Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungi Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Perkuat Literasi Sejarah dan Toleransi Beragama

Mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungi Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Perkuat Literasi Sejarah dan Toleransi Beragama

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Kediri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri yang tengah melaksanakan KKN di Kelurahan Pakelan melakukan kunjungan edukatif ke Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Kota Kediri, pada hari ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenal lebih dekat sejarah, nilai-nilai keagamaan, serta praktik toleransi yang hidup dan terjaga di tengah masyarakat multikultural.

Klenteng Tjoe Hwie Kiong merupakan salah satu klenteng tertua di Kediri. Bangunan bagian depan berdiri sejak tahun 1817, sedangkan bangunan belakang dibangun pada 1935, dan berada di bawah naungan Yayasan Tri Dharma Tjie Hwie Kong. Klenteng ini juga memiliki sejarah penting, di antaranya pernah tenggelam pada tahun 1955 akibat luapan Sungai Brantas yang pada masa lalu berfungsi sebagai jalur pelabuhan. Sebagai upaya pelestarian, lantai klenteng kemudian dinaikkan sekitar 75cm. Hingga kini, klenteng tersebut berstatus sebagai cagar budaya hidup, yakni cagar budaya yang tetap dapat dibenahi atau diperbaiki jika mengalami kerusakan.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai Tri Dharma, yaitu perpaduan ajaran Buddha, Konghucu, dan Tao, yang dipraktikkan secara harmonis di klenteng ini. Ibadah bersama Tri Dharma secara rutin dilaksanakan setiap tanggal 1 dan 15 penanggalan Imlek, dengan aturan dan tradisi pakem yang tidak boleh diubah oleh siapapun, meskipun kepengurusan dilakukan secara bergantian. Sementara itu, umat tetap diperkenankan melaksanakan ibadah pribadi sesuai tradisi masing-masing.

Salah satu figur sentral yang dikenalkan kepada mahasiswa adalah Mak Co (Tian Shang Sheng Mu), Dewi Laut yang dipercaya sebagai pelindung para pelaut. Mak Co diyakini semasa hidupnya merupakan anak nelayan yang mampu membaca cuaca. Pada masa lampau, para pelaut selalu membawa patung Mak Co dalam pelayaran, dan menitipkannya di klenteng ketika kapal bersandar. Klenteng Tjoe Hwie Kiong juga memiliki keterkaitan historis dengan pelayaran Laksamana Cheng Ho, seorang Muslim dari Tiongkok yang dikenal melakukan ekspedisi maritim hingga tujuh kali dan berperan dalam jalur perdagangan serta penyebaran Islam di Nusantara.

Selain sebagai tempat ibadah, Klenteng Tjoe Hwie Kiong juga berfungsi sebagai pusat pelestarian budaya, seperti seni Barongsai dan Leong. Menariknya, sekitar 90 persen anggota Barongsai bukan berasal dari etnis Tionghoa, karena kini Barongsai telah berkembang sebagai cabang olahraga di bawah KONI, terintegrasi dengan wushu, serta menjadi sarana pembelajaran bahasa Mandarin bagi generasi muda.

Mahasiswa KKN juga memperoleh pemahaman mendalam tentang ajaran Konghucu, yang menekankan pentingnya hubungan antarmanusia melalui nilai laku bakti dan perbaikan diri secara berkelanjutan. Dalam praktik ibadah, digunakan dupa berjumlah ganjil, umumnya tiga batang, sebagai simbol doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Ajaran Konghucu, Buddha, dan Tao masing-masing menekankan keharmonisan dengan sesama manusia, seluruh makhluk hidup, dan alam semesta.

Pengurus klenteng menegaskan bahwa esensi dari seluruh tradisi tersebut bukan semata ritual, melainkan upaya menjaga kerukunan dan toleransi. “Kita kumpul yang penting bagaimana kita bisa menjaga kerukunan, bincang-bincang, tanpa membahas agama,” ujar Bapak Prayitno Sutikno selaku ketua pengurus klenteng yang memberikan informasi pada kunjungan hari ini. Nilai ini sejalan dengan identitas Kota Kediri sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi yang tinggi.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri berharap dapat memperluas wawasan kebangsaan, memperkuat sikap saling menghargai antarumat beragama, serta membawa nilai-nilai toleransi tersebut dalam pengabdian mereka di Kelurahan Pakelan dan di tengah masyarakat luas. (Monica Luvitasari)

Editor: Hammam Alghazy

 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC IMM Ar. Fakhruddin Yogyakarta Resmi Dilantik! Ketua DPP IMM Bidang Ristek: Transformasi dan Kemandirian untuk IMM

    PC IMM Ar. Fakhruddin Yogyakarta Resmi Dilantik! Ketua DPP IMM Bidang Ristek: Transformasi dan Kemandirian untuk IMM

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 3.869
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Prosesi pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ar. Fakhruddin Kota Yogyakarta periode 2023-2025 berlangsung khidmat di Aula Siti Baroroh Baried, Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, pada Ahad (02/02). Dengan mengusung tema “Harmonisasi Gerakan: Sinergi IMM untuk Kemajuan Kota Yogyakarta”, acara ini menegaskan komitmen IMM dalam menciptakan sinergi demi kemajuan organisasi dan […]

  • Benchmarking ke UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Tingkatkan Daya Saing Global

    Benchmarking ke UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Tingkatkan Daya Saing Global

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pendidikan tinggi di tengah persaingan global tidak lagi hanya diukur dari kualitas pembelajaran, tetapi juga kekuatan riset, produktivitas publikasi internasional, serta jejaring kolaborasi lintas negara. Upaya membangun ekosistem akademik yang kompetitif inilah yang terus diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui berbagai kemitraan strategis dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. Salah satunya diwujudkan melalui […]

  • Belajar TOGA secara Langsung, Siswa MIM Tawangsari Antusias Praktek Membuat Minuman Bunga Telang

    Belajar TOGA secara Langsung, Siswa MIM Tawangsari Antusias Praktek Membuat Minuman Bunga Telang

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mengenalkan manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) kepada anak usia sekolah dapat dilakukan melalui pembelajaran yang menyenangkan dan praktik secara langsung. Pendekatan tersebut diterapkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Tawangsari, Teras, Boyolali, yang melibatkan siswa kelas VI. Kegiatan yang dipimpin oleh Ir. Dinda Safitri, S.T., M.Eng., Asisten […]

  • Permudah Pendaftar Luar Jawa, UMS Gelar Tes Pendaftaran Daring Besok

    Permudah Pendaftar Luar Jawa, UMS Gelar Tes Pendaftaran Daring Besok

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka kesempatan tes pendaftaran daring bagi calon mahasiswa asal luar Pulau Jawa. Program tersebut menjadi strategi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai penjuru Tanah Air. Ketua Biro Administrasi Akademik UMS Dr. Triyono, S.E., M.Si., mengatakan tes tersebut akan digelar besok Sabtu, 26 Juli 2025. Sasaran […]

  • Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAWA BARAT – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP-UMKM PWM) Jawa Barat sukses menggelar Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 150 pengusaha serta pelaku ekonomi dari berbagai wilayah di Jawa […]

  • SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari Lampung Gandeng PT Siana Marina Service, Buka Peluang Alumni Kerja di Luar Negeri

    SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari Lampung Gandeng PT Siana Marina Service, Buka Peluang Alumni Kerja di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; BANDAR LAMPUNG – SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari Lampung resmi menjalin kerja sama dengan PT Siana Marina Service melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung yang berlangsung pada Jumat, 6 Juni 2026. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala SMA Muhammadiyah […]

expand_less