Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Manajemen dalam Islam

Manajemen dalam Islam

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Kajian jelang berbuka Masjid Islamic Center UAD sebagai aktivitas rutin dalam menunggu berbuka puasa kembali diadakan pada hari ini Selasa (19/03) dengan menghadirkan pemateri yang spesial karena pemateri kali ini adalah seorang perempuan yang di mana pada kajian jelang berbuka pada hari-hari sebelumnya didominasi oleh pemateri laki-laki. Pemateri hari ini adalah Dr. Utik Bidayati S.E,. M.M Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan dan Administrasi Umum. Beliau mengangkat tema “Manajemen Dalam Islam” pada kajian hari ini.

Utik mengartikan manajemen sebagai suatu proses mengelola. “Dalam Islam mengelola itu bukan sesuatu yang asing. Mengelola artian banyak hal, apapun bisa kita kelola apapun bisa kita tata supaya kita bisa mendapatkan manfaat semaksimal mungkin manfaat sebesar mungkin”. Begitu tuturnya dalam menjelaskan arti manajemen kepada para jamaah yang hadir.

Pada kajian hari ini berbicara mengenai persoalan manajemen waktu. Satu surat Allah al ashr yang sangat luar biasa terkenal atau cukup populer ketika bicara tentang waktu

وَٱلْعَصْرِإِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍإِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّوَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ

“Demi masa Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”

Utik menjelaskan surat ini yang membahas tentang waktu. Waktu itu sangat terbatas. Ketika dapat memanfaatkan atau menggunakan dengan maksimal. Maka seolah tidak terasa, yang beberapa bisa terjadi itu menyesal karena waktu telah meninggalkan tanpa mendapatkan atau mengambil manfaat dari waktu yang dimiliki secara maksimal.

“Kita selalu memerlukan proses mengelola waktu ini dengan baik, itu yang dinamakan sebagai proses disiplin. Allah mengatur sedemikian rupa yang perlu kita jadikan acuan seperti halnya salat dalam 1 hari ada 5 waktu. Hal itu bisa dijadikan acuan untuk mengelola hal-hal lain yang berkaitan dengan waktu.” Ungkapnya.

Kemudian Utik mencirikan orang muslim yang ideal adalah diantaranya yang mampu menghargai waktu dengan baik. Maksudnya adalah dapat memanfaatkan waktu yang dimiliki secara maksimal. Seperti dalam hadis yang sering didengar “gunakan masa mudamu sebelum masa tuamu”, “gunakan masa sempatmu sebelum datang masa sempitmu”, “gunakan masa sehatmu sebelum masa sakitmu”. Maka Utik menyimpulkan bahwa menghargai waktu sebagai salah satu indikasi keimanan dan bukti ketaqwaan.

Lalu, Utik meyampaikan beberapa dalil yang terkait dengan waktu. Pertama, Q.S. Al-furqan ayat 62

وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَخِلْفَةً لِّمَنْ اَرَادَ اَنْ يَّذَّكَّرَ اَوْ اَرَادَشُكُوْرًا

“Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau ingin bersyukur.”

Menurut Utik pada proses untuk mendisiplinkan diri dalam mengelola waktu sangat penting. Poin yang pertama yaitu Perencanaan, segala pekerjaan harus terencana dengan baik, tersusun dan terjadwal disertai dengan target dan cara mencapainya. Poin yang kedua yaitu pelaksanaan, setelah direncanakan maka rencana dijalankan secara berurutan. Poin yang ketiga yaitu evaluasi, dikerjakan setelah semua rencana selesai dikerjakan untuk memastikan pencapaian target.

Dalam Islam yang berkaitan dengan waktu, salat fardu sebagai panduan dan pola untuk mendisiplinkan diri. Manajemen waktu dalam Islam juga berarti waktu digunakan sebagai bentuk investasi untuk masa depan yang lebih baik memanfaatkan waktu secara produktif, maksudnya adalah waktu yang digunakan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dengan tidak menunda pekerjaan. Setiap yang sudah dilakukan sangat baik apabila melakukan evaluasi untuk memperbaiki penggunaan waktu.

Kemudian, dalil kedua yaitu Q.S. Al-insyirah ayat 7

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ

“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).”

Utik menerangkan bahwa semua orang telah diberikan panduan tapi di masa sekarang banyak sekali godaan yang kemudian membawa pada ketidakmampuan untuk memenuhi rencana. Dan menjadi godaan besar di masa sekarang yaitu berupa penggunaan gadget/handphone dan internet. Penggunaan gadget/handphone dan internet bisa menjadi manfaat apabila pandai mengelola waktu tapi dapat juga menjadi hal yang sia-sia jika tidak bijak dalam penggunaan waktu.

Manfaat yang didapat dari penggunaan handphone dan internet yaitu dapat menurunkan stres, memperluas wawasan, menambah semangat dan menambah ide. Utik juga menyampaikan terkait dampak negatif dari penggunaan handphone dan internet jika tidak bijaksana dalam mengelola waktu penggunaannya yaitu dapat menurunkan produktivitas, menurunkan tingkat keamanan, menurunkan kinerja.

Dan terakhir dalil ketiga yang menjadi inspirasi dalam pemanfaatan waktu, Al-hasyr

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَوَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖوَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Kontributor: Ekha Yulia Ningsih

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua MPKU PP Muhammadiyah Kunjungi PWM Kaltim, Tekankan Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan

    Wakil Ketua MPKU PP Muhammadiyah Kunjungi PWM Kaltim, Tekankan Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. dr. Slamet Budiarto, SH., MH.Kes., melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Ahad siang (30/8).   Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan dari MPKU PP Muhammadiyah kepada Pimpinan Wilayah dalam rangka penguatan amal usaha kesehatan.   Dalam pertemuan […]

  • STQ Se-Kampung Tengah Sukses Digelar, Hadirkan Semangat Cinta NKRI di Tengah Generasi Qurani

    STQ Se-Kampung Tengah Sukses Digelar, Hadirkan Semangat Cinta NKRI di Tengah Generasi Qurani

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MEMPURA, SIAK – Masjid An-Nur Kampung Tengah, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak menjadi saksi bisu gelaran Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Se-Kampung Tengah yang berlangsung meriah pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan yang bertemakan “Senada Merayakan HUT RI ke-80, Melalui STQ Mari Kita Hadirkan Semangat Cinta Terhadap NKRI Demi Membangun Generasi Qurani di Negeri Siak Madani” […]

  • Menuju Islam Berkemajuan: Mahasiswa UMS Dorong Pendidikan Seksual Inklusif dengan Interactive Visual Cards

    Menuju Islam Berkemajuan: Mahasiswa UMS Dorong Pendidikan Seksual Inklusif dengan Interactive Visual Cards

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pendidikan seksual masih sering dianggap tabu di Indonesia. Padahal, dalam perspektif Islam, menjaga diri (hifdz al-nafs) dan menjaga keturunan (hifdz al-nasl) merupakan bagian penting dari maqashid syariah. Menyadari hal itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berinisiatif menghadirkan program pendidikan seksual inklusif dan interaktif bagi penyandang disabilitas, khususnya tunagrahita. Program ini digagas oleh […]

  • Belajar Seni Hidup Bersosial dari Penyair Jahiliyah

    Belajar Seni Hidup Bersosial dari Penyair Jahiliyah

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.418
    • 1Komentar

    |Oleh: M. Andhim| Manusia merupakan makhluk sosial. Di mana komunikasi dan interaksi antar sesamanya menjadi kebutuhan yang mendasar. Menjalani sesuatu sendirian akan terasa berat. Tentu akan lebih mudah jika mau melibatkan banyak pihak. Maka tak salah ungkapan pepatah, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.” Nasehat mulia untuk saling terus bekerja sama. Jika air di lautan […]

  • Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Ustadz Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan

    Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Ustadz Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle (Fika/Humas)
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Penguatan akidah, pendidikan agama dalam keluarga, dan pengamalan nilai-nilai Islam menjadi pesan utama Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, M.Si. dalam Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Di hadapan ribuan peserta yang memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Minggu (18/10/2026), ia mengajak umat Islam untuk menjalankan ajaran agama […]

  • Kado Spesial Milad ke-67 UMS, FKIP Persembahkan 6 Medali di Ajang Kejuaraan Nasional

    Kado Spesial Milad ke-67 UMS, FKIP Persembahkan 6 Medali di Ajang Kejuaraan Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani berhasil membawa pulang enam medali dari tiga ajang olahraga bergengsi tingkat nasional yang digelar di Aceh dan Bali. Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menyampaikan rasa […]

expand_less