Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, BANYUMAS – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Banyumas sejak pertengahan 2026 memicu krisis air bersih di puluhan desa. Menjawab kondisi tersebut, Yayasan Gerakan Beramal Baik menjadi penggerak utama penyaluran bantuan dengan memperkuat jaringan bersama organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di Banyumas.

Program Bantuan Air Bersih Banyumas 2026 resmi diluncurkan pada Selasa (25/8/2026). Mengusung tagar #GerakanBeramalBaik, aksi tersebut menjadi bagian dari kolaborasi kemanusiaan untuk membantu 28.222 jiwa yang terdampak kekeringan.

BPBD Catat 39 Desa Terima Bantuan

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, hingga 10 Agustus 2026 tercatat sebanyak 8.371 kepala keluarga terdampak kekeringan. Sementara itu, per 13 Agustus 2026, sebanyak 39 desa/kelurahan telah menerima distribusi air bersih dengan total mencapai 1,311 juta liter.

Untuk memperluas jangkauan bantuan, Gerakan Beramal Baik menggandeng Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), LAZISMU, KOKAM, serta Lembaga Hikmah dan Pengembangan Kebijakan (LHPB) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Banyumas.

Armada tangki bertuliskan SUBASITA CONSTRUCTION HUB dikerahkan untuk menjangkau sejumlah titik yang mengalami krisis air bersih.

Fokus Bantuan di Sumpiuh, Ajibarang, dan Gumelar

Wilayah prioritas pertama berada di Kecamatan Sumpiuh yang telah berulang kali mengalami kekeringan sejak 2023. Di wilayah tersebut, bantuan disalurkan ke lima desa, yakni Karanggedang, Kebokura, Kemiri, Kradenan, dan Nusadadi.

Sumber air berasal dari mata air milik Tuniyem, kader PC ‘Aisyiyah Sumpiuh di Desa Lebeng. Sumber tersebut menjadi salah satu titik penting penyediaan air selama musim kemarau.

Relawan MDMC Sumpiuh, Gustono, ditugasi mengatur distribusi agar bantuan tepat sasaran.

“Dalam situasi kekeringan, air bersih bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga supaya anak-anak bisa sekolah, mandi, dan mencuci seragam dengan layak,” katanya.

Jaringan bantuan Muhammadiyah kemudian diperluas ke Kecamatan Ajibarang, meliputi Desa Jingkang, Grumbul Kalisari, dan Grumbul Karangnangka. Bantuan juga menjangkau Kecamatan Gumelar, yakni Desa Samudera, Samudera Kulon, dan Telaga. Di Gumelar, sebanyak 1.000 liter air bersih disalurkan melalui Camat Gumelar.

Gerakan Beramal Baik sebagai Penggerak, Muhammadiyah Perkuat Jaringan

Ketua PDPM Banyumas, Subhan Purno Aji, menegaskan peran masing-masing lembaga dalam penanganan krisis air bersih tersebut.

“Gerakan Beramal Baik menjadi penggerak utama dalam penggalangan dana dan logistik. Kami dari ortom Muhammadiyah menguatkan jaringan di lapangan, memetakan titik, dan mengawal distribusi. Ini kerja bersama, bukan kerja satu lembaga,” ujarnya.

Pernyataan tersebut diamini warga penerima manfaat. Badriyah, warga Sumpiuh, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih.

“Alhamdulillah ada bantuan. Cucu saya kelas 3 SD jadi bisa mandi dan berangkat sekolah dengan bersih. Kalau tidak ada tangki ini, kami bingung,” ujarnya.

Bagi warga, setiap jeriken air yang datang membawa harapan. Aktivitas rumah tangga, kesehatan, dan pendidikan anak dapat tetap berjalan meski musim kemarau belum berakhir.

Komitmen Berkelanjutan

Subhan memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan.

“Insya Allah kami akan terus hadir. Selama masih ada warga yang membutuhkan air bersih, Gerakan Beramal Baik, PDPM, dan MDMC Banyumas tidak akan berhenti bergerak,” tegasnya.

Jaringan Kemanusiaan yang Terus Mengalir

Kiprah Gerakan Beramal Baik sebagai penggerak utama, ditopang penguatan jaringan Muhammadiyah di Banyumas, menunjukkan model kolaborasi dalam penanganan krisis kekeringan. Mulai dari pemetaan wilayah, penggalangan dana, penyediaan sumber air, distribusi, hingga pemantauan dilakukan secara bersama-sama.

Dari Sumpiuh, Ajibarang, hingga Gumelar, jaringan kemanusiaan terus bergerak menjangkau warga terdampak. Selama hujan belum turun, ikhtiar menghadirkan air bersih menjadi mata air harapan bagi masyarakat Banyumas.

Kontributor: Tarqum Aziz
Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Garda Terdepan Keadilan yang Tak Boleh Diam

    Mahasiswa Garda Terdepan Keadilan yang Tak Boleh Diam

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Fachrurrazi (Kabid HPKP PC IMM Pekalongan) Ketika langit siang Pekalongan memanas, bukan hanya karena sinar matahari yang terik, tapi pula bara kepedulian menyala dari puluhan mahasiswa yang berhimpun di depan gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada Senin, 8 September 2025. Mereka bukan datang dengan maksud kericuhan namun membawa suara rakyat, mengusung tuntutan keadilan, transparansi, dan kemanusiaan. […]

  • MAJELIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH LAMPUNG DATANG MENYAPA PESISIR BARAT DAN LAMPUNG BARAT UPAYA SELARASKAN PROGRAM

    MAJELIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH LAMPUNG DATANG MENYAPA PESISIR BARAT DAN LAMPUNG BARAT UPAYA SELARASKAN PROGRAM

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 247
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Kegiatan Datang Menyapa (DAMEN) Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung telah dilakukan pekan lalu pada tanggal 10 dan 11 Agustus 2024 di Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Lampung Barat guna menyampaikan program bidang nelayan dan kelautan, program Bidang 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) berkolaborasi dengan program Jaringan Nelayan Muhammadiyah (JALAMU), […]

  • PELANTIKAN PIMPINAN RANTING IPM PPTQ AHMAD DAHLAN PONOROGO PERIODE 2025-2026 BERLANGSUNG HIKMAT

    PELANTIKAN PIMPINAN RANTING IPM PPTQ AHMAD DAHLAN PONOROGO PERIODE 2025-2026 BERLANGSUNG HIKMAT

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 109
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo — Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Ahmad Dahlan Ponorogo sukses menggelar pelantikan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung khidmat di aula utama pesantren dengan dihadiri oleh para santri, pengurus, dan pembina pesantren. (5/1/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran organisasi IPM sebagai wadah kaderisasi pelajar yang […]

  • PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.262
    • 0Komentar

    Oleh : Naufal Febrian* Pada hakikatnya, korupsi adalah “benalu social” yang merusak struktur pemerintah, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan pada umumnya. Dalam praktiknya, korupsi sangat sukar bahkan hampir tidak mungkin diberantas, oleh karena sangat sulit memberikan pembuktian-pembuktian yang eksak. Di samping itu sangat sulit mendeteksinya dengan dasar-dasar hukum yang pasti. Namun […]

  • Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan — Dua penulis muda, Fathan Faris Saputro dan Risma Dewi, menerbitkan sebuah buku kolaboratif berjudul Tangis Sunyi Palestina. Buku ini hadir sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus solidaritas kemanusiaan terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih berlangsung. Dalam karya tersebut, keduanya tidak hanya menyajikan narasi-narasi emosional, tetapi juga mengetengahkan kontemplasi sejarah, nilai-nilai iman, […]

  • Ketua LDK PWM Sumsel: Akademi Dai Digital Muhammadiyah Siapkan Generasi Dai Cakap Teknologi

    Ketua LDK PWM Sumsel: Akademi Dai Digital Muhammadiyah Siapkan Generasi Dai Cakap Teknologi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan, Hazmin, M.Pd, menegaskan bahwa Akademi Dai Digital Muhammadiyah merupakan ikhtiar Muhammadiyah untuk menyiapkan generasi dai yang tidak hanya fasih dalam ilmu agama, tetapi juga cakap menggunakan teknologi dan media sosial. Hal tersebut ia sampaikan dalam pembukaan ADD Muhammadiyah Batch 3 di Balai […]

expand_less