Kuliah S2 dan S3 di UMS dengan Beasiswa LPDP, Ini Pilihan Program Studinya
- account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bagi sebagian orang, melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau doktor bukan sekadar tentang meraih gelar akademik. Ada harapan untuk memperdalam ilmu, mengembangkan karier, hingga membawa perubahan bagi lingkungan sekitar. Namun, perjalanan menuju pendidikan tinggi juga membutuhkan kesiapan, termasuk dalam merencanakan pembiayaan studi.
Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu peluang yang dapat dipertimbangkan untuk mendukung perjalanan tersebut. Di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, terdapat 19 program studi pascasarjana yang dapat diikuti melalui skema beasiswa LPDP, terdiri atas empat program doktor dan 15 program magister.
Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan pilihan program studi dan fasilitas akademik yang menunjang perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
“Kita tentu memberikan fasilitas dan ruang sebanyak-banyaknya bagi para kandidat untuk bisa mengambil kesempatan memperoleh beasiswa LPDP,” ujar Ihwan, Kamis (22/10/2026).
Pilihan program doktor di UMS meliputi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan, Ilmu Hukum, dan Pendidikan Agama Islam. Sementara itu, pada jenjang magister tersedia program Administrasi Pendidikan, Farmasi, Hukum Ekonomi Syariah, Ilmu Hukum, Keperawatan, Manajemen, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Dasar, Pendidikan Matematika, Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Fisioterapi.
Keragaman bidang tersebut bentuk kehadiran UMS dalam mendukung kesempatan dalam mengakses pendidikan bagi calon mahasiswa untuk memilih jalur pendidikan sesuai minat, latar belakang, dan tujuan pengembangan diri. Bagi mereka yang ingin memperdalam keahlian profesional, memperkuat kapasitas akademik, atau menekuni penelitian, pendidikan pascasarjana dapat menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.
Peluang ini juga relevan bagi kelompok masyarakat yang menjadi sasaran skema afirmasi LPDP, yakni putra-putri Papua, masyarakat dari daerah afirmasi, kelompok prasejahtera, serta penyandang disabilitas. Dukungan beasiswa diharapkan dapat membantu membuka akses pendidikan bagi individu yang memiliki semangat melanjutkan studi, sekaligus memperluas kesempatan untuk mengembangkan potensi melalui pendidikan tinggi.
Bagi Ihwan, dukungan terhadap mahasiswa tidak berhenti pada pembiayaan. Kualitas proses belajar, perkembangan studi, dan produktivitas penelitian juga menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik. Beasiswa, menurutnya, dapat menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk menjalani studi secara optimal dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
“Dengan beasiswa yang diperoleh, mahasiswa akan lebih termotivasi, tidak hanya dari sisi biaya, tetapi juga dari sisi kualitas. Perkembangan studi mereka akan dimonitor dan ada berbagai fasilitas lain untuk menunjang studi, supaya tepat waktu serta terus menghasilkan karya riset yang bagus dan bisa dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi,” jelasnya.
Sebagai perguruan tinggi terakreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), UMS menyediakan pilihan pendidikan pascasarjana di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hukum, dan manajemen hingga teknik. Informasi mengenai program studi dan layanan akademik dapat ditelusuri melalui situs resmi ums.ac.id serta media sosial @umsofficialid. Sementara itu, informasi mengenai persyaratan dan ketentuan Beasiswa LPDP dapat merujuk pada kanal resmi LPDP.
Kontributor: Alvian/Humas
Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi
- Penulis: Muhammad Faisal Dwi Rifqi