Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Geografi UMS Hian Risnandar Jadi Pemuda Pelopor Karanganyar, Dorong Pemerataan Pendidikan Desa

Mahasiswa Geografi UMS Hian Risnandar Jadi Pemuda Pelopor Karanganyar, Dorong Pemerataan Pendidikan Desa

  • account_circle Choiril Amirah Farida
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kepedulian terhadap pemerataan pendidikan mendorong Hian Risnandar, mahasiswa Program Studi Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, menginisiasi Gerakan Mengajar Desa di Kabupaten Karanganyar. Melalui program pengabdian yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, Hian berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi anak-anak di wilayah perdesaan.

Inisiatif tersebut mengantarkannya meraih Juara I Pemuda Pelopor Kabupaten Karanganyar 2026 bidang Pendidikan dan Sosial Masyarakat. Prestasi itu menjadi pengakuan atas kiprahnya dalam mengembangkan kegiatan pendidikan berbasis pengabdian masyarakat sejak 2024.

Hian menjelaskan, ketertarikannya pada dunia pendidikan berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membangun masa depan. Menurutnya, pendidikan sejak sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak.

“Saya merasa bisa sampai di titik ini juga berkat pendidikan. Karena itu, ilmu yang saya dapatkan ingin saya tularkan kepada orang lain melalui pendidikan,” ungkapnya, Senin, (19/10/2026).

Melalui Gerakan Mengajar Desa, Hian telah menginisiasi kegiatan pengabdian di tiga desa dan menjangkau empat sekolah dasar di Kabupaten Karanganyar. Selama hampir tiga tahun, program tersebut melibatkan sekitar 48 relawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama tujuh hari pada masa libur semester. Para relawan tidak hanya mengajar di sekolah dasar pada pagi hari, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan pada siang hingga malam hari.

Relawan berasal dari beragam perguruan tinggi dan latar belakang keilmuan. Salah satu sasaran yang ingin dijangkau Hian adalah mahasiswa bidang pendidikan yang membutuhkan pengalaman mengajar secara langsung. Namun, program ini terbuka bagi mahasiswa yang ingin berkontribusi dalam pengembangan pendidikan masyarakat.

Sebelum kegiatan dilaksanakan, Hian melakukan observasi terhadap sekolah, berkomunikasi dengan pihak desa, memetakan kebutuhan pendidikan, serta menyusun rancangan materi pembelajaran. Kurikulum kemudian dikembangkan bersama para relawan, mencakup berbagai materi seperti kesehatan dan lingkungan.

“Kalau pagi kami ke sekolah dasar, sedangkan siang sampai sore atau malam, jika ada kegiatan masyarakat, kami ikut terlibat. Jadi, pengabdiannya bukan hanya mengajar di sekolah, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat,” jelasnya.

Dalam menjalankan program tersebut, Hian menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam membangun kepercayaan pemerintah desa. Karena relawan berasal dari berbagai perguruan tinggi dan tidak membawa satu identitas kampus tertentu, ia perlu menjelaskan tujuan, mekanisme, serta manfaat kegiatan kepada masyarakat setempat.

Meski demikian, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Baginya, keberhasilan pengabdian tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari perubahan yang dirasakan masyarakat.

Salah satu pengalaman yang berkesan adalah ketika ia menemukan sekolah dasar dengan kondisi pembangunan yang masih tertinggal. Setelah melakukan observasi dan melaporkan kondisi tersebut, sekolah itu kemudian mengalami perbaikan sehingga kondisinya menjadi lebih baik.

Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa pengabdian masyarakat perlu diawali dengan pemahaman terhadap kebutuhan nyata di lapangan.

“Ketika saya merasa bisa bermanfaat dan memberikan dampak kepada masyarakat, terutama anak-anak di desa, ada kebahagiaan tersendiri. Dari situ saya merasa bahwa inilah arti menjadi orang yang bermanfaat,” tuturnya.

Gerakan Mengajar Desa di Karanganyar merupakan bagian dari Yayasan Sahabat Peduli Pendidikan yang berpusat di Jawa Barat. Sebagai inisiator di Kabupaten Karanganyar, Hian bertanggung jawab mengurus perizinan, menyusun proposal kegiatan, menentukan lokasi pengabdian, serta mengoordinasikan pelaksanaan program di lapangan.

Ke depan, ia ingin memperluas cakupan gerakan tersebut. Tidak hanya berfokus pada siswa sekolah dasar, Hian berharap dapat mengembangkan komunitas yang berorientasi pada peningkatan kapasitas pemuda, termasuk anggota karang taruna, melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.

Kiprah Hian dalam pengabdian masyarakat turut didukung pengalaman akademik, organisasi, dan kompetisi yang dijalaninya selama menjadi mahasiswa UMS. Saat ini, ia menempuh semester tujuh Program Studi Geografi UMS dengan IPK 3,90 serta menjalani studi S1 Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota di Universitas Terbuka.

Pada 2024, Hian menerima Beasiswa Unggulan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam kategori Masyarakat Berprestasi. Beasiswa tersebut menjadi salah satu dukungan yang membantunya mengembangkan potensi akademik sekaligus memperluas kontribusi di masyarakat.

Dalam bidang akademik dan kompetisi, Hian meraih Juara I Mahasiswa Berprestasi Fakultas Geografi UMS 2026. Ia juga memperoleh Gold Medal dalam International Invention & Innovation Competition tingkat internasional yang diselenggarakan Universitas Negeri Jakarta pada 2026, serta Silver Medal dalam Innovation World Cup yang diselenggarakan Malaysia Innovation Invention Creativity Association pada tahun yang sama.

Selain itu, ia meraih Juara III Lomba Esai Edutalk Fair Competition tingkat nasional Universitas Brawijaya pada 2025 dan Bronze Medal dalam World Innovation for Sustainability Essay Competition (WISEC) pada 2026.

Pengalaman kepemimpinan Hian juga terbangun melalui organisasi kemahasiswaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa ATLAS UMS periode 2025-2026. Selama masa kepemimpinannya, ia menginisiasi lebih dari lima program kerja baru serta memperkuat kolaborasi dengan sejumlah pihak eksternal, termasuk instansi pemerintah di Kabupaten Karanganyar.

Saat ini, Hian juga menjadi pengurus pusat Chapter Division Desamind Indonesia Foundation dan Wakil Ketua Umum Organisasi Mahasiswa Universitas Terbuka Surakarta. Berbagai pengalaman tersebut memperkuat keterampilannya dalam kepemimpinan, komunikasi publik, pengelolaan tim, serta membangun kemitraan lintas lembaga.

Menurut Hian, kesempatan mengikuti berbagai kegiatan akademik dan organisasi di UMS turut membantunya mengembangkan keberanian untuk berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan terjun langsung ke masyarakat.

Ia menilai pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk mengelola program pengabdian yang melibatkan banyak pihak dengan latar belakang berbeda.

“UMS memberikan banyak manfaat bagi saya, bukan hanya secara materiil, tetapi juga melalui kesempatan mengikuti lomba nasional dan internasional serta pengalaman berorganisasi. Hal-hal itu membantu saya lebih siap ketika harus terjun ke masyarakat,” ujarnya.

Setelah meraih Juara I Pemuda Pelopor Kabupaten Karanganyar 2026, Hian bersiap mewakili daerahnya pada seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 17-18 November 2026 di Surakarta.

Ia mengaku tidak menjadikan gelar juara sebagai tujuan utama dalam menjalankan gerakan tersebut. Baginya, penghargaan merupakan kesempatan untuk memperluas jejaring, memperoleh dukungan, dan membangun kolaborasi agar program pengabdian dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Hian berharap partisipasinya pada tingkat provinsi dapat mempertemukannya dengan lebih banyak pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pemerataan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya tidak pernah mengejar juara. Yang saya kejar adalah bagaimana kegiatan ini bisa berdampak dan membuat saya bermanfaat bagi banyak orang. Harapannya, melalui Pemuda Pelopor, gerakan ini bisa lebih dikenal, didukung, dan difasilitasi sehingga dampaknya bagi masyarakat Karanganyar semakin luas,” pungkasnya. (Fika/Humas)

  • Penulis: Choiril Amirah Farida

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Peringkat 1 SINTA PTS se-Jawa Tengah dan PTMA se-Indonesia

    UMS Peringkat 1 SINTA PTS se-Jawa Tengah dan PTMA se-Indonesia

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat pertama Science and Technology Index (SINTA) untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah. Per Sabtu (11/10), UMS unggul di posisi pertama untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dan peringkat ke-17 nasional dengan bersaing lebih dari 5.400 perguruan tinggi […]

  • Khutbah Iftitah : Kenalkan PERSADA UAD kepada Santri Baru

    Khutbah Iftitah : Kenalkan PERSADA UAD kepada Santri Baru

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan setelah menyambut hangat para santri baru tahun akademik 2024-2025, kemudian diselenggarakan acara Khutbah Iftitah. Khutbah Iftitah adalah acara tahunan yang menjadi tradisi penting di PERSADA UAD, bertujuan untuk menyambut santri baru dengan penuh khidmat serta memberikan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai akademik dan keislaman […]

  • Sebar Paket Sembako, LazisMu Banjar adakan Program Kado Ramadan.

    Sebar Paket Sembako, LazisMu Banjar adakan Program Kado Ramadan.

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 245
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjar – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Banjar bersama pengurus Masjid At-Taqwa gelar penyaluran program kado Ramadan pada Sabtu (06/04/2024). Penyaluran kado ramadan untuk warga sekitar masjid ini sendiri merupakan penyaluran paket sembako yang secara rutin setiap tahun oleh pengurus masjid bekerjasama dengan Lazismu Kabupaten Banjar. Muhammad Rasyid Ridho, Perwakilan […]

  • Zulkifli Hasan Beri Motivasi dan Semangat di TANWIR IPM

    Zulkifli Hasan Beri Motivasi dan Semangat di TANWIR IPM

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan bersama Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Futri Zulya Savitri atau akrab di panggil Putri Zulhas menghadiri Pembukaan Tanwir Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) pada 16 Desember 2024 di Gedung Serba Guna Universitas Lampung. Zulkifli Hasan memberikan sambutan kepada kader IPM yang dihari dari Aceh […]

  • Madrasah Qur’anic Generation: Ciptakan Generasi Cinta Al-Qur’an

    Madrasah Qur’anic Generation: Ciptakan Generasi Cinta Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 334
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Madrasah Qur’anic Generation Camp yang diselenggarakan oleh Bidang Kajian Dakwah Islam Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (KDI PP IPM) bersama dengan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) resmi dibuka pada Rabu (21/02/2024) di Tabligh Institute Yogyakarta. Dalam sambutannya Ketua PP IPM Bidang KDI Heni Saidah mengungkapkan antusiasmenya menyambut ide-ide baru dan gerakan-gerakan […]

  • Mahasiswa KKN UMSurabaya Kelompok 3 Edukasi PHBS dan Kesehatan Gigi bagi Siswa SDN 2 Kedungsoko

    Mahasiswa KKN UMSurabaya Kelompok 3 Edukasi PHBS dan Kesehatan Gigi bagi Siswa SDN 2 Kedungsoko

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Nganjuk — Membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan diri tidak bisa dilakukan secara instan; ia harus ditanamkan sebagai fondasi sejak usia dini. Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya Kelompok 3 menggelar program edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kesehatan gigi dan mulut bagi siswa kelas 1 dan […]

expand_less