Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen UMS Terpilih sebagai “Dosen Berdampak” Berkat Kiprah Besar dalam Pemberdayaan dan Inovasi Desa

Dosen UMS Terpilih sebagai “Dosen Berdampak” Berkat Kiprah Besar dalam Pemberdayaan dan Inovasi Desa

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kepedulian seorang dosen dalam menggerakkan anak muda untuk membangun desa melalui inovasi digital dan pemberdayaan masyarakat menghantarkan Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc.ITE., meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai “Dosen Berdampak”.

Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu mendapatkan apresiasi atas kontribusinya yang nyata dalam menghadirkan perubahan sosial dan ekonomi di berbagai pelosok desa di Indonesia.

Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diberikan oleh Kemdiktisaintek ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kiprah dosen UMS yang memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Ini adalah penghargaan untuk dosen kita, Mas Hardika, yang menurut Kementerian dianggap memiliki kontribusi besar bagi masyarakat. Mereka menyebutnya sebagai dosen berdampak, dan kami tentu sangat berbahagia serta bangga memiliki dosen muda luar biasa seperti beliau,” ujar Ihwan, Minggu (12/10).

Lebih lanjut, Ihwan menilai bahwa pemikiran yang diusung Hardika tergolong futuristik. Ia menyoroti bahwa arah pembangunan tidak semestinya hanya berfokus pada kawasan perkotaan, tetapi justru harus dimulai dari desa dan masyarakatnya. “Mas Hardika ini punya insight yang visioner. Ia mendorong masyarakat desa untuk mandiri dan berkembang dengan potensi yang dimiliki. Inilah bentuk kontribusi nyata dosen UMS bagi bangsa,” imbuhnya.

Penghargaan yang diraih Hardika itu juga didukung oleh berbagai kolaborasi strategis. Salah satunya datang dari Paragon Corp, perusahaan yang turut memberikan dukungan sarana dan riset bagi dosen UMS.

“Project-project semacam ini tentu membutuhkan pendanaan dan kemitraan. Paragon adalah salah satu pihak yang turut mendukung program Mas Hardika, di samping Pertamina, PLN, hingga Wardah. Ini menunjukkan bahwa kiprah dosen kita diakui berbagai pihak,” jelasnya.

Menurut Ihwan, capaian Hardika bukan hanya prestasi individu, melainkan juga pengakuan terhadap kualitas sumber daya manusia UMS yang berkelas dunia. “Apa yang dilakukan Mas Hardika tidak hanya bekerja sama dengan mitra dalam negeri, tetapi juga dengan mitra luar negeri. Ini sangat sejalan dengan visi UMS sebagai pusat pendidikan islami yang memberi arah perubahan,” katanya.

Selain mendukung visi World Class University (WCU), keberhasilan ini juga memperkuat salah satu pilar strategis UMS, yakni sumber daya manusia yang unggul dan berdampak global. “Kami ingin SDM UMS, baik dosen maupun mahasiswa, memiliki jaringan internasional dan menghasilkan karya yang menjadi inspirasi bagi masyarakat dunia,” tutup Ihwan.

Sementara itu, Hardika Dwi Hermawan menjelaskan kiprahnya dalam mendirikan Desamind atau Desamind Foundation, organisasi yang fokus mendorong anak muda menjadi local champion dalam pengembangan desa. Bersama timnya, ia aktif menginisiasi berbagai proyek inovasi digital di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di Indonesia.

“Desamind ini lahir dari keresahan kami. Kami merasa bahwa ilmu yang kami peroleh tidak seharusnya berhenti di ruang akademik. Ada tanggung jawab sosial dan moral untuk mengabdi. Potensi di desa itu besar, tapi lilinnya belum menyala, sehingga tugas kami menyalakan lilin-lilin itu,” ungkap Hardika.

Hardika Dwi Hermawan, Dosen UMS Terpilih menjadi Dosen Berdampak Kemendiktisaintek

Hardika juga menyoroti pentingnya integrasi antara kompetensi global dan pemahaman akar rumput. “Kami ingin mendorong anak muda punya world class competence, tapi juga grassroot understanding yang kuat. Karena perubahan nyata seringkali justru dimulai dari desa,” katanya.

Dalam kiprahnya, Desamind menginisiasi berbagai proyek sosial di 30 desa mitra di seluruh Indonesia. Di Sukabumi, mereka mengembangkan Desamind Farm dengan konsep pertanian regeneratif; di Purbalingga ada proyek Beras Pos Cipaku; sementara di Lombok Timur dikembangkan Wana Sahabat Trigona Center, pusat budidaya lebah Trigona sp. Program serupa juga dijalankan di wilayah 3T seperti Asmat dan Maluku.

Menurut Fathiya Khairiya, CSR Executive Paragon Corp, pihaknya melihat potensi besar dalam gerakan sosial yang digagas Hardika. “Desamind adalah organisasi kesukarelawanan yang diisi anak muda Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri, yang ingin mendorong kontribusi bagi masyarakat desa. Kami mendukung penuh semangat anak muda seperti ini karena mereka memiliki world class competence dan grassroot understanding yang kuat,” jelas Fathiya.

Ia menambahkan, semangat yang dibawa Desamind sejalan dengan nilai-nilai Paragon Corp dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. “Kami melihat bagaimana anak muda bisa turun tangan langsung ke desa-desa untuk mengembangkan potensi lokal, meski dengan keterbatasan sumber daya. Ini bentuk nyata dari kolaborasi multi pihak yang berdampak,” tambahnya.

Hardika juga menegaskan bahwa Desamind beroperasi secara non-profit dengan lebih dari 400 pengurus daerah di seluruh Indonesia. Semua relawan tidak menerima gaji, melainkan digerakkan oleh rasa tanggung jawab sosial dan semangat berbagi.

“Yang membuat kami bertahan adalah emotional connection dan rasa memiliki yang kuat. Ini bukan sekadar organisasi, tapi gerakan sosial,” tuturnya.

Hardika mengutip pesan dari Tan Malaka sebagai refleksi bagi para akademisi. “Bila kaum muda yang telah bersekolah tinggi merasa terlalu pintar untuk melebur dengan masyarakat desa, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali. Jadi mari kita semua turun tangan dan berbuat nyata untuk masyarakat,” pungkasnya dengan penuh semangat. (Fika/Humas)

Editor: Farhan  Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

    Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Oleh: Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim)   Memasuki abad kedua Muhammadiyah, muncul berbagai gagasan mengenai model kepemimpinan yang dibutuhkan Persyarikatan. Sebagian menekankan pentingnya profesionalisme, tata kelola modern, dan kompetensi bisnis seiring berkembangnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM). Pandangan tersebut patut diapresiasi, karena Muhammadiyah memang dituntut mengelola aset umat secara transparan, […]

  • PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanglewas, Banyumas – Kabar membanggakan datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Singasari. PRM Singasari resmi lolos 9 Besar Final CRM Unggulan Jateng 2026 dan akan kembali bertanding mewakili Banyumas di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Blingbingrejo, Cabang Nalimsari, Jepara, pada 8-9 Agustus 2026. Ini adalah buah dari pembinaan 72 tahun sejak 18 November 1953. Kini PRM Singasari […]

  • PCA Kartasura Mengadakan Konsolidasi Organisasi

    PCA Kartasura Mengadakan Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) kecamatan Kartasura, Sukoharjo mengadakan  kegiatan konsolidasi organisasi pada Sabtu, 9 Maret 2024 di  Ruang Seminar Gedung Siti Walidah  Universitas Muhammadiyah Surakarta.  Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh  PCA Kartasura dan perwakilan dari Pimpinan Ranting Aisyiyah di seluruh cabang Kartasura. Menurut sekretaris PCA Kartasura, Dr. Main Sufanti, M.Hum.  tema kegiatan […]

  • Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Sebanyak 100 santri mengikuti secara hikmat proses Akhirussanah lulusan ke-19 yang digelar oleh Pondok Pesantren Modern Darul ‘Ulum Muhammadiyah Majenang Cilacap di Halaman Masjid Birul Walidain Majenang, Kamis (23/05/2024). KH. Drs. Charhali selaku Wakil Ketua PCM Majenang memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder PontrenMu Darul Ulum Majenang yang telah melakukan pencerahan dan pemberdayaan […]

  • Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026 Tangkai Lomba Penulisan Lakon resmi selesai. Perlombaan tangkai lomba ini digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 13-14 Juli 2026. Perwakilan Badan Pembina Seni Mahasiswa sekaligus Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., dalam penutupannya menyampaikan bahwa dengan berakhirnya Peksimida Jawa Tengah Tangkai Lomba […]

  • PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Shirathun Najah Muhammadiyah Ranting Miri sukses menggelar acara Tahfidz Camp 2025 pada 3-4 Maret 2025. Mengusung tema “Qur’an dan AI”, kegiatan ini mengangkat slogan “Al-Qur’an Dibaca, Gadget Dikelola, dan Lingkungan Dijaga” serta berlangsung di Dukuh Miri, Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang digelar selama dua […]

expand_less