
KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Seminar Kepenulisan yang diselenggarakan oleh kader baru Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) KH Ahmad Dahlan dan Djazman Al Kindi UIN SATU Tulungagung berlangsung lancar pada Sabtu siang 6 Desember 2025. Berlokasi di Angkringan Gading Gajah yang bernuansa santai, memberikan suasana berbeda dari seminar pada umumnya. Sehingga peserta dapat belajar dengan lebih nyaman dan interaktif.
Seminar Kepenulisan ini merupakan bagian dari RTL (Rencana Tindak Lanjut) peserta MATAFIMM (Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) tahun 2025, dengan mengusung tema “Merangkai Fakta dalam Kata, Mengabadikan Cerita dalam Lensa.”
Kegiatan ini bertujuan mengasah kemampuan peserta dalam menulis sekaligus memahami dasar-dasar menulis berita dan jurnalistik.
Melalui tema ini, diharapkan kader mampu menuangkan ide dan fakta secara tepat, sehingga menghasilkan tulisan yang informatif, menarik, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, seminar ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk melatih kepekaan mereka terhadap peristiwa di sekitar, sehingga mampu menghasilkan karya tulis yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menghadirkan Immawati Ratna Wilisia, Ketua Bidang Kaderisasi Pimpinan Cabang (PC) IMM Tulungagung sebagai narasumber seminar. Beliau menyampaikan materi mengenai teknik menyusun berita yang baik, mulai dari menentukan angle, menulis lead, menyusun struktur berita, hingga memahami pentingnya akurasi data. Tidak hanya itu, peserta juga diberi wawasan mengenai dasar-dasar foto jurnalistik sebagai pelengkap penyajian informasi.
“Teruslah untuk menulis, walaupun tidak langsung bagus, namun niat kalian, proses, kesungguhan kalian untuk menulis sudah menjadi langkah awal yang baik dan dapat terus dikembangkan”, jelas Ratna Senin, (8/12)
Setelah penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik langsung menyusun lead berita sederhana berdasarkan peristiwa di sekitar mereka. Latihan tersebut menjadi momen bagi peserta untuk menerapkan teori yang telah dijelaskan, sekaligus menerima umpan balik langsung dari narasumber. Suasana belajar terasa hidup dan interaktif, membuat sesi praktik menjadi salah satu bagian paling dinikmati peserta.
“Acara ini terasa sangat menginspirasi, dengan susunan program yang terorganisir rapi dan antusiasme peserta yang menggebu-gebu. Secara keseluruhan, pengalaman ini meninggalkan kesan positif yang mendalam dan motivasi untuk terus berkontribusi dalam kegiatan serupa,” kesan Faza, salah satu peserta seminar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengembangkan keterampilan menulis secara lebih kreatif, kritis, dan berdaya saing. Panitia juga berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya berhenti pada seminar, tetapi dapat diaplikasikan dalam berbagai aktivitas organisasi, dokumentasi kegiatan, hingga pembuatan karya tulis pribadi.
Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang kuat serta meningkatkan kualitas kader IMM dalam menghadapi berbagai tantangan di era informasi.
Kontributor: Nadia Yuliana



