Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Jejak Si Kembar Nova-Novi: Jadi Kader Ortom, Hingga Berpasangan Suami Kader Muhammadiyah

Jejak Si Kembar Nova-Novi: Jadi Kader Ortom, Hingga Berpasangan Suami Kader Muhammadiyah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 1.881
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.COM, Samarinda -Tak menunggu waktu lama lagi. Beberapa jam kedepan, 1 Ramadhan akan segera tiba. Seperti biasanya, setiap anak organisasi dari Muhammadiyah, organisasi otonom (ortom), bersiap dalam mempersiapkan kegiatan pada bulan Ramadan.

Dari Ikatan Pelajar Muhammiyah hingga Pemuda Muhammadiyah kesemuanya saling berlomba dalam mencari berkah di bulan yang suci.

Namun, berbeda dengan ortom Angkatan Muda Muhammadiyah lainnya. Para pengurus Nasyiatul Aisyiyah (NA) ini harus ekstra dalam mempersiapkan kegiatan pada satu bulan mendatang.

Nova dan Novi yang semenjak masih bersekolah sudah dikenal sebagai aktivis Muhammadiyah ini, Kini kembali disibukkan dengan amanah sebagai ketua dan bendahara di PD NA Kota Samarinda hingga 2022 mendatang.

Pasangan saudara kembar ini memang semenjak dahulu sering terlihat aktif bersama. Hingga kini, saat aktif Bernasyiatul Aisyiyah dan berkeluargakan suami dari kader Muhammadiyah mereka juga tetap aktif bersama.

Nova menuturkan, awal dirinya bersama dengan sang adik Novi Ratih Sari saat aktif Bermuhamamdiyah dimulai semenjak mereka bersama duduk di bangku kelas 10.

“Mulai masuk  Muhammadiyah  pas kelas 1 SMK. Masuk IRM sekolah, menjadi Sekretaris Bidang  PIP IRM sekolah  2007,” ujar Nova Ratna Sari yang kini menjabat selaku Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Samarinda.

Awalnya. Sembari terdiam mengingat, dirinya melanjutkan percakapan. Saat dulu, dirinya diajak oleh seorang guru. Dikatakan oleh seorang guru tersebut, bahwa mereka cocok untuk mengembangkan diri di Muhammadiyah. Meskipun Nova mengatakan, dirinya bukan berasal dari keluarga Muhammadiyah.

“Dulu didatangin guru di bilangin  kalian  cocok masuk IRM. Begitu awal kita bergabung di Muhammadiyah, sampai sekarang masih aktif,” ujarnya sambil mempersiapkan perbekalan rumah tangga dan bersiap menuju kerja.

Bukan hal yang mudah baginya ketika aktif saat itu. Dirinya pernah sempat dilarang aktif Bermuhammadiyah dengan keluarganya bahkan menjadi pimpinan di ortom Muhammadiyah pun dirinya pernah ditentang.

“Banyak tantangan dalam menjalani aktivitas di Muhammadiyah.  Misalnya saat masih berada di IPM pernah dilarang aktif oleh orang tua, sampai harus sembunyi-sembunyi untuk ikut kegiatan. Selain itu juga karena statusnya masih pelajar jadi diharuskan fokus belajar.”

“Pernah jadi ketua cabang IPM Samarinda Ilir namun ditentang oleh beberapa ayahanda karena perempuan,” gemingnya sembari mengingat susahnya dahulu saat berdakwah.

Semenjak memilih untuk menikah pada 2015 silam. Pasangan saudara kembar ini, tidak memutuskan untuk purna Bermuhammadiyah. Sampai kini memiliki seorang anak, dirinya bersama sang adik tetap melanjutkan estafet dakwah.

Menurutnya, tidak ada beban yang berat saat telah berkeluarga. Semuanya tetap dijalankan dengan hati senang dan gembira.

“Gak ada repot, semua  dijalankan  aja. dibawa senang aja. Bawa anak kesana-kesini  biar terurus  berjalan semuanya. Organisasi  jalan, jaga anak terlaksana tanpa harus merepotkan yang lain. tanggung  jawab anak dan keluarga tetap utama.”

“Kalau di NA tentunya tidak mudah menjadi ketua sekaligus seorang ibu, apalagi anak harus turut serta dalam setiap kegiatan. karena semuanya harus dikondisikan dengan kebutuhan anak. Namun berkat dukungan penuh suami yang terkadang turut menemani saat ada kegiatan semua kendala yang berurusan dengan anak dapat dilalui dengan baik.”

Dirinya tak lupa memberikan tips bagi kader Muhammadiyah lainnya. Kebanyakan perempuan menurut Nova berhenti di tengah jalan dalam melanjutkan dakwah di Muhammadiyah. Hal itu, terkadang disebabkan tidak didukungnya oleh pasangan keluarga yang baru.

“Suami mendukung  selalu. Semua kegiatan saya suami  selalu ada mendukung  membantu  menjalankankan amanah organisasi. Semua dibantu persiapan kegiatan dari awal sampai akhir,” tambahnya.

Bukan tanpa kendala, setiap ada ide dan pendapat si kembar ini seringkali pastilah tak sama. Hal itupun tak jarang, membuat perdebatan antara Nova dan Novi semenjak menjadi pengurus di ortom hingga kini.

“Selama aktif  Bermuhammadiyah, kami saling  membantu dan tukar pendapat, curhat bareng. Namun gak jarang juga kita berantem  terus diam-diaman karena beda pendapat terus kadang juga salah satu dari kita ngalah  terus debat lagi di luar forum.”

“Itu bagian dari dinamika berorganisasi. Yang jelas kami tidak pernah saling bermusuhan,” tutup Nova.

| Red: CN | Editor : AM |

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKA PonpesMU Manafiul Ulum Sambi Siapkan Reuni Akbar untuk Seluruh Alumni

    IKA PonpesMU Manafiul Ulum Sambi Siapkan Reuni Akbar untuk Seluruh Alumni

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sambi (26/03/2025) – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafiul Ulum Sambi tengah bersiap menggelar Reuni Akbar yang akan mempertemukan para alumni dari angkatan pertama hingga lulusan tahun 2024. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 6 April 2025, bertempat di kompleks PonpesMU Manafiul Ulum, Sambi. Ketua IKA PonpesMU Manafiul Ulum, Joko Priyanto, […]

  • Sambut Ramadhan, Ahmad Imam Mujadid Rais Tekankan Pentingnya Kesalehan Sosial

    Sambut Ramadhan, Ahmad Imam Mujadid Rais Tekankan Pentingnya Kesalehan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri sekaligus penguatan ketangguhan dan kesejahteraan umat. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais, dalam agenda ZISKA Talks Tarhib Ramadhan bertema “Tangguh dan Sejahtera: Dari […]

  • Secercah Harapan Di Balik Penyaluran Wakaf Mushaf Al-Qur’an Di Ponpes Al-Ihsan

    Secercah Harapan Di Balik Penyaluran Wakaf Mushaf Al-Qur’an Di Ponpes Al-Ihsan

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.011
    • 1Komentar

    KABARMUH.COM, Tempurejo – Bulan Ramadhan tahun ini dijadikan momentum Ponpes Al-Ihsan Muhammadiyah untuk menggiatkan program menghafal al-Qur’an. Seperti yang kita ketahui bahwa al-Qur’an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadhan. Oleh karenanya segenap pengurus Ponpes al-Ihsan menggunakan momentum ini untuk menyelenggarakan Rumah Tahfidz. Kegiatan ini dijalankan untuk kesekian kalinya, setelah lama vakum. Rencananya akan digelar selama […]

  • PCIM Maroko Perkuat Diplomasi Akademik UMRI dengan Yayasan Khaled El Hassan

    PCIM Maroko Perkuat Diplomasi Akademik UMRI dengan Yayasan Khaled El Hassan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Maroko – Kunjungan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Maroko kembali menunjukkan peran strategisnya dalam menjembatani kerja sama internasional. Pada Sabtu (25/4), PCIM Maroko memfasilitasi pertemuan antara Universitas Muhammadiyah Riau dan Yayasan Khaled El Hassan di kantor yayasan yang berlokasi di Rabat. Pertemuan ini dihadiri oleh Dr. H. Saidul Amin, M.A., selaku Rektor UMRI, yang […]

  • Pesan Menyentuh Dari Kyai Hasan Asy’ari Ulama’i

    Pesan Menyentuh Dari Kyai Hasan Asy’ari Ulama’i

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pesan Menyentuh Dari Kyai Hasan Asy’ari Ulama’i Bulan Syawal menjadi  momentum bagi umat Islam khususnya persyarikatan Muhammadiyah dengan tradisinya, mengadakan tradisi Halal Bihalal, tidak lain bertujuan saling menyambung sillaturrohim dan memperkokoh ukhuwah islamiyah antar sesama muslim dan umat beragama. Istilah Halal Bihalal ada yang memperkenalkan  pada tahun 1942, tepatnya Majalah Suara Muhammadiyah (SM) edisi no.5 […]

  • Tak Mau Kalah Berkontribusi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Paser Turut Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat.

    Tak Mau Kalah Berkontribusi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Paser Turut Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat.

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.818
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Tana Paser (23/04/2020) pelajar SMA Muhammadiyah di Tanah Grogot yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)  ikut berkontribusi dalam melawan penyebaran pandemi Covid-19. Dalam hal ini, mereka melakukan kegiatan pembagian masker gratis kepada masyarakat Kabupaten Paser. Kegiatan yang dilaksanakan atas inisiatif salah satu kader IPM tersebut berawal dari keresahan  terhadap kondisi bangsa saat […]

expand_less