Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih medali emas pada ajang International Youthpreneur Competition (IYC) 2025. Ide yang dikembangkan oleh mereka bergerak dalam bidang aplikasi digital untuk memecahkan masalah gizi, ekonomi lokal, dan food waste. Ide ini dikemas dalam satu aplikasi yaitu Nutreasy.

Kolaborasi mahasiswa ini terhimpun dari tiga prodi yakni Arief Surya Adhi dari Akuntansi, Salsabila Khoirun Nisa dari Kesehatan Masyarakat, dan Dizzo Violeta dari Teknik Informatika. Keberhasilan tim UMS tidak lepas dari bimbingan dan arahan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Candra Kusuma Wardana, S.E., M.B.A., dan dosen Fakultas Ilmu Kesehatan, Kusuma Estu Werdani, S.KM., M.Kes.

(Dari kiri) Arief Surya Adhi, Dizzo Violeta, Salsabila Khoirun Nisa

Ide Arief terpantik ketika dirinya mengikuti perlombaan di Jepang. Ketika itu, banyak delegasi dari negara lain yang membawa permasalahan stunting. Arief merasa di Indonesia, kekhawatiran akan stunting masih cukup kurang. Pada dasarnya, tujuan dari inovasi ini adalah mencegah stunting melalui layanan personalisasi gizi berbasis teknologi.

Di sisi lain dia juga memiliki kekhawatiran pada permasalahan food waste. Food waste sendiri meningkatkan emisi gas rumah kaca dan degradasi lahan. Food waste itu sudah besar banget. Di Indonesia sendiri, food waste dilakukan oleh lebih dari 45 juta orang setiap tahunnya. Sedangkan penduduk di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 281 juta.

Nutreasy memiliki empat fitur utama yaitu Anti-Food Waste Recipes, UMKM Healthy Market, GiziLearn + NutriImpact Tracker, dan Smart NutriPlanner. Untuk fitur Anti-Food Waste Recipes dia menerangkan apa itu food waste. Food waste di rumah tangga dalam hal ini dia contohkan, ketika memasak sayur kemudian terdapat sisa-sisa sayuran yang tidak dimanfaatkan.

“Untuk pencegahan food waste, fitur pada aplikasi mendukung penggunanya untuk menginput daftar makanan sisa atau bahan-bahan agar dapat dicegah untuk dibuang. Misal ada sisa wortel, kubis atau lainnya, kemudian di input dan akan muncul saran resep makanan atau bisa diolah menjadi pupuk,” terang Arief, Rabu (28/5).

Selain mencegah stunting dan mengantisipasi food waste, aplikasi tersebut juga mendukung untuk menjadi tempat jual-beli yang ia sebut dengan fitur UMKM Healthy Market. UMKM lokal dapat menjual makanan melalui aplikasi ini dengan catatan makanan tersebut tergolong sebagai makanan sehat.

Sedangkan fitur Smart NutriPlanner dirancang menggunakan sistem AI untuk menyusun porsi makanan seimbang dan efisien sehingga dapat merekomendasikan menu harian/mingguan otomatis. Rekomendasi ini didasarkan pada usia, berat badan, tinggi badan, preferensi makanan, dan budget harian sehingga sesuai dengan Angka Kebutuhan gizi (AKG).

Fitur GiziLearn + NutriImpact Tracker berfungsi untuk edukasi mengenai gizi dan penyusunan menu untuk anak, ibu hamil, ibu menyusui, calon pengantin, remaja, ibu balita, dan UMKM. Fitur ini juga mendukung untuk memantau progres gizi dan pengeluaran budget makan harian.

Tidak hanya itu, Nutreasy juga memiliki fitur premium yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Ketika pengguna membeli fitur premium, pengguna akan dapat mengontrol gizi harian mereka yang disertai dengan pengingat kalori dan rekomendasi menu berdasarkan uang. Ia menggarisbawahi untuk yang tidak premium masih bisa mengontrol gizi dan kalori tetapi tidak dapat mendapatkan rekomendasi berdasarkan budget dengan kata lain terdapat batasan.

Arief bercerita ketika juri melakukan penilaian terhadap Nutreasy, juri memberikan apresiasi. “Pesannya dari juri itu penilaian Nutreasy sudah bagus terutama di bagian perencanaan finansial,” kenang Arief saat mengingat pesan dari juri.

Proyeksi finansial pada Nutreasy sudah memikirkan biaya menyangkut pada fixed cost, variable cost, dan BEP atau titik balik modal. Tidak hanya itu, tampilan Nutreasy juga disebut menarik bahkan untuk orang-orang tua. (Maysali/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 190
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarbaru – Sebagai Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan berkewajiban untuk menjalankan Tanfidz Keputusan Musyawarah Wilayah ke-38 Muhammadiyah Kalimantan Selatan Bidang Zakat, Infak, dan Sedekah. Salah satu langkah yang ditempuh untuk menjalankan kewajiban tersebut adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) dengan mengangkat tema “Kebijakan Internal dan SOP”. Tujuannya […]

  • Ratusan Peserta Ikuti BIM-BALI Conference, BIM University Dorong Inovasi Global

    Ratusan Peserta Ikuti BIM-BALI Conference, BIM University Dorong Inovasi Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 258 peserta ambil bagian dalam konferensi internasional Bali International Meeting on Business, Advanced Engineering, and Leadership Sustainability Impact (BIM-BALI) yang diselenggarakan oleh Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University), Kamis (30/4/2026). Dari jumlah tersebut, 111 peserta hadir secara luring di kampus BIM University, sementara 147 lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting. […]

  • DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 205
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri – Dua dosen dan satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta mengikuti Kegiatan Tahunan Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia yang diadakan oleh IAIN Kediri.berlangsung tanggal 2 – 5 September 2024 Kegiatan ini mengusung tema “Towards a Surah-Based Research on the Qur’an,” yang menekankan pentingnya penelitian berbasis surah dalam kajian Al-Qur’an. Mengadirkan Pembicara Prof. […]

  • IMM Kalteng dan Polda Kalteng Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

    IMM Kalteng dan Polda Kalteng Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 348
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palangka Raya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Tengah gelar pertemuan bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah pada Senin (12/8/24). Pertemuan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang dibangun antara Mahasiswa dan Kepolisian dalam rangka membangun daerah yang lebih baik. Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Djoko Poerwanto menyampaikan harapan untuk […]

  • PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Shirathun Najah Muhammadiyah Ranting Miri sukses menggelar acara Tahfidz Camp 2025 pada 3-4 Maret 2025. Mengusung tema “Qur’an dan AI”, kegiatan ini mengangkat slogan “Al-Qur’an Dibaca, Gadget Dikelola, dan Lingkungan Dijaga” serta berlangsung di Dukuh Miri, Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang digelar selama dua […]

  • “Ketika Kata Menjadi Senjata”, IMM Shabran UMS Gelar Workshop Kepenulisan

    “Ketika Kata Menjadi Senjata”, IMM Shabran UMS Gelar Workshop Kepenulisan

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila pada Minggu, 1 Juni 2025, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Tadris Media: Workshop Kepenulisan bertema “Ketika Kata Menjadi Senjata”. Bertempat di Ruang Seminar Shabran, kegiatan ini diikuti oleh para kader IMM yang ingin mengasah kemampuan menulis sebagai bagian […]

expand_less