Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Guru Juga Berhak Sejahtera

Guru Juga Berhak Sejahtera

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID,- Beberapa waktu lalu, masyarakat sempat dihebohkan dengan pernyataan Menteri Agama yang menyebut, “kalau mencari uang jangan jadi guru, tapi jadilah pedagang.” Ucapan singkat itu langsung menimbulkan banyak reaksi, terutama dari kalangan pendidik. Bagi sebagian orang, kalimat tersebut terdengar seperti nasihat agar guru tidak semata-mata berorientasi pada materi. Namun bagi banyak guru, ucapan itu terasa menyakitkan, karena seolah-olah profesi guru identik dengan kemiskinan dan hanya sekadar pengabdian.

Sebagai seorang guru, saya memandang bahwa masalah ini tidak mungkin terjadi. Guru bukan sekedar pengabdi, tapi juga seorang profesional. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 dengan jelas menyatakan guru adalah profesi. Artinya, ada standar kompetensi, kode etik, dan tanggung jawab besar yang harus dipenuhi. Guru dituntut untuk selalu belajar, menguasai teknologi, memahami psikologi anak, bahkan ikut serta dalam pembangunan karakter bangsa. Jika semua itu dituntut dengan serius, wajar rasanya bila guru juga berharap mendapat penghargaan berupa kesejahteraan yang layak.

Di sisi lain, benar adanya bahwa menjadi guru tidak bisa hanya dipandang sebagai pekerjaan biasa. Ada ruh pengabdian yang menyertainya. Guru adalah teladan. Ki Hajar Dewantara pernah berpesan, “Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.” Seorang guru tidak hanya mengajar, tetapi menjadi panutan, penyemangat, dan pendorong bagi murid-muridnya. Namun, pengabdian tidak dapat dijadikan alasan untuk membiarkan guru hidup serba kekurangan. Serupa dengan kata Buya Hamka, “Kalau hidup hanya sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja hanya sekedar bekerja, kera juga bekerja.” Jadi, mengajar adalah kerja peradaban, yang menuntut profesionalitas sekaligus pengabdian.

Pernyataan yang menyuruh guru “jangan mencari uang” sebenarnya bisa menimbulkan stigma lama: bahwa guru memang harus rela miskin. Padahal, kesejahteraan guru adalah kunci utama bagi keberhasilan pendidikan. Bagaimana mungkin seorang guru bisa mendidik secara total jika ia masih harus memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan dasar keluarganya? Alih-alih mengingatkan guru untuk ikhlas berkorban, lebih baik negara menghadirkan kebijakan yang adil: memperhatikan nasib guru yang terhormat, memberikan izin dengan tepat, dan memberi penghargaan sesuai jerih payahnya.

Pada akhirnya, profesi guru memang memiliki dua sisi: profesi dan pengabdian. Tidak bisa dipisahkan, tidak bisa dipertentangkan. Sejahtera tidak mengurangi pengabdian, dan mengabdi tidak berarti menolak kesejahteraan. Justru, kesejahteraan yang layak akan menjadikan guru lebih tulus, lebih fokus, dan lebih mampu mendidik generasi penerus bangsa.

Pernyataan singkat seorang pejabat mungkin mudah terlontar, tetapi dampaknya bisa melukai hati banyak guru. Oleh karena itu, kita perlu memperbaiki cara pandang. Guru adalah tenaga profesional sekaligus pengabdi bangsa. Menghormati guru berarti menyejahterakan mereka, sebab tanpa guru yang sejahtera, mustahil kita melahirkan generasi yang unggul.

Penulis: Khosiyatika, M.Pd

Ketua Bidang IMMawati Jawa Tengah, dengan keseharian menjadi guru di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga

Editor : Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teks 'ECONOMIC IMPACT' berwarna putih di atas latar merah panjang, dikelilingi oleh berbagai grafik statistik digital dan peta dunia berwarna biru

    Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-Amerika-Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS), Prof. Muhammad Sholahuddin, SE, M.Si., Ph.D., CSBA. Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan Timur […]

  • Perkuat Pemberdayaan Desa Binaan, PK IMM Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS Gelar Kegiatan Buka Bersama

    Perkuat Pemberdayaan Desa Binaan, PK IMM Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS Gelar Kegiatan Buka Bersama

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 359
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Buka bersama adalah salah satu agenda yang sering dilaksanakan terkhusus di Bulan Ramadhan. Buka bersama telah menjadi tradisi sekaligus ajang untuk mempererat silaturahmi antar umat muslim di seluruh dunia. Tak ingin memutus tradisi, PK IMM Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS turut menggelar serangkaian kegiatan buka bersama di desa binaan, yakni di […]

  • 1win Casino and Sportsbook Bangladesh – How to Register & Start Betting

    1win Casino and Sportsbook Bangladesh – How to Register & Start Betting

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    1win Casino and Sportsbook Bangladesh – How to Register & Start Betting ▶️ PLAY Содержимое 1win Casino and Sportsbook Bangladesh – A Comprehensive Guide Getting Started with 1win in Bangladesh Registration Process: A Step-by-Step Guide How to Deposit and Start Betting at 1win Bangladesh Depositing Funds Starting Betting Are you ready to experience the thrill […]

  • Gandeng MPKSDI PPM, BPSDM UMS Resmi Buka Darul Arqam Pimpinan UMS

    Gandeng MPKSDI PPM, BPSDM UMS Resmi Buka Darul Arqam Pimpinan UMS

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 324
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhamamdiyah Surakarta (UMS) gandeng Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani Pimpinan Muhammadiyah resmi buka kegiatan Darul Arqam Pimpinan UMS. Kegiatan yang diikuti sejumlah 48 peserta itu diselenggarakan pada Senin, (15/01/2024) di Hotel Grand Johan, Yogyakarta. Pada pembukaan Darul Arqam Pimpinan UMS, Budi Murtiyasa menyampaikan bahwa […]

  • “Pelepasan Touring BikersMu Chapter Surabaya : Semangat Milad Muhammadiyah ke-113 Menggetarkan Jalanan Menuju Malang!”

    “Pelepasan Touring BikersMu Chapter Surabaya : Semangat Milad Muhammadiyah ke-113 Menggetarkan Jalanan Menuju Malang!”

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURABAYA – Pada tanggal 5 Oktober 2025 Dalam rangka Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Launching BikersMu Chapter Surabaya, para anggota BikersMu diberangkatkan dalam sebuah touring yang penuh semangat dan kebersamaan dari Gedung Dakwah Muhammadiyah PDM Surabaya menuju Taman Rekreasi Sengkaling Malang, pada Ahad pagi. Pelepasan para bikers dilakukan dengan penuh khidmat oleh Ketua Pimpinan Daerah […]

  • UMS Teguhkan Peran Dosen dan Tendik untuk Pengembangan AUM Muhammadiyah

    UMS Teguhkan Peran Dosen dan Tendik untuk Pengembangan AUM Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Workshop dan Pelatihan bertajuk “One Dosen – One Tendik – One AUM”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Ruang Seminar Lantai 7, Gedung Induk Siti Walidah UMS. Diikuti oleh segenap dosen dan tenaga kependidikan (tendik) […]

expand_less