Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Nabi Muhammad yang Sederhana

Nabi Muhammad yang Sederhana

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
  • visibility 281
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Oleh: Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah

Banyak sekali tulisan tentang kehidupan Nabi Muhammad baik dari kalangan muslim maupun non muslim. Di antara tulisan penulis muslim yang klasik dan otoritatif adalah Sirah al-Nabawiah karya Ibnu Hisham (wafat 833 M). Tulisan penulis non muslim di antaranya adalah Muhammad: Prophet For Our Time (2006) karya orientalis Inggris Karen Armstrong.

Karya yang paling popular, bahkan menjadi bagian dari ritual umat Islam adalah Kitab Maulid al-Barzanji yang ditulis Ja’far bin Hasan al-Barzani. Kitab ini sangat popular dan dibaca dalam berbagai perayaan saat kelahiran dan perataan Maulid Nabi pada Bulan Rabiul Awwal. Sebagian umat Islam membaca dari tanggal 1-12 Rabiul Awwal. Sebagian lainnya membaca sepanjang Bulan Rabiul Awwal.

Selain menjelaskan tentang keluarga, kepribadian, dan perjuangan, semua tulisan menjelaskan kunci sukses perjuangan dan kepemimpinan Nabi Muhammad adalah akhlaknya yang luhur. “Dan, sesungguhnya engkau (Muhammad) adalah seorang yang benar-benar berakhlak mulia’ (Qs. Al-Qalam [68]: 4). Akhlak Nabi Muhammad sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Aisyah Radliya Allah ‘Anha adalah Alquran.

Elite, Tidak Elitis

Dilihat dari silsilah keluarga, Nabi Muhammad adalah seorang yang elite. Nabi Muhammad adalah keturunan Bani Hashim dari suku Quraish yang memiliki kedudukan tinggi dan sangat dihormati. Dalam masyarakat Arab, silsilah keluarga sangat menentukan kehormatan dan penghormatan seseorang.

Masyarakat Arab jahiliah sangat bangga dengan keluarga dan golongan. Setiap tahun, bangsa Arab menyelenggarakan lomba bersyair yang berisi pemujaan terhadap leluhur. Masyarakat Arab seringkali terlibat perang antar suku.

Demi membela suku, mereka rela mati. Perang suku hampir terjadi ketika masing-masing kabilah bersikukuh meletakkan kembali Hajar Aswad ke Ka’bah. Para kepala suku sudah bersumpah dengan mencelupkan tangan ke dalam bejana yang berisi darah.

Peperangan dapat dihindari karena kebijaksanaan Muhammad muda yang mengajak semua kepala mengangkat bersama-sama Hajar Aswad yang diletakkan di atas sorban yang terbentang. Dalam masyarakat jahiliah, nasab tidak hanya menentukan kehormatan, tetapi juga nasib seseorang. Karena nasab, seseorang banyak mendapatkan keistimewaan dalam masyarakat.

Mengikuti teori piramida sosial, seorang dari kalangan ningrat, priyayi, atau darah biru adalah elite yang berada di puncak hirarki. Perbudakan dan feodalisme dalam masyarakat Arab jahiliah berakar pada persoalan trah atau nasab seseorang.

Meskipun berasal dari keluarga elit, Nabi Muhammad tidak elitis. Seorang ningrat yang tetap merakyat, sugih (kaya) yang tidak semugih, priyayi yang tidak mriyayi. Dalam Kitab Maulid al-Barzanji bab ke 18, Imam al-Barzanji menulis:

“Nabi Muhammad adalah seorang yang pemalu dan tawadhu, mau memperbaiki terompahnya sendiri, menjahit pakaian sendiri, memerah kambing, dan membantu keperluan (pekerjaan) dalam rumah tangganya.”

Walaupun berasal dari keluarga elite, Nabi Muhammad bergaul dengan siapa saja. Beberapa riwayat menyebutkan beliau justru lebih banyak bergaul dengan komunitas akar rumput, kaum lemah, masyarakat kelas bawah.

Nabi Muhammad disebut Abu al-Yatama antara lain karena kedekatan, cinta, dan pelayanan anak-anak yatim. Nabi Muhammad adalah pribadi yang memiliki empati dan kepedulian sosial yang tinggi. Dalam kaitan ini, Imam Al-Barzanji menulis; Beliau menyukai orang fakir dan miskin, suka duduk bersama, menjenguk yang sakit, mengantarkan jenazah, dan tidak pernah menghina seseorang betapa pun sangat miskin dan melarat.

Transformasi

Nabi Muhammad adalah uswah hasanah bagi manusia yang berharap rahmat Allah, percaya hari akhir, dan senantiasa ingat Allah (Qs. Al-Ahzab [33]: 21).

Disebut uswah hasanah (teladan yang baik) karena dalam diri Rasulullah terdapat keutamaan. Keutamaan ini melekat dan menjadi milik Nabi. Kedua, keteladanan itu menjadi sumber ajaran, nilai, dan inspirasi bagi kaum beriman yang senantiasa dekat dengan Allah.

Ketiga, berusaha mengikuti dan menginternalisasi nilai-nilai ajaran dan kepribadian Nabi sehingga manusia memiliki kepribadian utama serta meraih hasanah: kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidup. Dalam kehidupan yang serba hedonis dan materialistis manusia seringkali terjebak dan larut dalam arus kehidupan yang glamor, hidup mewah, megah, dan wah.

Manusia terlena dalam kebahagiaan fana dengan memamerkan harta. Banyak orang yang suka flexing demi gengsi dan harga diri. Bahkan, untuk itu, banyak manusia yang lupa diri, aji mumpung, dan menghalalkan segala cara mengejar kenikmatan dunia. Banyak orang yang tidak merasa malu menggunakan fasilitas yang bukan haknya. Empati dan simpati kepada yang papa dan menderita mulai sirna.

Sekarang ini, tidak sedikit orang yang mempertontonkan perilaku jahiliah dengan memanfaatkan dan memanipulasi silsilah dalam wujud nepotisme dan oligarki.

Kesederhanaan adalah sikap hidup yang sangat mulia. Seorang hidup sederhana bukan karena tidak berpunya, tetapi memilih untuk hidup secukupnya. ”Seseorang hidup sederhana dengan sikap qanaah dan zuhud, senantiasa bersyukur atas nikmat Allah dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki.

Harta yang berlebih, disedekahkan buat sesama dan mereka yang membutuhkan. Nabi Muhammad adalah seorang yang berharta (sugih) tetapi tidak sok kaya (semugih). Dalam al-Barzanji disebutkan Nab Muhammad adalah seorang yang pemaaf, setia kawan, rendah hati, tetapi tidak rendah diri. Kalau berjalan lebih suka di belakang.

Nabi Muhammad adalah pemimpin yang melayani. Sosok pemimpin seperti ini, sekarang ini, sangat diperlukan. Pemimpin muslim , umat Muhammad, perlu menjadikan dirinya sebagai servant leader dan mengembangkan servant leadership yang dekat dan berpihak kepada kaum dhuafa, komunitas marginal yang seringkali terpinggirkan.

Semoga dengan peringatan Maulid Nabi, kita semua dapat meneladani dan mentransformasikan kehidupan Nabi, terutama sikap hidup sederhana, bersahaja, melayani, dan menghargai sesama.

*Tulisan ini diunggah di Suara Merdeka dan Muhammadiyah pada Kamis 5 September 2024

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengajian Kelompok 02 PRM Blimbingrejo Tekankan Tiga Amalan Utama dalam Kehidupan

    Pengajian Kelompok 02 PRM Blimbingrejo Tekankan Tiga Amalan Utama dalam Kehidupan

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jepara, (18 Oktober 2025) — Kegiatan Pengajian Kelompok 02 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Blimbingrejo berlangsung khidmat pada Sabtu Malam, 18 Oktober 2025, bertempat di rumah Bapak Musta’in, Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Pengajian kali ini menghadirkan Ustadz Lukman, selaku Ketua Ta’mir Masjid Baitul Muttaqin Blimbingrejo, sebagai mubaligh yang menyampaikan tausiyah kepada sekitar 220 […]

  • Ada Jihad Yang Terlupakan!

    Ada Jihad Yang Terlupakan!

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.367
    • 1Komentar

    (Oleh: M. Andhim) Akhir-akhir ini kata jihad menjadi topik yang cukup hangat untuk diperbincangkan. Hal ini dipicu dari beberapa peristiwa yang terjadi belakangan. Mulai dari penggerebekan terduga teroris oleh pihak berwenang, pengeboman lingkungan rumah ibadah, hingga yang terbaru penyerangan markas kepolisian. Masifnya informasi dari berbagai media menyebabkan isu yang hangat cepat berkembang. Apa yang kita […]

  • Dari Jalanan ke Pesantren, Bikersmu Chapter Kota Magelang Tebar Ilmu dan Kepedulian

    Dari Jalanan ke Pesantren, Bikersmu Chapter Kota Magelang Tebar Ilmu dan Kepedulian

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Bustanul Arifin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MAGELANG – Aktivitas touring tidak selalu tentang menempuh jarak dan menikmati perjalanan. Bagi Bikersmu Chapter Kota Magelang, perjalanan juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menimba ilmu, serta berbagi manfaat kepada sesama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengajian dan bakti sosial yang menjadi bagian dari rangkaian touring Bikersmu Chapter Kota Magelang. Kegiatan diikuti sekitar 15 […]

  • Smart Stroke, Inovasi Smartwatch Mahasiswa UMS Raih Silver Medal I2ASPO 2025

    Smart Stroke, Inovasi Smartwatch Mahasiswa UMS Raih Silver Medal I2ASPO 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim synexa dengan inovasi bertajuk Smart Stroke, berhasil meraih Silver Medal pada ajang kompetisi Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025. Smart Stroke merupakan sebuah inovasi berbasis smartwatch yang dirancang untuk membantu pasien pasca-stroke. Produk ini bertujuan memantau […]

  • Rektor UMS Dorong Guru Muhammadiyah Bangun Branding Pendidikan Progresif

    Rektor UMS Dorong Guru Muhammadiyah Bangun Branding Pendidikan Progresif

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan pentingnya penguatan branding dan kolaborasi dalam dunia pendidikan Muhammadiyah agar mampu bersaing di era kompetitif saat ini. Hal itu disampaikan saat menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Nasional dengan tema “Mastering Education Branding & Marketing” yang berlangsung di Auditorium Moh. Djazman UMS, […]

  • Status Darurat Bencana Berakhir, EMT Muhammadiyah Tangani 2.222 Penyintas Gempa NTT

    Status Darurat Bencana Berakhir, EMT Muhammadiyah Tangani 2.222 Penyintas Gempa NTT

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, NUSA TENGGARA TIMUR – Status keadaan darurat bencana pascagempa yang telah ditetapkan oleh Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui surat keputusannya, Nomor 229/KEP/HK/2026, selama 14 hari telah berakhir yang dimulai pada 15 Agustus hingga 28 Agustus 2026. Sampai hari ini, jumlah korban meninggal dunia pasgempa NTT sebanyak 120 jiwa. Penyintas yang mengalami luka-luka atau […]

expand_less