Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Bach: Kader Diaspora adalah Duta dan Jembatan Peradaban Muhammadiyah

Gus Bach: Kader Diaspora adalah Duta dan Jembatan Peradaban Muhammadiyah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menutup kegiatan Coaching Instruktur Pendamping Perkaderan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) wilayah “Asia Pasifik dan Mediterania” (Maroko, Libya, Thailand, dan Mesir) pada Kamis (4/7). Acara yang berlangsung secara daring melalui _zoom meeting_ ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan gerak dakwah kader Muhammadiyah di dalam dan luar negeri.

Dalam amanat penutupnya, Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pengurus MPKSDI dan para kader di luar negeri. Ia menekankan bahwa kader merupakan pilar krusial persyarikatan yang memiliki peran ganda: ke bawah merangkul jemaah dan anggota, serta ke atas menjadi aktivis dan pimpinan Muhammadiyah-‘Aisyiyah.

“Di mana pun dan kapan pun, kader harus siap sedia berkhidmat untuk memajukan gerak dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam, sehingga tercipta masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” ujar Bachtiar.

Bachtiar menggarisbawahi dua peran utama yang diemban oleh kader-kader Muhammadiyah yang berada di mancanegara. Pertama, mereka adalah duta sekaligus _striker_ (penyerang produktif) dakwah Muhammadiyah. Tugasnya adalah mengenalkan, menyebarkan, dan melakukan penetrasi wawasan Islam berkemajuan yang maju, modern, moderat, dan penuh rahmat agar dapat diadopsi oleh masyarakat dunia.

Kedua, kader luar negeri berfungsi sebagai jembatan peradaban.

“Kalian adalah jembatan yang menghubungkan Muhammadiyah di Indonesia dengan dinamika di mancanegara, baik dengan sesama muslim maupun lintas iman, untuk bersinergi membangun peradaban yang lebih baik,” tambahnya.

Melalui kegiatan pengkaderan ini, MPKSDI berharap visi, idealisme, dan cita-cita gerakan Muhammadiyah dapat ditransmisikan secara utuh. Dengan demikian, jurang perbedaan cara pandang maupun kultur organisasi antara domestik dan internasional dapat semakin menipis.

Bachtiar juga mengaku sangat bangga dan salut kepada para kader—baik yang sedang menempuh studi, diaspora, maupun pekerja migran—karena di tengah kesibukan _tafakkur fiddin_ (menuntut ilmu), mereka tetap meluangkan waktu dan ruang untuk mengurus persyarikatan. Ia menyebut mereka sebagai _the chosen people_ (orang-orang terpilih) dan _khairu ummah_ (umat terbaik) yang konsisten bermuhammadiyah dalam kondisi lapang maupun sempit.

Menatap masa depan, Bachtiar optimis bahwa dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, sekembalinya para kader ini ke tanah air, mereka akan menjadi pemimpin yang siap menghebatkan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dengan modal wawasan luas serta jejaring global (_global engagement_) yang kuat.

Di akhir amanatnya, ia mendoakan kelancaran bagi studi dan aktivitas para kader di luar negeri serta melempar wacana untuk mengadakan pertemuan besar.

“Mudah-mudahan suatu saat kita bisa berjumpa. Jika tidak, nanti kita berkumpul dan mengadakan kopi darat kader Muhammadiyah sealam semesta pada Muktamar Muhammadiyah tahun 2027 di Medan,” pungkasnya.

Kontribtor: Assalimi

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakercamp HW UMS 2026: Menyusun Arah, Mengikat Kafilah

    Rakercamp HW UMS 2026: Menyusun Arah, Mengikat Kafilah

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOYOLALI — Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) menyelenggarakan Rakercamp (Rapat Kerja and Camp) pada 21–22 Januari 2026 bertempat di Rumah Honai, Waduk Cengklik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan HW UMS periode 2026 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah gerak organisasi selama satu periode kepemimpinan ke depan. Mengusung tema “Menyusun Arah, Mengikat […]

  • Terima Kunjungan Hawasi UII, Ketua MPQ UMS: Kokohkan Ukhuwah dan Sinergi Dakwah

    Terima Kunjungan Hawasi UII, Ketua MPQ UMS: Kokohkan Ukhuwah dan Sinergi Dakwah

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Mahasiswa Pencinta Al-Qur’an Universitas Muhammadiyah Surakarta (MPQ UMS) menyambut kunjungan studi banding dari Himpunan Hafizh Hafizhah Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (Hawasi UII). Delegasi Hawasi UII diterima di Ruang Seminar, Gedung Induk Siti Walidah, UMS, Minggu (13/7). Sekretaris Departemen Media dan Komunikasi MPQ UMS Hade Qonita mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Mengokohkan Ukhuwah, […]

  • Kesulitan dan Musibah Hasil dari Dosa dan Maksiat

    Kesulitan dan Musibah Hasil dari Dosa dan Maksiat

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 4.761
    • 0Komentar

    Oleh: Sabilla Qurratu Aini* Ketika musibah dan bencana datang menghampiri, kadang yang dijadikan kambing hitam adalah alam, artinya alam itu murka. Ketika sakit datang, yang disalahkan pula konsumsi makanan, kurang olaharga dan seterusnya. Ketika kita terdzholimi oleh orang lain kadang yang jadi sasaran untuk disalahkan pertama adalah tingkah orang bahkan langsung mencela sikap dan sifatnya. […]

  • Dosen UMS Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus

    Dosen UMS Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Konsistensi, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan besar menjadi benang merah perjalanan hidup Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or. Sosok kader Muhammadiyah ini menapaki jalan panjang dari arena pencak silat hingga ruang akademik sebagai dosen sekaligus perintis Program Studi Pendidikan Jasmani di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Nur Subekti dikenal sebagai mantan atlet pencak […]

  • SUMU Fasilitasi Pengusaha Muhammadiyah Bukukan Kisah Bisnis Lewat Antologi Inspiratif

    SUMU Fasilitasi Pengusaha Muhammadiyah Bukukan Kisah Bisnis Lewat Antologi Inspiratif

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA (19/2/26) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) mengajak para pengusaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia untuk mengabadikan perjalanan bisnis mereka dalam buku bertajuk Inspirasi Pengusaha Berkemajuan. Program ini menjadi upaya menghadirkan kisah-kisah perjuangan dan nilai kewirausahaan sebagai sumber inspirasi sekaligus penguatan ekosistem ekonomi Muhammadiyah. Buku tersebut akan diterbitkan oleh Suara Muhammadiyah, penerbit resmi milik Pimpinan […]

  • BEM Berdampak UMS Resmi Luncurkan Program Sewu Santun, Dorong Edukasi Bencana, Cegah Stunting, dan Perkuat UMKM Lokal

    BEM Berdampak UMS Resmi Luncurkan Program Sewu Santun, Dorong Edukasi Bencana, Cegah Stunting, dan Perkuat UMKM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – BEM Berdampak Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Sewu Santun, sebuah program kolaboratif berbasis pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan edukasi mitigasi bencana, pencegahan stunting, serta penguatan UMKM lokal berbasis kearifan sejarah Kampung Sewu, Kota Surakarta. Peluncuran program ini menjadi implementasi nyata dari skema BEM Berdampak yang menekankan peran […]

expand_less