Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukum Kewajiban Suami Memberi Nafkah kepada Istri

Hukum Kewajiban Suami Memberi Nafkah kepada Istri

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Kajian Tarjih Online dengan menghadirkan Yayuli, S.Ag., M.P.I., Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS. Kajian tarjih kali ini secara spesifik membahas permasalahan berkenaan dengan hubungan suami-istri dalam perihal kebutuhan ekonomi.

Pembahasan Kajian Tarjih kali ini berangkat dari permasalahan yang diajukan salah satu anggota Muhammadiyah kepada Majelis Tarjih dan Tajdid, tentang “Suami Tidak Menafkahi Istri Meskipun Istri Ridho”.

Dalam norma-norma Islam, suami wajib memenuhi segala kebutuhan dan tanggungjawab keluarga terutama dalam perihal nafkah. Yayuli mendefinisikan makna nafkah secara luas.

“Makna nafkah tidak cukup pada segi finansial, namun lebih dari itu ada yang namanya nafkah batin yang mencangkup aspek emosional dan psikologis”, paparnya, Selasa (13/1)

Menurut Yayuli, Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) merespon permasalahan tersebut berpedoman pada Komplikasi Hukum Islam (KHI) perihal pernikahan, pada pasal 80 ayat 4,5,dan 6 menyatakan bahwa suami wajib memberi nafkah pada istri sesuai dengan kemampuan dan keadaan kebiasaan masyarakat .

Dalam konteks keluarga, Istri mempunyai hak bersifat finansial dan non-finansial, finansial berupa mahar dan nafkah. Maka, menurut Yayuli suami harus bisa memberikan mahar yang bersifat ekonomis

“Calon suami ketika melamar selayaknya memberikan mahar bernilai ekonomis, hal ini sesuai dengan ajaran nabi, yang kala itu memberikan mahar berupa unta dan dirham” jelasnya.

Yayuli mempertegas bahwa seorang suami yang tidak memberikan nafkah merupakan perbuatan dosa, sesuai dengan sabda Rasulullah “ كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْماً أَنْ يَحْبِسَ عَمَّنْ يَمْلِكُ قُوتَهُ” yang artinya seseorang telah dianggap berdosa jika menahan makan (nafkah dan sebagainya) pihak yang menjadi tanggungannya. Namun, apabila istri ridho terhadap suami yang tidak menafkahi, maka terindikasi sebagai nikah misyar.

“Nikah misyar adalah akad nikah yang secara rukun dan syaratnya sah, baik ijab qabul, wali, saksi, dan mahar terpenuhi. Namun istri secara sukarela melepaskan sebagian haknya” papar Yayuli ketika mendefinisikan nikah misyar.

Yayuli lalu menerangkan, Majelis Tarjih mempunyai dua pandangan terhadap nikah misyar. Pertama dari segi hukum dan syarat terpenuhi, lalu kedua dari sisi tujuan dan nilai pernikahan. Majelis Tarjih tidak merekomendasikan nikah misyar karena nikah misyar tidak sejalan dengan tujuan nikah, yaitu membagun keluarga sakinah, sedangkan nikah misyar berpotensi menimbulkan masalah atau kerusakan dalam diri wanita.

“Nikah misyar berpotensi menimbulkan eksploitasi terhadap perempuan dan bertentangan dengan keadilan dan kesetaraan dalam kehidupan berkeluarga. Maka, MTT memberikan fatwa Makruh, karena tidak maslahat dan tidak sejalan dengan ideal pernikahan dalam Islam,” tegasnya.

Menutup kajian kali ini, Yayuli mempertegas bahwa kewajiban suami memberikan nafkah merupakan ibadah yang telah ditetapkan Allah SWT.

“Kewajiban memberikan nafkah tidak hanya dilatarbelakangi kewajiban suami kepada sang istri, tetapi, merupakan ibadah yang ditetapkan oleh Allah kepada suami,” tutupnya. (Affiq/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Kuliah Umum, Pendidikan Jasmani UMS Dorong Kontribusi pada SDGs

    Gelar Kuliah Umum, Pendidikan Jasmani UMS Dorong Kontribusi pada SDGs

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai negara yang ikut meratifikasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sudah seyogyanya Indonesia memfokuskan pendidikannya pada pemenuhan target SDGs. Tak terkecuali bidang keilmuan pendidikan jasmani. Ihwal itu mengemuka dalam kuliah umum internasional yang digelar Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berlangsung di Ruang Seminar Pascasarjana UMS, Rabu (4/6). Kegiatan yang […]

  • PCM Bulakamba Brebes Hadirkan Pengasuh PPM MBS Bumiayu Sabagai Pengisi Kajian Ahad Pagi di Masjid Iqro Kluwut

    PCM Bulakamba Brebes Hadirkan Pengasuh PPM MBS Bumiayu Sabagai Pengisi Kajian Ahad Pagi di Masjid Iqro Kluwut

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 253
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – PCM Bulakamba hadirkan Pengasuh Pesantren Modern MBS Bumiayu untuk mengisi Kajian Ahad Pagi di Masjid Iqro Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Brebes, Ahad (16 Robi’ul Akhir 1445 H/31/10/2023 M). Ustadz Muhammad Utsman Arif Fatka, Lc, M.Pd berangkat menuju Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba pukul 04.30 WIB bersama dengan Tim Safari Dakwah MBS Bumiayu yang […]

  • Angkatan Muda Muhammadiyah Kutai Timur Bagikan Ratusan Masker dan Takjil

    Angkatan Muda Muhammadiyah Kutai Timur Bagikan Ratusan Masker dan Takjil

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 999
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Timur – Dalam rangka membantu Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19, PC. IMM dan PD. IPM Kutai Timur bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan untuk membagikan ratusan masker dan paket takjil kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 (18/05). Sebagai daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Sangatta Utara menjadi zona merah […]

  • Pondok Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo, Gelar Wisuda Sekolah Imam Angkatan Pertama

    Pondok Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo, Gelar Wisuda Sekolah Imam Angkatan Pertama

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 285
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah acara Wisuda Sekolah Imam. Acara wisuda angkatan pertama tersebut resmi diselenggrakan pada Jumat malam. (23/2/2024). Sekolah Imam ini merupakan ikhtiar Mahad Aly Tahfidz Dai Mandiri Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo untuk memperbaiki dan menyambut bulan Ramadan supaya Imam-imam Masjid melakukan […]

  • Serah Terima Kepengurusan ASKUI 2025-2027, Usung Semangat “One For All, All For One”

    Serah Terima Kepengurusan ASKUI 2025-2027, Usung Semangat “One For All, All For One”

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KARANGANYAR – Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) resmi melaksanakan serah terima kepengurusan dalam rangkaian Annual Meeting ASKUI PTMA 2025 yang digelar di Hotel Alana pada Selasa (21/10). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan periode sebelumnya dan dimulainya masa kerja pengurus baru periode 2025–2027. Kepala ASKUI periode 2023-2025, Condro […]

  • Pengukuhan Peserta Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman UMS

    Pengukuhan Peserta Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman UMS

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta 17 Mei 2025 — Hizbul Wathan (HW) Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur pada tanggal 10–17 Mei 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta, terdiri dari 19 peserta Diklat Lanjutan dan 19 peserta Diklat Instruktur, yang berasal dari kader-kader terbaik HW UMS. Acara […]

expand_less