Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC Aisyiyah Kalirejo Lakukan Kolaborasi Untuk Memberdayakan Perempuan Menuju Kemandirian

PC Aisyiyah Kalirejo Lakukan Kolaborasi Untuk Memberdayakan Perempuan Menuju Kemandirian

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Lampung – Kiprah Aisyiyah dalam mengemban tugas keumatan utamanya dalam memberdayakan perempuan menuju kemandirian yang diimplementasikan dalam bentuk usaha dengan menghasilkan produk yang bernilai. Dengan tujuan tersebut Pimpinan Cabang (PC) Aisyiyah Kalirejo melakukan kolaborasi dengan AIMI Lampung adakan Seminar Kesehatan Ibu pada selasa, 15 November 2024 di Kalirejo, Lampung Tengah, Lampung.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri PC Nasyiatul Aisyiyah Kalirejo, PKK Kalirejo, Kader Posyandu Kalirejo, Komunitas PEKKAMu (Perempuan Kepala Keluarga Berkemajuan) Kalirejo.

Pada kegiatan tersebut PC Aisyiyah Kalirejo menyoroti beberapa hal dalam mencapai tujuannya dalam memberdayakan perempuan menuju mandiri. PC Aisyiyah kalirejo dalam mewujudkan tujuan tersebut didampingi Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dengan membentuk Komunitas PEKKAMu (Perempuan Kepala Keluarga Berkemajuan) di Kalirejo.

Munculnya PEKKAMu ini berasal dari gagasan PP Muhammadiyah dengan MPM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung bersamaan dengan penetapan Desa Kalirejo sebagai Desa Migran Berkemajuan. Selain itu PC Aisyiyah Kalirejo juga mengedukasi pentingnya kesehatan bagi ibu dan bayi. Seminar dengan AIMI dilakukan agar ibu faham dengan memberikan ASI dapat menghemat, disamping masih banyak manfaat lainnya.

Zulyana Samba selaku ketua PC Aisyiyah Kalirejo menyatakan beberapa hal mengenai perempuan yang berdaya dan mandiri. “Perempuan itu harus cerdas bisa bersinergi dengan kekuatan-kekuatan lainnya. Semoga dengan kolaborasi ini, kita semua dapat menyerap ilmu dari acara ini,” ujarnya.

Lampung Tengah termasuk daerah pengirim tenaga kerja/ migran terbanyak se-Lampung mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri.

“Banyak keluarga yang ditinggalkan kepala keluarganya, sehingga butuh pemberdayaan pada perempuan yang di tinggalkan, maka dari itu kami membentuk komunitas PEKKAMu,” tambah Zulyana.

Yang sudah dimulai dari hal kecil seperti memproduksi sabun cair dan batik ecoprint. Kegiatan PEKKAMu nantinya dapat memberi dampak besar dikehidupan keluarga migran. Dari tujuan yang besar tersebut PC Aisyiyah Kalirejo menggerakkan PEKKAMu di Kalirejo untuk mencapai tujuan yang besar dan mulia.

Halimah selaku Ketua PEKKAMu menjelaskan mengenai ruang linkup komunitas di masyarakat. “Kolaborasi ini bisa nantinya ditransfer ke masyarakat khususnya perempuan, karena audiens kita dari berbagai lini, seperti kader Posyandu, perwakilan Puskes, Nayiatul Aisyiyah,” tegasnya.

Harapan dari kegiatan ini dapat langsung menyentuh masyarakat. “Ketika kita ikhlas untuk berkegiatan sosial, maka nantinya akan memberikan balasan yang baik kepada kita,” tambah Halimah.

Ika Yulianto selaku Camat Kalirejo mengapresiasi usaha yang dilakukan PC Aisyiyah Kalirejo yang melakukan kolaborasi dengan AiMi Lampung dalam penyelenggaraan kegiatan Seminar Kesehatan Ibu.

“Saya juga mendukung penuh terbentuknya komunitas PEKKAMu di Kalirejo ini sebagai wadah pemberdayaan pada perempuan yang berperan sebagai kepala keluarga,” ujarnya.

Upi Fitriyanti S.P. M.S.i selaku Ketua AiMi Lampung pada sesi inti acara menyampaikan risiko yang sering tidak dianggap menjadi kekhawatiran di masyarakat, yaitu risiko susu formula.

“Susu formula itu diberikan ketika ibu dan bayi ada indikasi penyakit khusus berupa indikasi medis,” ujarnya.

Dalam proses menyusui ada proses asih, asuh, asah dan akan ada proses bounding yang tercipta. “Tidak hanya memerah/pumping susu dan bayi hanya minum melalui dot, ini salah kaprah. Proses skin to skin itu sangat baik untuk anak kita,” Tambah Upi.

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) sangat penting, karena kontak kulit itu sangat penting antara ibu dan bayi. Di indonesia kadang terbalik saat menormalisasikan ibu menyusui di ruang publik, karena ibu sedang memenuhi hak bayi untuk mendapatkan Asi.

Implementasi yang dilakukan PC Aisyiyah Kalirejo dan PEKKAMu tidak hanya sebatas pada edukasi, tetapi juga solusi yang terwujud dalam usaha untuk mencapai kemandirian dan kebermanfaatan baik bagi keluarga dan juga masyarakat secara luas.

Kontributor : Tri Priyo Saputro dan Anisa, Media Center Muhammadiyah Lampung

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Penyambutan Tanah Karang Panas Biak

    Tradisi Penyambutan Tanah Karang Panas Biak

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Oleh : Naufal Febrian, Mahardika Bakti Nusantara Mengawali perjalanan panjang ini komunitas yang bernama Mahardika Bakti Nusantara generasi ke-9 memutuskan untuk melangkah menuju tanah karang panas demi melaksanakan pengabdiannya. Pengabdian ini dilakukan sesuai dengan tujuan Mahardika Bakti Nusantara dibentuk yaitu selalu menjayakan dan muliakan Nusantara, mengenalkan kepada masyarakat yang berada diluar tanah timur, adat-adat yang […]

  • Gelar Pengukuhan dan Motivasi Pendidikan Forum Guru Muhammadiyah Sukoharjo

    Gelar Pengukuhan dan Motivasi Pendidikan Forum Guru Muhammadiyah Sukoharjo

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung Graha PGRI Sukoharjo menjadi saksi terselenggaranya sebuah acara bersejarah pada hari ini. Acara pengukuhan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Sukoharjo resmi dilaksanakan, bersama dengan agenda Motivasi Pendidikan bersama dengan Ustadz H. Fahri, S.Ag, MM., Kamis (12/10/2023). Acara yang dihadiri oleh Ketua Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Kementrian Agama (Kemenag), Wakil Ketua […]

  • Tumbuhkan Semangat Literasi Generasi Muda, Mahasiswa KKN-Dik UMS Hadirkan Lapak Baca

    Tumbuhkan Semangat Literasi Generasi Muda, Mahasiswa KKN-Dik UMS Hadirkan Lapak Baca

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendikakan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan Lapak Baca sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan kreativitas anak-anak di Kelurahan Bonggoeya RT.11 Kota Kendari. Sebuah ruang belajar yang santai, menyenangkan, dan edukatif melalui aktivitas membaca serta lomba mewarnai. Diselenggarakan di Halaman Asrama Universitas Muhammadiyah Kendari. Lapak Baca merupakan […]

  • Rektor UMS Sampaikan Kuliah Umum di UMMI, Tekankan Guru Profesional Era 5.0 Berbasis Spirit Deep Learning

    Rektor UMS Sampaikan Kuliah Umum di UMMI, Tekankan Guru Profesional Era 5.0 Berbasis Spirit Deep Learning

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., hadir sebagai keynote speaker dalam Kuliah Umum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dengan tema “Guru Profesional di Era 5.0: Menumbuhkan Karakter dan Keteladanan dengan Spirit Deep Learning” pada Selasa (9/12). Acara yang berlangsung secara hybrid di Auditorium […]

  • Stigma Masih Jadi Penghalang, Guru Besar UMS Tegaskan Pendidikan Inklusif Perlu Sistem yang Lebih Progresif

    Stigma Masih Jadi Penghalang, Guru Besar UMS Tegaskan Pendidikan Inklusif Perlu Sistem yang Lebih Progresif

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Stigma masih menjadi tembok besar yang membatasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk tumbuh dalam ruang pendidikan yang setara. Meski banyak sekolah telah mengklaim diri sebagai sekolah inklusif, praktiknya masih jauh dari nilai-nilai keberagaman yang adil dan ramah. Isu inilah yang menjadi fokus Prof. Dr. Minsih, S.Ag., M.Pd., yang baru akan dikukuhkan sebagai […]

  • PKM Mahasiswa Umsida Hadirkan Model Ilmiah Pengendalian Ghibah untuk Bangun Etika Islami di Sekolah

    PKM Mahasiswa Umsida Hadirkan Model Ilmiah Pengendalian Ghibah untuk Bangun Etika Islami di Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sidoarjo, – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menunjukkan semangat dakwah berkemajuan melalui karya ilmiah dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Mereka mengembangkan model pengendalian ghibah berbasis pendekatan ilmiah untuk memperkuat budaya etika Islami di lingkungan pendidikan. Riset yang berjudul “Pengendalian Praktik Ghibah Syar’i dengan Metode Six Sigma dan Analisis SWOT untuk Meningkatkan Budaya […]

expand_less