Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KKN Alternatif UAD Unit II.B.2 Meng-inovasi Limbah Rumah Tangga Berupa Jelantah Menjadi Barang Yang Bernilai Jual dan Bermanfaat

KKN Alternatif UAD Unit II.B.2 Meng-inovasi Limbah Rumah Tangga Berupa Jelantah Menjadi Barang Yang Bernilai Jual dan Bermanfaat

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • visibility 348
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Mahasiswa KKN UAD telah berhasil menyelenggarakan pelatihan pembuatan lilin yang berbahan dasar limbah rumah tangga yakni minyak jelantah. Kegiatan di hadiri dan di sambut antusias oleh Ibu-Ibu PKK dan warga setempat. Pelatihan ini di laksanakan di Balai RW 06 Jatimulyo Baru, Tegalrejo, Rabu (10/6).

Latar belakang Mahasiswa KKN UAD  mengadakan pelatihan ini berdasar pada keresahan permasalahan limbah minyak goreng atau jelantah yang tidak terolah dengan baik. Minyak yang telah menjadi limbah akibat pemakaian berulang dalam proses penggorengan dapat memiliki dampak negatif bagi kesehatan karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker. Selain itu, limbah minyak yang dibuang ke tanah atau saluran air dapat merusak ekosistem, mengganggu kehidupan biota air, dan mencemari sumber air bersih yang penting bagi kehidupan manusia dan hewan. Karena hal-hal tersebutlah yang akhirnya mendorong semangat Mahasiswa KKN Alternatif UAD untuk membuat Pelatihan di RW 06 Jatimulyo Baru, Tegalrejo.

Selain yang telah di sebutkan di atas, memilih mengadakan pelatihan ini  karena bahan-bahan yang dibutukan ternilai ekonomis dan mudah di temukan. Lilin aromaterapi ini hanya membutuhkan dua campuran bahan kimia yaitu Paraffin dan Stearid Acid. Lalu, untuk proses pencetakan hanya membutuhkan wadah berupa cetakan gypsum yang berukuran kecil dan sumbu berlapis paraffin.

Pelatihan ini dimulai dengan penjelasan singkat dari salah satu mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan, Marcellina Diaz Fadila yang merupakan mahasiswa Prodi Teknik Kimia. Marcel menjelaskan terkait cara agar minyak jelantah tidak berwarna hitam yang harus di diamkan terlebih dahulu sekitar tiga hari dengan arang. Di tengah-tengah penjelasan Marcel mengutarakan kebermanfaatan barang yang akan di buat “Ibu-Ibu untuk lilin ini sendiri sekarang sedang banyak digandrungi oleh berbagai kalangan nggih, maka apabila ini dijual belikan maka akan bernilai jual selain bermanfaat untuk kesehatan” jelasnya.

Setelah selesai menjelaskan terkait minyak jelantah dan bahan-bahan kimia tersebut, Marcel pun langsung men-demostrasikan tata cara pembuatan lilin yang dibantu oleh Putri Ana yang juga merupakan Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan Prodi Ilmu Hadis. Mereka menjelaskan dengan teliti tata cara pembuatan dan bagaimana proses pengolahan satu-persatu. Ibu-Ibu mendengarkan dan memperhatikan dengan seksama. Di buktikan dengan munculnya pertanyaan dari salah satu Ibu-Ibu yang maju kedepan bertanya  “Mba, saya mau tanya, kalau saya mau membuat lilin nya di rumah, bahan-bahan nya beli dimana ya? Lalu, apakah sumbu nya bisa hanya menggunakan sumbu biasa saja tidak harus beli?”.

Pertanyaan tersebut disambut baik oleh Marcell “Di toko kimia nggih Bu, untuk sumbu nya tidak harus yang terlapisi paraffin Bu, boleh menggunakan sumbu biasa” jelas Marcell. Ibu-Ibu yang lain mengangguk dan kembali memperhatikan tata cara pembuatan.

Mendengar pertanyaan dan jawaban, Ibu yang lain pun kembali mengajukan pertanyaan “Mba, itu kira-kira bahaya tidak ya kalau bekas panic nya di gunakan lagi untuk memasak?” tanya salah satu Ibu-Ibu.

“Tidak Bu, panci yang di gunakan untuk memanaskan bahan bisa di bersihkan dengan cara di panaskan dengan air dan di cuci, setelah itu bisa di gunakan kembali untuk memasak nggih Ibu-Ibu. Jadi tidak perlu khawatir” jelas Marcel.

Setelah semua bahan tercampur dan di panaskan menggunakan api sedang, akhirnya lilin aromaterapi pun selesai dan dituangkan ke cetakan gypsum satu-persatu.

Di akhir acara setalah menjelaskan kegunaan dari lilin tersebut. Mahasiswa KKN UAD membagikan satu-satu kepada Ibu-Ibu yang hadir pada kegiatan sore itu. Hasil dari kegiatan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah dalam pembuatan lilin aromaterapi dapat diamati secara langsung setelah kegiatan. Peserta merasa antusias dan merespon positif terhadap pelatihan ini.

Dengan adanya pengolahan limbah rumah tangga berupa minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, Ibu-Ibu Jatimulyo Baru diberikan pelatihan dalam memanfaatkan limbah yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan modal awal yang tergolong rendah dan mengetahui cara pengolahan yang cukup sederhana, maka ibu-ibu PKK Jatimulyo Baru dapat mempraktikkan pembuatan lilin dari limbah minyak gorenng dirumah masing-masing.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Borong Prestasi di FLS3N Lampung Timur 2026

    Siswa SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Borong Prestasi di FLS3N Lampung Timur 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Timur – Siswa SMA Muhammadiyah Al-Ghifari kembali menorehkan prestasi dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 6 April hingga 2 Mei 2026 tersebut, hasil perlombaan diumumkan pada 5 Mei 2026, dengan dua siswa berhasil meraih juara, yakni Juara 3 Cipta Puisi […]

  • RehaDex System, Alat Deteksi Otot Real-Time Karya Mahasiswa UMS Raih Silver Medal

    RehaDex System, Alat Deteksi Otot Real-Time Karya Mahasiswa UMS Raih Silver Medal

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta ums.ac.id (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Tim RehaDex berhasil meraih medali perak dalam ajang International Science Fair yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Tim yang mengusung inovasi bertajuk “RehaDex System: Smart Finger Extension Monitoring System Based on Real-Time Muscle Strength Detection for Rehabilitation Therapy” ini […]

  • Kilaukan Ramadan Bersama (KURMA) 2025: Recharge Iman, Reconnect with Allah

    Kilaukan Ramadan Bersama (KURMA) 2025: Recharge Iman, Reconnect with Allah

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – 13 Maret 2025 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Keluarga Mahasiswa Fakultas Agama Islam (KMF—AI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Departemen Pengembangan Materi dan Evaluasi (DPME) sukses menggelar kegiatan Kilaukan Ramadan Bersama (KURMA) 2025. Acara yang mengusung tema “Recharge Iman, Reconnect with Allah” ini berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025, di […]

  • Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 101
    • 0Komentar

      Samarinda – Inovasi dalam pengelolaan wakaf kembali diperkenalkan di Kalimantan Timur. Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda bersama Majelis Pemberdayaan Wakaf (MPW) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur secara resmi menandatangani komitmen pelaksanaan program wakaf uang berbasis peternakan domba pada Jumat, 1 Mei 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi wakaf uang agar dapat […]

  • Kabut Asap Jadi Ancaman, KKN UMRI dan Pemdes Buluh Rampai Gaungkan Gerakan Pakai Masker

    Kabut Asap Jadi Ancaman, KKN UMRI dan Pemdes Buluh Rampai Gaungkan Gerakan Pakai Masker

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARUH.ID; BULUH RAMPAI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama Pemerintah Desa Buluh Rampai mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah desa. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah menurunnya kualitas udara. Kondisi kabut asap yang terjadi menjadi perhatian bersama […]

  • Perjuangan dalam Menegakkan Pendidikan

    Perjuangan dalam Menegakkan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 585
    • 2Komentar

    Oleh : Monica Delia Gunawan (202110230311028) Dalam prawacana yang terdapat pada buku Pendidikan Kaum Tertidas ini menjelaskan tentang pemikiran seseorang yang secara nyata ingin melibatkan diri dalam merealisasikan cita cita. Pemikiran Paulo Freire di bidang pendidikkan ini sangat besar, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi di bidang- bidang besar lainnya. Terdapat beberapa langkah yang ditempuh […]

expand_less