK Aisyiyah Gonilan dan SD IT Al Kautsar Kartasura. Keterlibatan sekolah-sekolah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kondisi arkus kaki anak serta meningkatkan akurasi pengembangan alat.
Dalam melakukan kegiatan ini, Adnan juga melibatkan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran dan kontribusi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya.
“Kegiatan penelitian ini juga menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa yang mengambil mata kuliah Physiotherapy Pediatric Primary School. Para mahasiswa ikut terlibat langsung dalam pengambilan data serta implementasi alat di sekolah-sekolah mitra,” kata Adnan.
Penelitian ini, lanjutnya, diharapkan mampu menghasilkan inovasi alat diagnostik yang efektif dan dapat digunakan oleh fisioterapis maupun fasilitas kesehatan dalam mendeteksi dini gangguan telapak kaki pada anak. (Maysali/Humas)
Editor: Choiril Amirah Farida



