Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ilmu menjadi dasar utama dalam membangun iman, karakter, dan peradaban. Tanpa ilmu, manusia tidak akan mengenal siapa Tuhannya, dan tidak akan mampu membedakan kebenaran dari kebatilan. Penegasan itu disampaikan oleh Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., dalam Kajian Tafsir Surat Al-Qalam ayat 17–28. Menurutnya, ilmu harus mengantarkan manusia pada pengakuan terhadap kekuasaan Allah dan menjauhkan dari kesombongan serta kezaliman.

Dalam pemaparannya, dosen Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir (IQT), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengangkat kisah pemilik kebun dalam surat tersebut sebagai cerminan nyata dari manusia yang kufur nikmat. Mereka merencanakan untuk memanen hasil kebun di pagi buta, tanpa memberikan hak kaum fakir miskin dan lupa menyebut “Insya Allah”. Akibatnya, kebun yang semula penuh hasil itu hangus terbakar hingga tidak tersisa sedikit pun untuk dipanen.

“Ini bentuk ujian dan teguran dari Allah kepada orang-orang yang enggan bersyukur,” jelasnya saat ditemui pada Jumat (20/6).

Kisah ini, menurut Ainur, sekaligus menjadi permisalan bagi kaum Quraisy. Meskipun telah mendapatkan nikmat besar berupa diutusnya Nabi Muhammad SAW dari kalangan mereka sendiri, namun mereka justru menolak dan bersikap angkuh. Padahal, jika mereka menerima risalah kenabian, hal itu menjadi kemuliaan bagi bangsa dan bahasa mereka.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa harta yang tidak dibersihkan melalui zakat atau sedekah akan mendatangkan kesempitan. Sementara orang-orang yang bersyukur dan gemar berbagi, hartanya akan diberkahi oleh Allah. Ia juga mengingatkan bahwa kejahatan kolektif, meskipun sistemik dan masif, akan hancur jika berhadapan dengan kebenaran dan keadilan.

“Orang yang menghalangi rezeki orang lain, sebenarnya sedang menutup jalan rezekinya sendiri,” katanya.

Kajian ini merupakan bagian dari program rutin Kajian Tarjih yang diselenggarakan oleh Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang telah terlaksana pada Kamis (19/6), secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh Dosen, Tenaga Kependidikan, serta sivitas akademika UMS.

Dalam kesempatan itu, Ainur menegaskan pentingnya mengucapkan “Insya Allah” dan “Alhamdulillah” bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk adab dan pengakuan akan kehendak Allah.

“Insya Allah adalah bentuk izin kita kepada Allah atas segala rencana. Tanpa izin-Nya, tak ada satu pun hal yang bisa kita wujudkan,” jelasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya peran ulama dalam pembangunan peradaban. Tokoh-tokoh besar Islam seperti Harun Ar-Rasyid, Nuruddin Zanki, dan Shalahuddin Al-Ayyubi mampu membangun peradaban karena dekat dengan ulama dan menjadikan ilmu sebagai dasar kebijakan.

“Pemimpin besar lahir dari pemahaman agama dan bimbingan ulama,” ungkapnya.

Melalui kajian ini, peserta diajak merenungi pentingnya kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan. Harta hanyalah titipan, dan sebaik-baik hamba adalah mereka yang memelihara amanah itu dengan cara yang diridhai Allah. (Yusuf/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Mantap Menuju Standar Nasional lewat Akreditasi LP2PPM

    Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Mantap Menuju Standar Nasional lewat Akreditasi LP2PPM

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Pondok Pesantren Al Mujahidin Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi menjalani proses akreditasi oleh Lembaga Pengembangan Pesantren, Pendidikan, dan Majelis (LP2PPM). Proses ini menjadi bagian dari program akreditasi gelombang pertama yang diikuti oleh 9 dari total 444 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pesantren di seluruh Indonesia. Langkah akreditasi ini menjadi upaya nyata pesantren dalam memastikan […]

  • Kemendiktisaintek Dorong PTMA Perkuat Ekosistem Riset dan Internasionalisasi Kampus

    Kemendiktisaintek Dorong PTMA Perkuat Ekosistem Riset dan Internasionalisasi Kampus

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia di kancah global menjadi sorotan dalam forum pertemuan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek), Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., menegaskan bahwa internasionalisasi bukan semata tentang peringkat dunia, melainkan tentang membangun ekosistem riset dan […]

  • UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan melalui Pengabdian Internasional

    UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan melalui Pengabdian Internasional

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Fika
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Muslim Student Association di Taiwan”. Program ini mengintegrasikan penguatan ekonomi, kesehatan fisik dan mental, kepemimpinan Islami, serta kelembagaan komunitas untuk mendukung kemandirian mahasiswa Muslim di lingkungan internasional. […]

  • Pakar Dunia Ungkap Pentingnya Integrasi Agama dalam Penanganan Depresi di UMS

    Pakar Dunia Ungkap Pentingnya Integrasi Agama dalam Penanganan Depresi di UMS

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Depresi saat ini menjadi penyebab utama disabilitas global, sehingga intervensi dini menjadi prioritas dalam kebijakan kesehatan internasional. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Ghazala Mir dari Nuffield Centre for International Health and Development University of Leeds yang menyoroti tingginya angka depresi pada populasi Muslim, khususnya di Inggris, Pakistan, dan Indonesia. Ia menyampaikan […]

  • UAD AKAN ADAKAN SHALAT IDUL FITRI DI LAPANGAN BOLA

    UAD AKAN ADAKAN SHALAT IDUL FITRI DI LAPANGAN BOLA

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi terlewati baik kemuliaan dan keutamaannya. Hari raya ini menjadi sebuah kenikmatan bagi umat Islam yang tidak dapat diukur dengan suatu apapun. Kebahagiaan bertemu dengan Ramadhan tahun 1445 H ini termasuk nanti bertemu dengan hari raya idul fitri, dan semua itu karena kehendak Allah SWT. Hari raya […]

  • Ketua LPP PWM Jawa Tengah menjadi Narasumber Talkshow Hari Kesehatan Nasional ke-59 di JCC Senayan

    Ketua LPP PWM Jawa Tengah menjadi Narasumber Talkshow Hari Kesehatan Nasional ke-59 di JCC Senayan

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 376
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Even tahunan kementrian Kesehatan yakni Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun ini adalah yang ke-59. Acara tersebut merupakan puncak kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan pada tanggal 9-11 November 2023 (25-27 Robiul Akhir 1445 H/10/11/2023 M). Hari Kesehatan Nasional tahun ini dibuka oleh Wakil Presiden RI […]

expand_less