Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kiai Saad Ibrahim: Dakwah Muhammadiyah Harus Bijak, Ilmiah, dan Penuh Hikmah

Kiai Saad Ibrahim: Dakwah Muhammadiyah Harus Bijak, Ilmiah, dan Penuh Hikmah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Kiai Saad Ibrahim, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, mengingatkan para dai Muhammadiyah untuk memperkuat pengetahuan ilmiah selain ilmu agama, serta menyampaikan dakwah dengan cara yang lembut dan penuh hikmah. Pesan ini disampaikan dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas) yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah di BPMP DKI Jakarta.

Kiai Saad menegaskan bahwa integrasi ilmu pengetahuan dan agama telah menjadi bagian dari prinsip dasar Muhammadiyah sejak didirikan oleh Kiai Ahmad Dahlan. Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah adalah organisasi yang modern dan terbuka terhadap kemajuan. Salah satu pilar penting yang membedakan Muhammadiyah adalah keyakinan bahwa kemajuan harus didorong oleh pengetahuan, sebagaimana tercantum dalam ayat pertama Al-Qur’an yang menyebutkan kata “Bismirabbik”, yang mengandung makna bahwa setiap kemajuan harus diawali dengan pengetahuan yang benar, diikuti kemampuan dalam membaca dan memahami.

Kiai Saad juga mengingatkan bahwa Islam tidak pernah bertentangan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban. Oleh karena itu, ia mengajak warga Muhammadiyah untuk bekerja keras mewujudkan “Second Golden Age” dalam sejarah peradaban Islam. Salah satu caranya adalah dengan mengintegrasikan ilmu agama dan pengetahuan umum di lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah serta berbagai Amal Usaha Muhammadiyah lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Saad juga mengapresiasi pengakuan internasional atas kemajuan Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pendidikan. Ia menyebutkan bahwa ilmuwan terkenal, Robert W. Hefner, mengakui pencapaian Muhammadiyah dalam dunia pendidikan.

Kiai Saad juga berpesan kepada para dai Muhammadiyah untuk tidak terburu-buru dalam memberi vonis kepada individu yang belum memeluk Islam atau yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam. Ia menegaskan, “Kita tidak bisa menilai akhir hidup seseorang. Bisa jadi, seseorang yang sekarang belum Islam, suatu saat nanti akan berislam dan bahkan lebih baik dari kita.” Ini mencerminkan prinsip dakwah Muhammadiyah yang mengutamakan kesabaran dan keikhlasan dalam menyebarkan ajaran Islam.

Terakhir, dalam konteks amar ma’ruf nahi munkar, Kiai Saad menekankan pentingnya pendekatan dakwah yang bijak dan tidak terburu-buru dalam menilai kemungkaran. Penggunaan cara yang salah dalam upaya menghindari kemungkaran justru akan merusak esensi ajaran tersebut.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Ilkom UMS Salurkan Donasi Pakaian Layak Pakai dan Gelar Aksi Kreatif lewat Kampanye “Reduce, Reuse, Reclamby”

    Mahasiswa Ilkom UMS Salurkan Donasi Pakaian Layak Pakai dan Gelar Aksi Kreatif lewat Kampanye “Reduce, Reuse, Reclamby”

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), sukses gelar kampanye lingkungan dan sosial bertajuk Reduce, Reuse, Reclamby. Kegiatan ini menggabungkan upaya peduli lingkungan dengan pemberdayaan anak-anak melalui pengelolaan pakaian layak pakai dengan cara upcycle. Tim Reclamby berhasil mengumpulkan pakaian melalui donasi dalam waktu yang singkat. Reclamby berhasil […]

  • Negeri di Atas Patahan: Benarkah Mitigasi Bencana Kita Sudah Memadai?

    Negeri di Atas Patahan: Benarkah Mitigasi Bencana Kita Sudah Memadai?

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Indonesia berada dalam kawasan bencana dengan risiko tinggi sebagai negara yang berdiri di atas Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, dengan 295 sesar aktif, 14 segmen sumber gempa subduksi, serta ratusan segmen patahan lain yang belum teridentifikasi menurut Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) 2024. Kondisi tektonik pertemuan lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan […]

  • Balikpapan Tahun 2050

    Balikpapan Tahun 2050

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.724
    • 0Komentar

    | Balikpapan Tahun 2050 | ditulis oleh : Rissa |   “Iya Nak. Sabar aja dulu disana. Nanti Bunda jemput jika kondisi disini sudah agak membaik.” Jelas Bunda “Tapi Bunda, Kia kuliah disana. Kia tidak betah lama-lama di sini!” Bantahku “Azkiya! Tapi kondisi disini masih sangat parah, Nak! Sabar. Kuliah bisa ditunda.” Tiba-tiba Bunda mematikan telepon. […]

  • Salat Id dan Jumat di Hari yang Sama, Bolehkah Ditinggalkan? Ini Jawaban Kajian Tarjih UMS

    Salat Id dan Jumat di Hari yang Sama, Bolehkah Ditinggalkan? Ini Jawaban Kajian Tarjih UMS

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Menjelang Hari Raya Iduladha, civitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan penjelasan mendalam tentang hikmah dan tata cara kurban dalam perspektif syariat Islam. Narasumber Yayuli, S.Ag., M.P.I., menegaskan bahwa baik hewan jantan maupun betina diperbolehkan untuk kurban, meskipun masyarakat lebih umum memilih yang jantan. “Tidak ada pengkhususan tertentu dalam memilih jenis kelamin […]

  • Tanwir XXXIII IMM di Malang Lahirkan 8 Pokok Pemikiran untuk Negeri

    Tanwir XXXIII IMM di Malang Lahirkan 8 Pokok Pemikiran untuk Negeri

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Malang – Perhelatan Tanwir ke-XXXIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kota Malang resmi ditutup pada Jum’at (31/10/2025) di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sebagai manifestasi tema “Energi Kolektif untuk Negeri”, forum tertinggi kedua setelah Muktamar ini secara resmi melahirkan dan menetapkan dokumen 8 Pokok Pemikiran Tanwir XXXIII yang merupakan bentuk refleksi dan respons atas […]

  • Kiprah Dakwah Muhammadiyah Brebes Mendapat Pengakuan Nasional pada CRM Award 2025 Banjarmasin

    Kiprah Dakwah Muhammadiyah Brebes Mendapat Pengakuan Nasional pada CRM Award 2025 Banjarmasin

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarmasin – Ahad pagi, 16 November 2025, sebelum rangkaian kegiatan ditutup dengan Wisata Susur Sungai, Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan para pemenang Cabang Ranting Masjid (CRM) Award VI 2025 di Kompleks Perguruan Muhammadiyah dan Masjid Al-Jihad PCM Banjarmasin 04, Kalimantan Selatan. Di antara para pemenang tersebut, […]

expand_less