Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Farah Dzikrina Adiba Dorong Kepemimpinan Perempuan Berk elanjutan dalam DIKSUSWATI Paripurna

Farah Dzikrina Adiba Dorong Kepemimpinan Perempuan Berk elanjutan dalam DIKSUSWATI Paripurna

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, JAKARTA – Koordinator Program SMILE (Sustainable, Multicultural, Inclusive, and Local Empowerment), Farah Dzikrina Adiba, berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Khusus Immawati Paripurna (DIKSUSWATI Paripurna) yang diselenaggarakan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Strategis (PPSD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Sabtu (27/6).

Dalam sesi yang mengangkat tema “Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Mengawal Isu Berkelanjutan”, Farah menekankan pentingnya penguatan kapasitas kader perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan yang semakin kompleks.

Menurut Farah, kepemimpinan perempuan tidak cukup hanya hadir dalam struktur organisasi, tetapi juga harus mampu membangun sistem, memperkuat kaderisasi, serta menciptakan ruang diseminasi pengetahuan yang berkelanjutan.

“Kaderisasi merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan. Organisasi membutuhkan regenerasi yang terencana agar pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai perjuangan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang masih dihadapi organisasi perempuan, termasuk Immawati, adalah terbatasnya kader yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan. Karena itu, diperlukan upaya sistematis untuk membangun ekosistem kaderisasi yang mampu melahirkan pemimpin perempuan yang adaptif, progresif, dan berperspektif keberlanjutan.

Selain kaderisasi, Farah juga menyoroti pentingnya membangun sistem organisasi yang mampu mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik-praktik baik yang telah dilakukan kader di berbagai daerah. Menurutnya, pengalaman dan keberhasilan suatu wilayah harus menjadi pengetahuan kolektif yang dapat dipelajari dan direplikasi oleh wilayah lainnya.

“Jangan sampai kegiatan yang sudah dilakukan dengan penuh kerja keras hanya tersimpan dalam laporan. Pengalaman tersebut perlu ditulis, didokumentasikan, dan disebarluaskan agar menjadi inspirasi bagi kader di daerah lain,” katanya.

Dalam pemaparannya, Farah turut mendorong kader Immawati untuk aktif melakukan aktivisme media melalui penulisan artikel, opini, siaran pers, maupun kampanye digital. Media dinilai sebagai instrumen strategis untuk memperluas pengaruh gerakan perempuan sekaligus menyuarakan berbagai isu keadilan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga berbagi pengalaman berbagai program pemberdayaan dan ecoliterasi yang dijalankan SMILE bersama mitra di sejumlah daerah, mulai dari penguatan literasi lingkungan, mitigasi bencana berbasis komunitas, pengelolaan sampah, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga pelatihan jurnalistik lingkungan.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program, tetapi membangun ekosistem gerakan yang berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat, komunitas, perguruan tinggi, media, dan pemerintah.

Pada sesi diskusi, peserta DIKSUSWATI Paripurna dibagi ke dalam beberapa kelompok tematik yang membahas isu kepemimpinan, aktivisme media, pemberdayaan ekonomi, penguatan sistem organisasi, serta kesetaraan gender dan inklusi sosial. Melalui forum tersebut, peserta diajak merumuskan gagasan, strategi, dan aksi nyata yang dapat diimplementasikan di wilayah masing-masing.

Farah berharap DIKSUSWATI Paripurna dapat menjadi ruang strategis untuk melahirkan kader-kader Immawati yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kepekaan sosial, kemampuan advokasi, serta komitmen kuat dalam mengawal agenda pembangunan berkelanjutan.

“Perempuan harus menjadi bagian penting dalam proses perubahan sosial. Kepemimpinan perempuan yang kuat akan melahirkan gerakan yang tidak hanya mampu menjawab tantangan hari ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAWA BARAT – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP-UMKM PWM) Jawa Barat sukses menggelar Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 150 pengusaha serta pelaku ekonomi dari berbagai wilayah di Jawa […]

  • UMKM Sulit Naik Kelas, Guru Besar UMS Soroti Lemahnya Ekosistem dan Tata Kelola

    UMKM Sulit Naik Kelas, Guru Besar UMS Soroti Lemahnya Ekosistem dan Tata Kelola

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Permasalahan stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total UMKM dinilai menunjukkan rendahnya mobilitas vertikal pelaku usaha, sehingga berdampak pada produktivitas, daya saing, hingga kontribusi ekspor nasional yang masih terbatas. Fenomena ini menjadi perhatian serius Prof. Kussudyarsana, Ph.D., […]

  • Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, RS UMS A.R. Fachrudin Bersama IBI Kartasura Gelar Edukasi Resusitasi Neonatus

    Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, RS UMS A.R. Fachrudin Bersama IBI Kartasura Gelar Edukasi Resusitasi Neonatus

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle Sidiq Pramudito
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA— Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi pelayanan kesehatan ibu dan anak, Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin menjadi tuan rumah Pertemuan Rutin Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting XI Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula RS UMS A.R. Fachrudin tersebut […]

  • Pengantar Studi Al-Qur’an dan Tafsir, Prodi IQT UMS Bekali Mahasiswa dengan Ulumul Qur’an

    Pengantar Studi Al-Qur’an dan Tafsir, Prodi IQT UMS Bekali Mahasiswa dengan Ulumul Qur’an

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Kuliah Umum bertajuk “Pengantar Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir” di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi IQT UMS. Kuliah umum menghadirkan pemateri Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A., Doktor Tafsir […]

  • MENGENAL STUNTING DALAM ISLAM

    MENGENAL STUNTING DALAM ISLAM

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 331
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Majid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Pada hari Jum’at (22/03) atau Ramadhan hari ke 12 telah dilaksanakan kajian jelang berbuka dengan pemateri yang luar biasa Ustadzah Yuniar Wardani, S.K.M., M.P.H., Ph.D. yang membahas mengenai “Stunting dalam Islam”. “Stunting, masihkah genting?” Tanya pemateri menggugah daya kritis para jamaah yang hadir. Dia menyatakan bahwa […]

  • Dari Makassar ke Panggung Dunia: 28 Pelajar Sulsel Ditempa Jadi Diplomat Muda

    Dari Makassar ke Panggung Dunia: 28 Pelajar Sulsel Ditempa Jadi Diplomat Muda

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MAKASSAR – Panggung diplomasi global kini tak lagi menjadi ruang eksklusif bagi pejabat negara atau kalangan dewasa. Sabtu, 10 Januari 2026, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) menandai langkah penting dalam kaderisasi global pelajar melalui penyelenggaraan Muhammadiyah Global Fellowship Academy (MGFA) 2026. Sebanyak 28 pelajar terpilih dari Sulawesi Selatan mengikuti program ini sebagai bekal awal menapaki […]

expand_less