Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 68 Tahun UMS, Tumbuh dengan 113,3 Persen Ketercapaian Indikator Renstra

68 Tahun UMS, Tumbuh dengan 113,3 Persen Ketercapaian Indikator Renstra

  • account_circle Maysali
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meneguhkan komitmen untuk terus tumbuh berbasis mutu, memberikan kebermanfaatan, serta berkontribusi dalam membangun peradaban. Komitmen tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka dalam rangka Upacara Hari Jadi ke-68 UMS, Sabtu (24/10/2026) di Gedung KH Ahmad Dahlan Edutorium UMS.

Agenda ini menjadi momentum refleksi perjalanan UMS sekaligus meneguhkan arah pengembangan universitas ke depan. Tahun ini, Hari Jadi ke-68 UMS mengusung tema “Meneguhkan Sinergi, Menebarkan Kebermanfaatan, dan Menguatkan Peradaban” dengan semangat sinergi, berdampak, dan berkelanjutan.

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. saat menyampaikan laporan kinerja kampus

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., melaporkan perkembangan UMS yang terus berkembang. Salah satunya tercermin dari pertumbuhan jumlah mahasiswa. Saat ini, lebih dari 31.000 mahasiswa aktif UMS berasal dari 436 kabupaten/kota. Sebanyak 25,8 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Tengah dan 10,4 persen berasal dari luar Jawa.

Dari sisi penerimaan mahasiswa baru, pertumbuhan juga terlihat dari peningkatan jumlah mahasiswa yang melakukan registrasi. Menurutnya, angka registrasi mahasiswa baru saat ini mencapai sekitar 30 persen dari total konversi pendaftar.

Dalam laporan tersebut, Harun juga memaparkan capaian implementasi Rencana Strategis (Renstra) UMS pada tahun akademik 2025/2026. Renstra UMS memuat 111 indikator kinerja. Sebanyak 109 indikator atau 98,2 persen telah memiliki data realisasi. Dari jumlah tersebut, 66 indikator telah mencapai atau melampaui target, sedangkan 15 indikator lainnya hampir mencapai target.

Secara keseluruhan, rata-rata ketercapaian seluruh indikator yang terukur mencapai 113,3 persen dari target. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar indikator kinerja UMS telah berjalan sesuai arah yang ditetapkan dalam Renstra.
Pilar dengan ketercapaian tertinggi adalah Transformasi Perencanaan dan Sistem Mutu UMS melalui Integrasi Data, Evidence-Based Policy, dan Continuous Quality Improvement, dengan capaian sebesar 153,6 persen.

Sementara itu, pilar Transformasi Tata Kelola Sarana Prasarana dan Keuangan UMS menuju Universitas Modern, Mandiri, Akuntabel, dan Berkelanjutan mencatat capaian sebesar 82,6 persen. Pilar tersebut menjadi bagian yang memerlukan perhatian lebih dalam pengembangan UMS ke depan.

“Mohon doanya, mudah-mudahan UMS dapat tumbuh berbasis mutu, netes-netes, berkemajuan-berkelanjutan,” ujar Harun.

Ia menjelaskan, arah pengembangan UMS ke depan dilakukan melalui sejumlah langkah strategis, mulai dari memanfaatkan momentum, memperluas layanan, memperkuat pondasi, menjaga ketahanan, hingga menguatkan kemandirian finansial. Selain itu, UMS akan terus memperkuat riset, pengabdian, publikasi yang berdampak dan berhilirisasi, serta memperluas jaringan.

Harun menegaskan, seluruh sivitas akademika UMS memiliki peran penting dalam mewujudkan kampus yang bermutu, terjangkau, berkarakter Islami, dan memberikan kemanfaatan nyata.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan lulusan dari UMS yang tepat prospek. Bukan hanya bekerja, tetapi memiliki daya inovasi dan daya entrepreneur, bekerja sesuai dengan keahlian, sesuai dengan kompetensi, dan mampu menjadi pelopor perubahan di lingkungannya,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar riset, pengabdian, inovasi, dan publikasi UMS semakin memberikan dampak serta memiliki nilai hilirisasi dan komersial. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya UMS menuju 2029 agar semakin modern, berbasis data, akuntabel, unggul, dan mampu menjadi penggerak perubahan.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perkembangan UMS. Ia menilai upaya UMS dalam menghasilkan lulusan yang berdampak sejalan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).

Menurutnya, orientasi pendidikan tinggi saat ini tidak lagi sekadar berbicara mengenai link and match, tetapi telah bergeser menuju konsep plug and play, yakni lulusan diharapkan dapat langsung terserap dan berkontribusi di dunia kerja.

“Sekarang bukan lagi Link and Match, tetapi Plug and Play. Kita mengawal para lulusan supaya terserap dan bisa langsung bekerja kepada DUDIKA,” ungkap Aisyah.

Ia juga menyebut UMS memiliki capaian yang kuat dalam akreditasi program studi. Sekitar 75 persen program studi di UMS telah meraih predikat Unggul.
Atas capaian tersebut, Aisyah menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-68 UMS sekaligus mendorong universitas untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan sarana prasarana.

Sementara itu, alumni UMS, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. turut menyoroti kekuatan tradisi intelektual UMS. Ia menilai perkembangan UMS tidak terlepas dari budaya akademik yang kuat serta kepemimpinan dan tata kelola yang terbuka.

“Perkembangan UMS yang luar biasa sampai hari ini, karena UMS salah satunya mempunyai tradisi intelektual yang kuat, yang ditopang oleh budaya akademik yang kokoh, yang didukung oleh kepemimpinan kampus yang inklusif dan tata kelola yang terbuka,” tuturnya.

Menurutnya, kebebasan akademik menjadi salah satu fondasi penting bagi tumbuhnya tradisi keilmuan. Kampus perlu memberikan ruang bagi berbagai pemikiran yang berbeda, selama dikelola secara baik sehingga dapat melahirkan pengetahuan baru.

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dan Muhammadiyah dalam membangun peradaban biru Indonesia. Ia menyebut pangan yang berasal dari laut merupakan salah satu sumber penting bagi keberlangsungan bangsa.

“Peradaban biru yang berkelanjutan adalah kerja bersama, negara, kampus, persyarikatan Muhammadiyah, masyarakat pesisir,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk membangun kembali kejayaan peradaban maritim Indonesia melalui kolaborasi yang lebih kuat. Menurutnya, sejarah telah menunjukkan bahwa para pelaut Indonesia mampu membangun peradaban hingga ke berbagai negara.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M. Si., juga mengajak UMS dan Muhammadiyah untuk terus merefleksikan identitas serta kontribusinya bagi kemajuan bangsa.

“Jadi UMS, Muhammadiyah itu harus selalu bertanya: ‘Kami ini siapa? Dan mau berbuat apa dengan karakter yang kami miliki?’” katanya.

Ia menjelaskan, Muhammadiyah memiliki karakter sebagai gerakan yang menjadikan Islam sebagai agama peradaban dan membawa kemajuan. Semangat tersebut, menurutnya, harus terus menjadi landasan dalam mengembangkan Muhammadiyah, termasuk UMS dan seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah & ‘Aisyiyah (PTMA).

“Spirit membangun peradaban, spirit membangun kemajuan, spirit yang selalu melahirkan etos kemajuan, itulah yang membuat kita maju,” tegasnya.

Ia berharap semangat tersebut terus dirawat sehingga Muhammadiyah, UMS, dan seluruh PTMA serta amal usaha Muhammadiyah dapat terus tumbuh, maju, berkembang, berkemajuan, dan unggul.

Kontributor: Maysali/Humas

  • Penulis: Maysali
  • Editor: Anqiya Zaki Mushoddiq

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pesilat Asal Tapak Suci Pimda 159 Samarinda Raih 1 Emas dan 1 Perunggu di POMNAS Jawa Tengah

    Dua Pesilat Asal Tapak Suci Pimda 159 Samarinda Raih 1 Emas dan 1 Perunggu di POMNAS Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet binaan Tapak Suci Pimda 159 Samarinda dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) yang digelar di Provinsi Jawa Tengah. Pada cabang olahraga pencak silat yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surakarta, dua pesilat muda berhasil membawa pulang medali untuk kontingen Kalimantan Timur. Medali Emas diraih oleh pesilat […]

  • Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku sejak 8 April 2026 hingga 8 April 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah sebelumnya prodi tersebut berada pada peringkat akreditasi B. Kepala Prodi IQT […]

  • Dosen UMS Tegaskan AI Hanyalah Tools, Pendidikan Tinggi Tetap Diperlukan!

    Dosen UMS Tegaskan AI Hanyalah Tools, Pendidikan Tinggi Tetap Diperlukan!

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, China – Bagaimana memposisikan AI dalam pendidikan tinggi menjadi tema QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2024 di Macau University of Science and Technology (MUST), Macau SAR, China. Memasuki hari terakhir, tema Ethical AI in Education : New Technologies Responsible Integration and Student Engagement mendapatkan tanggapan dari tiga delegasi UMS : Rois Fatoni, S.T., […]

  • BikersMu Chapter Wonosobo Kolaborasi dengan PMI Gelar aksi Donor Darah kumpulkan 28 Kantong Darah untuk kemanusiaan

    BikersMu Chapter Wonosobo Kolaborasi dengan PMI Gelar aksi Donor Darah kumpulkan 28 Kantong Darah untuk kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, WONOSOBO – Komunitas pecinta otomotif BickerMu Chapter Wonosobo berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo menggelar aksi sosial donor darah di Serambi Masjid Al Arqam pada Ahad (27/9/2026). Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 28 kantong darah guna membantu memenuhi lonjakan kebutuhan pasokan darah daerah. ​Dari total 33 pendaftar, sebanyak 28 pendonor dinyatakan lolos kriteria […]

  • Pengukuhan Serentak 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu, Bukti Dakwah Muhammadiyah Berkemajuan

    Pengukuhan Serentak 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu, Bukti Dakwah Muhammadiyah Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 427
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Halaman Parkir RSU Siti Aminah Muhammadiyah Bumiayu menjadi Saksi Sejarah terselenggaranya pengukuhan 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu Daerah Brebes, Ahad, 19 November 2023/5 Jumadil Awal 1445 H. Drs. H. Sukmono selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bumiayu menghimbau agar setiap ranting harus senantiasa menjadi mitra yang baik bagi pemerintahan desa dalam rangka membantu menyelesaikan […]

  • Kembangkan Lab School, UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida

    Kembangkan Lab School, UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SIDOARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan kunjungan silaturahmi dan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi (SD Mica) Labschool Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jumat (23/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya UMS dalam mempersiapkan pendirian dan pengelolaan sekolah laboratorium (lab school) yang berkelanjutan dan unggul. Rombongan […]

expand_less