Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Guru Besar UMS Tawarkan Inovasi Teknologi IoT dan Instrumentasi Elektronik Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Guru Besar UMS Tawarkan Inovasi Teknologi IoT dan Instrumentasi Elektronik Dukung Pembangunan Berkelanjutan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperkuat riset akademik dan mewujudkan tercapainya tujuan program keberlanjutan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai institusi pendidikan kembali mengukuhkan lima guru besar dalam berbagai lintas disiplin keilmuan. Pengukuhan ini berupaya memberikan pencapain akademik serta solusi jangka panjang berbasis keilmuan yang menjawab kebutuhan lingkungan masyarakat.

Prof. Heru Supriyono, ST, MSc, PhD., Guru Besar Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dalam Jumpa Pers Senin (19/1). Kepada rekan media ia memaparkan mengenai “Aplikasi Teknologi Instrumentasi dan Kendali untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”. Heru menyoroti transformasi sistem digital berbasis prosesor yang mampu mengolah sinyal listrik dari berbagai sensor.

Dalam paparannya, Heru menjelaskan bahwa instrumentasi dan kendali elektronik yang terintegrasi dengan teknologi IoT berdampak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada asta cita ke-4 dan ke-5 dalam memperkuat pembangunan bidang sains dan teknologi, serta melanjutkan hilirisasi dan meningkatkan industrialisasi di Indonesia.

“Secara umum instrumentasi elektronik itu didefinisikan sebagai gabungan dari komponen elektronika yang disusun dari sebuah rangkaian atau sistem yang bekerja bersama-sama untuk mengolah sinyal listrik,” jelasnya kepada publik.

Penggunaan teknologi IoT, Heru menambahkan, bermanfaat dalam otomatisasi proses industri dengan meningkatkan efektivitas pada pekerjaan yang memerlukan tindakan repetitif atau pengendalian secara jarak jauh terkait pemantauan dan pengendalian lingkungan.

“Sedangkan kalau kita menggunakan instrumentasi elektronik tidak ada capek secara fisik, tidak ada capek secara psikologis,” ungkap Heru.

Prof. Heru Supriyono, ST, MSc, PhD., (tengah) Memaparkan Hasil Penelitiannya Mengenai Instrumentasi dan Kendali Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Menariknya, dengan meluasnya jangkauan implementasi dalam pemantauan dan pengendalian, inovasi solutif ini dapat meminimalisir risiko bagi pengguna ketika mengidentifikasi suatu wilayah yang membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan.

Selain itu, sistem ini terbukti efektif meningkatkan pemantauan dengan keunggulan mampu merekam keseluruhan unsur hasil identifikasi dalam sebuah penyimpan data (pusat data) secara berkelanjutan sehingga dapat digunakan untuk proses penelitian selanjutnya.

Dalam pengembangan instrumentasi dan kendali, Heru akan menambah pada teknologi pendukung yang melibatkan sensor, prosesor yang kecil dan hemat daya namun mampu melakukan komunikasi kompleks, serta modul komunikasi data wireless.

Heru menegaskan bahwa penguasaan terhadap teknologi ini akan mewujudkan kemandirian masyarakat dalam mengikuti perkembangan teknologi dan revolusi industri.

“Kemudian untuk membuat instrumentasi dan kendali ini meningkat produktivitasnya, efektivitasnya, dan efisiensi,” tegasnya.

Tantangan yang masih dihadapi, lanjutnya, dalam pengembangan instrumentasi dan kendali dengan teknologi IoT adalah diperlukannya teknologi pendukung (enabling technologies) diantaranya adalah teknologi sensor, teknologi prosesor dan komponen pendukung termasuk modul komunikasi data.

“Selain itu diperlukannya pemanenan energi untuk memberikan energi bagi sistem instrumentasi dan kendali yang diimplementasikan pada daerah yang terpencil (remote) yang jauh dari jaringan listrik atau untuk implementasi yang bergerak (mobile) yang tidak memungkinkan untuk selalu terhubung dengan sumber daya listrik dari jaringan listrik seperti PLN,” paparnya.

Selain dari sisi teknologi pendukung, tantangan berikutnya adalah bagaimana menggabungkan instrumentasi dan kendali, teknologi IoT dengan kecerdasan buatan (Artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas dan efisiensi.

Penguasaan terhadap teknologi di atas akan dapat mewujudkan kemandirian yang sangat mendukung otomatisasi proses yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan yang berkelanjutan mengikuti perkembangan teknologi dan revolusi indusri 4.0. (Roselia/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KHGT dan Spirit Islam Berkemajuan dalam Khutbah Sekretaris PWM Kaltim

    KHGT dan Spirit Islam Berkemajuan dalam Khutbah Sekretaris PWM Kaltim

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Khutbah Jumat yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, H. Amir Hady, di Masjid Ad Dakwah Samarinda, Jumat (6/2/2026), menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali manhaj tajdid Muhammadiyah dalam menyambut Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam khutbah bertema “Menyambut Ramadhan dengan Ilmu, Akhlak, dan Kedewasaan Beragama”, Amir Hady menegaskan bahwa Muhammadiyah memandang Ramadhan bukan sekadar […]

  • Soroti Perlindungan WNI di Luar Negeri, Tim Mahasiswa UMS Raih Juara II Policy Brief 2026

    Soroti Perlindungan WNI di Luar Negeri, Tim Mahasiswa UMS Raih Juara II Policy Brief 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Penguatan perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri membutuhkan dukungan regulasi dan integrasi data antarlembaga yang lebih kuat. Gagasan tersebut diangkat delegasi Kelompok Studi Penelitian dan Debat (KSPD) Verfassung Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui policy brief yang berhasil mengantarkan mereka meraih Juara II Policy […]

  • Akan Kau Bawa Kemana Hidupmu?

    Akan Kau Bawa Kemana Hidupmu?

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Oleh: Fathimah Khoirun Nisa “sebuah renungan di zaman penuh distraksi menuju akhirat” Adakalanya dalam hidup ini kita didatangkan dengan kekosongan, keheningan, dan tanda tanya tentang hidup ini, baik ketika dengan banyak orang, maupun hanya kita seorang, bahkan dalam kekosangan tersebut terkadang kita menanyakan pada diri sendiri “mau apa aku sebenanya”, “apa yang aku cari”, atau […]

  • Muchamad Arifin Tegaskan MLC Bukan Akhir, tapi Awal Dakwah

    Muchamad Arifin Tegaskan MLC Bukan Akhir, tapi Awal Dakwah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah meluncurkan Mualaf Learning Center (MLC) Muhammadiyah di RS Universitas Muhammadiyah Semarang, Sabtu (13/9). Peresmian dilakukan oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari tokoh Muhammadiyah, akademisi, aparat kepolisian, jajaran LDK se-Jawa Tengah, serta beberapa utusan […]

  • Analisei o Leon Casino com Diferentes Concorrentes: Resultados para Jogadores Portugueses

    Analisei o Leon Casino com Diferentes Concorrentes: Resultados para Jogadores Portugueses

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Selecionar um casino online em Portugal não é fácil https://leon-casino.org/pt-pt/. A oferta é imensa que a gente se sente perdido. Para tornar mais fácil a vida, resolvi usar numa plataforma que todos fala, o Leon Casino, e meter a competir com cinco rivais de destaque no nosso mercado: Betano, Casino Portugal (Solverde), 888 Casino, Nossa […]

  • Lama Tidak Berpraktik, Dokter Pram Menjalankan Tugas Sebagai Dai

    Lama Tidak Berpraktik, Dokter Pram Menjalankan Tugas Sebagai Dai

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang berlangsung pada 29–31 Januari 2026 di Semarang tidak hanya menjadi ajang konsolidasi dakwah komunitas, tetapi juga menampilkan kiprah para dai dengan latar belakang profesi yang beragam. Salah satunya adalah dr. Aristanto Prambudi, MARS., atau yang akrab disapa Dokter Pram. […]

expand_less