Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Izin Tambang, Upaya Menjebak Ormas Keagamaan

Izin Tambang, Upaya Menjebak Ormas Keagamaan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
  • visibility 223
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Bagas, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Dampak sosial dari perizinan tambang yang akan terjadi akibat Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP No 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral Batubara pada 30 Mei 2024. Lewat aturan itu, organisasi masyarakat atau ormas keagamaan dapat diprioritaskan sebagai penerima penawaran izin tambang.

Sebagaimana yang kita tahu bahkan anak dibawah umur sekalipun paham akan hal tersebut, tambang merupakan suatu badan usaha yang sangat kompleks dan membutuhkan sesuatu bagian-bagian professional dalam pengerjakan dari dampak analisis lingkungan, sumber daya manusia, dan operasional pun juga. Hal ini tentu menimbulakan polemik permasalah yang akan terjadi di kemudian hari nanti.

Dewasa ini pemerintah mengeluarkan peraturan yang bisa saja mencederai sistem ekonomi pemerintah pada saat ini yang sama juga akan menimbulkan polemic yang besar. Alih-alih mengeluarkan peraturan yang dapat meningkatkan sistem pembangunan yang membangun dari segala aspek.

Melihat sistem ekonomi kita saat ini tentu ini tidak sejalan dengan pedoman etika dalam masyarakat, hal ini melahirkan kapitalisme, imprealism yang dimana sudut-sudut kolonialisme masih menjadi DNA dalam sendi pemerintahan Indonesia.

Hal ini dapat menimbulkan kritik diri sendiri dalam nilai-nilai keagamaan yang dimana setiap agama melarang keras ekploitasi alam demi kepentingan pribadi. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi babak baru dalam kasus korupsi keagamaan. Demi nilai rupiah moral dan etika akan hancur membuat agama tidak lagi mengandung nilai murni dalam keberlangsungan hidup di masa depan. Belum lagi timbul dampak kecemburuan sosial, dan akan terjadi konflik, harusnya pemerintah lebih bijak lagi dan tidak gegabah dalam membuat peraturan pemerintah dilihat lagi dalam segi filsafah dan dampak kedepannya. Sangat disayangkan ketika manusia pintar menjadi satu tetapi mengeluarkan peraturan yang sangat bodoh untuk dampak kedepannya.

Izin Tambang Ormas Bukan Solusi

Kebijakan perizinan tambang prioritas untuk ormas keagamaan sangat tidak memiliki potensi untuk membawa manfaat bagi masyarakat dan ormas keagamaan.  Kekhawatiran ini akan memberi dampak sosial, lingkungan, sistem ekonomi, di masa yang akan datang. Etika lingkungan amdal dan andal pun perlu diperhatikan dengan langkah-langkah kongkret seperti yang diuraikan di atas.

Pemerintah, ormas keagamaan, dan masyarakat harus mengkaji ulang secara konstruktif untuk memastikan bahwa kebijakan ini dapat dijalankan secara adil, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan nilai-nilai keagamaan.

Dengan mengedepankan dialog, transparansi, dan akuntabilitas, diharapkan kebijakan ini tidak menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan agama.

Penutup

Penting untuk diingat bahwa pengelolaan sumber daya alam haruslah berorientasi pada kepentingan jangka panjang, bukan hanya keuntungan jangka pendek. Kita harus belajar dari pengalaman masa lalu, di mana eksploitasi sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab telah menimbulkan kerusakan lingkungan dan konflik sosial.

Marilah kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil, dimana sumber daya alam dikelola dengan bijak untuk manfaat generasi sekarang dan mendatang.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMM FKG UMS Edukasi Warga Sondakan Jaga Pola Hidup Sehat Pasca Lebaran

    IMM FKG UMS Edukasi Warga Sondakan Jaga Pola Hidup Sehat Pasca Lebaran

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 3
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat pasca Lebaran menjadi fokus utama dalam kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) yang digelar Pimpinan Komisariat (PK) IMM Az-Zahrawi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS), Minggu (29/3), di Kantor Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Kegiatan yang diikuti sekitar 100 warga ini menekankan pentingnya mengontrol […]

  • Ketum PP Muhammadiyah Sebut Pembangunan UMS Bukan Sekadar Fisik, tapi Membangun Peradaban

    Ketum PP Muhammadiyah Sebut Pembangunan UMS Bukan Sekadar Fisik, tapi Membangun Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam melakukan pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan pembangunan sumber daya manusia. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara peresmian Gedung Syafi’i Ma’arif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS yang dirangkaikan dengan grand […]

  • Di Kantor PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy Sebut Amich Alhumami Calon Menteri

    Di Kantor PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy Sebut Amich Alhumami Calon Menteri

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof Muhadjir Effendy menghadiri Roundtable Discussion Reformasi Kaderisasi di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta pada Jumat (11/10/2024). Saat memasuki Auditorium KH Ahmad Dahlan, Muhadjir bertemu Sekretaris Umum Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti dan Anggota Dewan Pakar Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Muhammadiyah Amich Alhumami […]

  • Ramadhan Bersama Gaza, Masjid Besar Al-Ikhlash Semin Hadirkan Syekh dari Gaza

    Ramadhan Bersama Gaza, Masjid Besar Al-Ikhlash Semin Hadirkan Syekh dari Gaza

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 197
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Gunungkidul – Pengajian Ahad Pagi yang dilaksanakan rutin oleh PCM Semin dibawah binaan Majelis Tabligh bekerja sama dengan Ta’mir Masjid Al Ikhlas Kota Semin pada hari Ahad 24 Maret 2024 mengambil tema khusus yaitu Ramadhan Bersama Gaza. Kajian ahad pagi ini dilaksanakan pukul 06.00-07.30 WIB. Pengajian rutin kali ini mengambil tema “Ramadhan Bersama Gaza” […]

  • Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS: Indonesia Perlu Bersiap dengan Adaptasi Iklim, Bukan Sekadar Waspada

    Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS: Indonesia Perlu Bersiap dengan Adaptasi Iklim, Bukan Sekadar Waspada

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 4
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Gelombang panas ekstrem yang melanda berbagai negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran dunia terhadap dampak nyata perubahan iklim. Suhu yang menembus lebih dari 40 derajat Celsius menyebabkan kebakaran hutan, gangguan kesehatan, hingga terganggunya aktivitas masyarakat. Fenomena tersebut juga memunculkan pertanyaan di Indonesia: apakah kondisi serupa dapat terjadi di […]

  • Ingatkan Bahaya Krisis Kepercayaan di Tengah Rupiah Melemah

    Ingatkan Bahaya Krisis Kepercayaan di Tengah Rupiah Melemah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 3
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pelemahan rupiah yang terus menembus level psikologis terhadap dolar Amerika Serikat dinilai bukan sekadar persoalan ekonomi, melainkan juga ujian besar terhadap komunikasi publik pemerintah. Di tengah tekanan global dan meningkatnya biaya hidup masyarakat, akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menilai negara perlu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menjaga kepercayaan publik agar situasi tidak berkembang […]

expand_less