Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ilmu menjadi dasar utama dalam membangun iman, karakter, dan peradaban. Tanpa ilmu, manusia tidak akan mengenal siapa Tuhannya, dan tidak akan mampu membedakan kebenaran dari kebatilan. Penegasan itu disampaikan oleh Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., dalam Kajian Tafsir Surat Al-Qalam ayat 17–28. Menurutnya, ilmu harus mengantarkan manusia pada pengakuan terhadap kekuasaan Allah dan menjauhkan dari kesombongan serta kezaliman.

Dalam pemaparannya, dosen Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir (IQT), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengangkat kisah pemilik kebun dalam surat tersebut sebagai cerminan nyata dari manusia yang kufur nikmat. Mereka merencanakan untuk memanen hasil kebun di pagi buta, tanpa memberikan hak kaum fakir miskin dan lupa menyebut “Insya Allah”. Akibatnya, kebun yang semula penuh hasil itu hangus terbakar hingga tidak tersisa sedikit pun untuk dipanen.

“Ini bentuk ujian dan teguran dari Allah kepada orang-orang yang enggan bersyukur,” jelasnya saat ditemui pada Jumat (20/6).

Kisah ini, menurut Ainur, sekaligus menjadi permisalan bagi kaum Quraisy. Meskipun telah mendapatkan nikmat besar berupa diutusnya Nabi Muhammad SAW dari kalangan mereka sendiri, namun mereka justru menolak dan bersikap angkuh. Padahal, jika mereka menerima risalah kenabian, hal itu menjadi kemuliaan bagi bangsa dan bahasa mereka.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa harta yang tidak dibersihkan melalui zakat atau sedekah akan mendatangkan kesempitan. Sementara orang-orang yang bersyukur dan gemar berbagi, hartanya akan diberkahi oleh Allah. Ia juga mengingatkan bahwa kejahatan kolektif, meskipun sistemik dan masif, akan hancur jika berhadapan dengan kebenaran dan keadilan.

“Orang yang menghalangi rezeki orang lain, sebenarnya sedang menutup jalan rezekinya sendiri,” katanya.

Kajian ini merupakan bagian dari program rutin Kajian Tarjih yang diselenggarakan oleh Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang telah terlaksana pada Kamis (19/6), secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh Dosen, Tenaga Kependidikan, serta sivitas akademika UMS.

Dalam kesempatan itu, Ainur menegaskan pentingnya mengucapkan “Insya Allah” dan “Alhamdulillah” bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk adab dan pengakuan akan kehendak Allah.

“Insya Allah adalah bentuk izin kita kepada Allah atas segala rencana. Tanpa izin-Nya, tak ada satu pun hal yang bisa kita wujudkan,” jelasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya peran ulama dalam pembangunan peradaban. Tokoh-tokoh besar Islam seperti Harun Ar-Rasyid, Nuruddin Zanki, dan Shalahuddin Al-Ayyubi mampu membangun peradaban karena dekat dengan ulama dan menjadikan ilmu sebagai dasar kebijakan.

“Pemimpin besar lahir dari pemahaman agama dan bimbingan ulama,” ungkapnya.

Melalui kajian ini, peserta diajak merenungi pentingnya kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan. Harta hanyalah titipan, dan sebaik-baik hamba adalah mereka yang memelihara amanah itu dengan cara yang diridhai Allah. (Yusuf/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramah Tamah Alumni PUTM Bersama BPH dan Mudir Baru Bahas Arah Internasionalisasi dan Penguatan Kurikulum

    Ramah Tamah Alumni PUTM Bersama BPH dan Mudir Baru Bahas Arah Internasionalisasi dan Penguatan Kurikulum

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Forum Alumni Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) menggelar kegiatan ramah tamah bersama Badan Pembina Harian (BPH) dan Mudir PUTM terbaru secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin malam, 6 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim antaralumni, thalabah pengabdian, pimpinan, serta menyatukan visi besar pengembangan PUTM ke depan. Hadir […]

  • Muh Isra Bil Ali Dilantik Jadi Dekan Termuda se-Jawa Tengah di ITB AAS Indonesia

    Muh Isra Bil Ali Dilantik Jadi Dekan Termuda se-Jawa Tengah di ITB AAS Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo — Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia (ITB AAS Indonesia) mencatat sejarah baru dengan melantik Muh Isra Bil Ali, S.H., M.H. sebagai Dekan Fakultas Hukum. Pelantikan resmi berlaku sejak 11 Juli 2025 hingga 26 Februari 2028. Yang membuat momen ini istimewa, Muh Isra yang lahir pada 8 Desember 1995, resmi menyandang gelar Dekan Termuda […]

  • LAZISMU Lampung Salurkan Program Sedekah Al-Quran dan Rendangmu, Perkuat Dakwah di Pelosok Tulang Bawang

    LAZISMU Lampung Salurkan Program Sedekah Al-Quran dan Rendangmu, Perkuat Dakwah di Pelosok Tulang Bawang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulang Bawang – Dari lintasan pelosok yang terjal hingga mengarungi sungai melalui penyebrangan Hasan Bulan, Muhammadiyah Lampung bersama LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah) Wilayah Lampung hadir melewati pedalaman Provinsi Lampung salurkan Program Sedekah Al-Quran Untuk Pelosok Negeri Tahun 2025 yang merupakan amanah dari Gramedia. Bersamaan dengan itu LAZISMU Lampung juga menyampaikan […]

  • PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.285
    • 0Komentar

    Oleh : Naufal Febrian* Pada hakikatnya, korupsi adalah “benalu social” yang merusak struktur pemerintah, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan pada umumnya. Dalam praktiknya, korupsi sangat sukar bahkan hampir tidak mungkin diberantas, oleh karena sangat sulit memberikan pembuktian-pembuktian yang eksak. Di samping itu sangat sulit mendeteksinya dengan dasar-dasar hukum yang pasti. Namun […]

  • Menghidupkan Semangat Muhammadiyah Lewat Layar: KKN MAS Kelompok 27 Kenalkan Tokoh Perjuangan Buya Hamka

    Menghidupkan Semangat Muhammadiyah Lewat Layar: KKN MAS Kelompok 27 Kenalkan Tokoh Perjuangan Buya Hamka

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, RIAU – Dalam rangka menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan tokoh-tokoh perjuangan Muhammadiyah, KKN MAS Kelompok 27 melaksanakan kegiatan nonton bareng film edukatif di MTS Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan di bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang dirancang untuk memperkenalkan sosok inspiratif Buya Hamka kepada para siswa. Film yang diputar, Buya […]

  • Simposium Keilmuan BEM FAI dan Geografi UMS, Bahas Tuntas Perubahan Iklim

    Simposium Keilmuan BEM FAI dan Geografi UMS, Bahas Tuntas Perubahan Iklim

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pengaruh iklim telah menjadi isu global yang mendesak, membutuhkan tindakan kolektif untuk mengatasinya. Untuk menggali lebih dalam pemahaman akan implikasi yang dihadapi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan BEM Fakultas Agama Islam (FAI) UMS mengadakan acara pemaparan yang berjudul “Bahas Tuntas Isu Pengaruh Iklim dan Membangun […]

expand_less