Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dukung Sekolah Adiwiyata, Tim P2M UMS Edukasi Siswa MI Muhammadiyah Gedongan Pilah Sampah

Dukung Sekolah Adiwiyata, Tim P2M UMS Edukasi Siswa MI Muhammadiyah Gedongan Pilah Sampah

  • account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID., SURAKARTA – Penanaman kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membangun budaya sekolah yang bersih dan sehat. Untuk mendukung upaya tersebut, tim Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengedukasi siswa MI Muhammadiyah Gedongan mengenai pemilahan sampah melalui program Gerakan Sekolah Ceria: Cerdas Sains, Sehat, dan Peduli Lingkungan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim P2M Fakultas Farmasi UMS ini mengombinasikan edukasi pemilahan sampah dengan praktik kreatif melukis tempat sampah berbahan galon bekas. Program tersebut merupakan wujud pelaksanaan Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Ketua tim P2M, Anisa Dewi Rahayu, S.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya menanamkan kepedulian lingkungan melalui edukasi yang menarik dan aplikatif. Menurutnya, pemahaman mengenai pemilahan sampah perlu disertai praktik langsung agar siswa tidak hanya mengetahui konsepnya, tetapi juga terbiasa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana di sekolah. Pemanfaatan galon bekas sebagai tempat sampah juga menjadi cara untuk mengenalkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) kepada siswa melalui kegiatan yang menyenangkan dan mudah dipahami,” jelasnya, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini turut didampingi dosen Farmasi UMS, apt. Wahyu Utami, M.Si., Ph.D., bersama tenaga kependidikan UMS, Nindy Samira Rahmi, S.Si., sebagai anggota tim. Pelaksanaannya juga melibatkan 13 mahasiswa Fakultas Farmasi UMS dari jenjang sarjana, magister, dan doktor.

Dalam kegiatan tersebut, siswa kader Adiwiyata kelas V dan VI mendapatkan edukasi mengenai jenis-jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, serta pentingnya membuang sampah sesuai kategorinya. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan pendekatan interaktif agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Anisa menambahkan, pembiasaan memilah sampah sejak usia sekolah dasar diharapkan dapat membantu mengurangi pencampuran sampah, mempermudah pengelolaan sampah, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Siswa juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dengan mengajak teman dan keluarga menerapkan kebiasaan serupa.

Edukasi tersebut dilanjutkan dengan diskusi mengenai contoh sampah yang sering dijumpai di lingkungan sekitar. Siswa kemudian diajak mempraktikkan pemanfaatan kembali barang bekas melalui kegiatan melukis galon bekas yang digunakan sebagai tempat sampah organik dan anorganik.

Sebanyak empat kelompok siswa mengikuti kegiatan melukis dengan menggunakan peralatan yang telah disediakan tim. Para siswa tampak antusias menyalurkan kreativitas melalui beragam lukisan pada galon bekas. Selain menjadi aktivitas yang menyenangkan, praktik tersebut memperkenalkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang.

Untuk memperkuat pesan edukasi, tim P2M UMS turut memasang poster informatif di sejumlah titik strategis di sekitar tempat sampah. Poster tersebut berfungsi sebagai pengingat visual bagi siswa agar membuang sampah sesuai kategori serta membiasakan perilaku menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Hasil evaluasi kegiatan pada Rabu (30/9/2026) tersebut menunjukkan adanya peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan evaluasi sebelumnya. Siswa juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik dalam membedakan sampah organik dan anorganik serta memahami pentingnya pemilahan sampah. Antusiasme peserta selama penyampaian materi dan praktik melukis menjadi respons positif terhadap pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif.

Sebagai tindak lanjut, tim P2M UMS berharap tempat sampah hasil kegiatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi berkelanjutan. Guru dan kader Adiwiyata dapat dilibatkan untuk mengingatkan siswa, memantau kebersihan kelas, serta membangun kebiasaan membuang sampah sesuai kategorinya.

Melalui kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai aktivitas sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya peduli lingkungan yang diterapkan secara konsisten. Dengan pembiasaan sederhana sejak usia dini, siswa diharapkan tumbuh menjadi agen perubahan yang turut berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berbudaya lingkungan. (Fika/Humas)

  • Penulis: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOPIMU Hadir di Kopdar SUMU Jabar: Wujud Nyata Industrialisasi dari Hulu ke Hilir

    KOPIMU Hadir di Kopdar SUMU Jabar: Wujud Nyata Industrialisasi dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, JABAR – Semangat membangun ekosistem usaha yang maju menjadi salah satu pesan utama dalam Kopdar SUMU Jawa Barat 2026. Acara ini digelar di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8). Sekitar 150 pengusaha dan pelaku ekonomi Muhammadiyah dari berbagai wilayah Jawa Barat hadir dan sepakat menjadikan industrialisasi sebagai jalan menuju […]

  • Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Mantap Menuju Standar Nasional lewat Akreditasi LP2PPM

    Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Mantap Menuju Standar Nasional lewat Akreditasi LP2PPM

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Pondok Pesantren Al Mujahidin Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi menjalani proses akreditasi oleh Lembaga Pengembangan Pesantren, Pendidikan, dan Majelis (LP2PPM). Proses ini menjadi bagian dari program akreditasi gelombang pertama yang diikuti oleh 9 dari total 444 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pesantren di seluruh Indonesia. Langkah akreditasi ini menjadi upaya nyata pesantren dalam memastikan […]

  • Mengubah Cara Pandang: Dari Bumi sebagai Objek Menjadi Ruang Kehidupan Bersama

    Mengubah Cara Pandang: Dari Bumi sebagai Objek Menjadi Ruang Kehidupan Bersama

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Krisis lingkungan yang semakin nyata hari ini tidak bisa lagi dilihat semata sebagai persoalan teknis. Di balik kerusakan alam, konflik sosial, hingga ketimpangan ekonomi, terdapat akar persoalan yang lebih mendasar: cara pandang manusia terhadap bumi. Hal inilah yang menjadi benang merah dalam sesi pembuka Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah bertajuk Akar Krisis Lingkungan, […]

  • Bupati Lampung Timur Apresiasi Launching Buku Antologi Cerpen Ponpes Darul Hikmah 2026

    Bupati Lampung Timur Apresiasi Launching Buku Antologi Cerpen Ponpes Darul Hikmah 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purbolinggo – Momentum Haflah Akhiruddirasah Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Hikmah Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar pada Kamis, 30 April 2026, di komplek Pondok Muhammadiyah Darul Hikmah, Desa Toto Harjo, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur, tidak hanya menjadi ajang wisuda santri, tetapi juga ditandai dengan launching buku antologi cerpen karya santriwan dan santriwati. Kegiatan ini mengusung […]

  • Kemendukbangga Gandeng Lazismu Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting Di Bandung

    Kemendukbangga Gandeng Lazismu Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting Di Bandung

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Keluarga Berisiko Stunting adalah bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Salah satu fokus programnya bedah rumah tidak layak huni yang dimiliki keluarga berisiko tersebut. Rumah layak huni menjadi perhatian agar keluarga yang menempati dapat hidup layak. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) […]

  • Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Inovasi Digital, UMS Hadirkan Pakar dari Jepang

    Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Inovasi Digital, UMS Hadirkan Pakar dari Jepang

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan narasumber internasional, Prof. Jun Sakamoto dari Faculty of Science and Engineering, Kochi University, Jepang. Dekan FKIP UMS, Prof. Anam Sutopo, M.Sc., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Prof. Sakamoto. Anam menekankan bahwa kegiatan […]

expand_less