Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ISLAM, IMAN, DAN IHSAN SEBAGAI TIGA TINGKATAN TERTINGGI DALAM BERAGAMA

ISLAM, IMAN, DAN IHSAN SEBAGAI TIGA TINGKATAN TERTINGGI DALAM BERAGAMA

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Suatu saat Jibril AS datang menemui Rasulullah SAW, dan bertanya kepada beliau tentang tiga persoalan yang sangat penting bagi umat Islam, yakni pengertian Islam, iman, dan ihsan.

Islam sebagaimana yang diketahui lalu dijawab oleh Rasulullah dengan 5 rukun Islam, dan iman dijawab dengan 6 rukun iman yang umat Islam yakini, dan semua dibenarkan oleh Jibril AS. Lalu terakhir, beliau bertanya tentang Ihsan dan dijawab dengan ungkapan yang sangat menarik; “anta’budallah kaannaka taraahu fa inlam yakun taraahu fainnahu yaraaka” (Kamu beribadah seakan-akan melihat Allah dan apabila kamu tidak bisa melihat Allah yakinlah bahwa Allah itu melihat kamu”.

Ketiga inilah yang dikatakan oleh para ulama sebagai tingkatan atau martabat yang tertinggi di dalam Islam. Prolog ustadz Fathurrahman Kamal, Lc., M. S. I. (Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah), saat mengawali kajian singkat sebelum shalat tarwih di Masjid Islamic Center UAD.

Dia kembali melanjutkan bahwasanya, Islam seringkali dipahami sebagai persoalan-persoalan yang bersifat praktis di dalam kehidupan. Shalat, zakat, dan puasa yang umat Islam lakukan sehari-hari dinyatakan sebagai bagian daripada manifestasi Islam secara amaliyah, dan di atasnya menyangkut persoalan yang bersifat alyakiniyah, yaitu keyakinan kepada Allah SWT, lalu gabungan antara al-Islam dan al-iman itulah yang melahirkan ihsan sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah SAW. Sehingga Al-Ihsan ini merupakan tingkatan paling tinggi di antara ketiganya di hadapan Allah yang maha pengasih dan penyayang.

Puasa menjadi praktik suci yang ditujukan untuk meningkatkan ketakwaan di antara mereka yang beriman. Hal ini dinyatakan ketika seseorang telah mencapai level kedua dalam keimanan, yaitu iman, dimana kebenaran agama diterima sepenuhnya sebagai bagian dari keyakinan yang melekat dalam diri. Kebenaran ini bisa datang dari wahyu ilahiyah yang mutlak atau dari kebenaran aqliyah yang dapat dibuktikan melalui akal.

Dengan mengamalkan puasa, seseorang diharapkan untuk menolak segala bentuk kontradiksi terhadap keyakinan tersebut. Inilah esensi minimal bagi seseorang yang ingin mencapai tingkat ketakwaan sejati, sesuai dengan ungkapan “la’allakum tattaqun”.

Kemudian, yang dimaksud dengan Al-ihsan ialah ketika hati seseorang benar-benar tertanam, terpatri dengan kokoh di dalam suasana yang penuh dengan nurani, suasana yang penuh dengan cahaya dan kebaikan, hingga bahkan sesuatu yang tidak tampak atau kasat mata bisa menjadi jelas ketika intuisi bahasa nurani seseorang mengalami suatu aktivitas yang baik.

Fathurrahman mengutip sebuah nasihat dari Ibnu Qayyim Al-Jauziah di dalam kitab beliau yang berjudul Al jawabul Kaffi; dikatakan bahwa di antara 2 pintu utama paling besar orang yang masuk ke dalam neraka, yaitu: Pertama ialah pintu ketamakan dan kerakusan. Kedua syahwat perut. Jika ini tidak tertahankan, maka diikuti dengan syahwat kemaluan. Begitulah seterusnya berbagai macam ketimpangan kekacauan sosial, politik, dan ekonomi berangkat dari satu persoalan, yaitu perut.

Jangan pernah merasa berjasa di hadapan Allah SWT ketika sanggup meninggalkan semua makan dan minum, binatang juga pun sanggup tidak makan dan minum. Rasulullah mengingatkan kepada umat Islam betapa banyak orang berpuasa tidak dapat apa-apa kecuali rasa lapar dan dahaga, betapa banyak orang yang menghidupkan malam harinya untuk shalat dan seterusnya tidak mendapatkan apa-apa kecuali seperti orang yang begadang.

Maka sesungguhnya yang ingin diaktivasi oleh Allah ialah bukan hanya persoalan pengetahuan tentang agama Islam, bukan hanya klaim keimanan yang terus diucapkan melalui lisan, tetapi satu hal yang sangat penting “apakah kalbu kita semakin hidup dengan kita menjaga jarak dari segala hal apa yang seharusnya diperbolehkan oleh Allah swt?”

“Jadi saudara sekalian, itulah kata para ahli tasawuf atau tazkiyatun nufus, manakala saudara belajar fiqih, maka fiqih itu berbicara tentang tata kelola shalat yang sifatnya amaliyah, manakala saudara berbicara tentang iman atau akidah, maka iman dan akidah itu berbicara tentang S.O.P kita berkeyakinan kepada Tuhan tetapi satu yang paling tinggi, manakala kita berbicara tentang tazkiyatun nufus, maka kita sedang berbicara bagaimana kita membuat satu sistem prosedural di dalam menata hati qolbu dan nurani kita,” tutup beliau.

Kontributor: Siti Kamaria

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ustadz Agus Suwarto: Sabar dan Syukur Adalah Watak Kader Muhammadiyah yang Tangguh

    Ustadz Agus Suwarto: Sabar dan Syukur Adalah Watak Kader Muhammadiyah yang Tangguh

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur terus menggerakkan dakwah pencerahan hingga ke akar rumput. Salah satunya melalui kegiatan pengajian rutin Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sungai Pinang yang digelar di Masjid Al Ihsan 2 Samarinda pada Selasa (21/10/2025) malam. Pengajian yang menghadirkan Ustadz Agus Suwarto Edi, M.Sos — Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Kaltim […]

  • KOPMA UMS Dorong Profesionalisme Berbasis Nilai Islam via Halal Bihalal

    KOPMA UMS Dorong Profesionalisme Berbasis Nilai Islam via Halal Bihalal

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan agenda Halal Bihalal dengan tema “Mempererat Silaturahmi dalam Bingkai Kebersamaan untuk Mewujudkan Harmoni dan Profesional” pada Jumat (3/4/2026). Bertempat di Ruang Meeting Besar Griya Mahasiswa UMS, acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota KOPMA, hingga perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) selingkung UMS. Dalam […]

  • Eco Bhinneka Muhammadiyah Bangun Sinergi dengan Kesbangpol Halmahera Selatan untuk Perkuat Kepemimpinan Lintas Iman dan Isu Iklim

    Eco Bhinneka Muhammadiyah Bangun Sinergi dengan Kesbangpol Halmahera Selatan untuk Perkuat Kepemimpinan Lintas Iman dan Isu Iklim

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Halmahera Selatan — Eco Bhinneka Muhammadiyah melakukan audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Halmahera Selatan dalam rangka membangun kemitraan strategis serta menyinergikan program-program yang berorientasi pada penguatan keberagaman dan keadilan iklim. Dalam pertemuan tersebut, Fadila Syahril selaku Koordinator Program SMILE di Halmahera Selatan menegaskan bahwa Kesbangpol merupakan mitra strategis dalam mendorong […]

  • Pemuda Muhammadiyah Sambi Gelar Pelatihan Fiqih Qurban, Bekali Masyarakat Ilmu Penyembelihan

    Pemuda Muhammadiyah Sambi Gelar Pelatihan Fiqih Qurban, Bekali Masyarakat Ilmu Penyembelihan

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sambi menggelar kegiatan pelatihan fiqih penyembelihan hewan qurban sebagai upaya memberikan edukasi yang tepat sesuai dengan tuntunan ajaran Islam. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, bertempat di Aula Masjid At-Taqwa, Kecamatan Sambi, Boyolali. Pelatihan ini menjadi bentuk kepedulian dan semangat dakwah Pemuda Muhammadiyah Sambi untuk membekali […]

  • Perkuat Pondasi Pendidikan di Pekalongan, Pembangunan TK ABA Aisyiyah 2 Kajen Resmi Dimulai

    Perkuat Pondasi Pendidikan di Pekalongan, Pembangunan TK ABA Aisyiyah 2 Kajen Resmi Dimulai

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; KAJEN, PEKALONGAN – Pembangunan Gedung TK ABA Aisyiyah 2 Kajen resmi dimulai yang ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pada Ahad (17/5/2026). Acara yang berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan ini dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Sofwan Sumadi. Selain pihak legislatif, agenda ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, keluarga besar […]

  • Dorong Pendidikan Berkelanjutan, HMP PTI UMS Adakan Seminar Nasional PIMPEL 2026

    Dorong Pendidikan Berkelanjutan, HMP PTI UMS Adakan Seminar Nasional PIMPEL 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah Mahasiswa & Pelajar (PIMPEL). Kegiatan itu mengusung tema “Edu-Volution: Tech for Sustainable Learning” dan diadakan pada hari Kamis, 11 Juni 2026 di Auditorium Mohammad Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta. […]

expand_less