Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Program Doktor Ilmu Hukum UMS Gelar Seminar Nasional, Dorong Konsep Hukum Transendental

Program Doktor Ilmu Hukum UMS Gelar Seminar Nasional, Dorong Konsep Hukum Transendental

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar agenda tahunan Seminar Nasional dan Call for Paper dengan tema “Kebijakan Hukum Sumber Daya Alam: Perspektif Sosioekonomi, Kearifan Lokal, & Transendensi”. Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk mengembangkan pemikiran hukum yang berpijak pada nilai-nilai transendental, humanisasi, dan liberasi, dengan luaran publikasi jurnal nasional terakreditasi Sinta 2, 3, dan 4.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Kaprodi Program Studi Doktor Ilmu Hukum UMS, Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya proses evaluasi akademik yang ketat dalam call for paper kali ini. “Bagi peserta yang mengirimkan paper, akan dievaluasi secara mendalam karena konsekuensinya panitia harus melakukan eksekusi review dan komunikasi langsung dengan jurnal. Ini menjadi kerja keras kita agar publikasi masuk ke jurnal yang bereputasi baik, minimal Sinta 4, syukur-syukur bisa Sinta 3 atau bahkan Sinta 2,” ujarnya, Rabu (4/6), di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Absori juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum ilmiah, melainkan bagian dari ikhtiar panjang Muhammadiyah untuk meneguhkan posisi ilmu hukum yang berpihak pada keadilan dan nilai-nilai spiritual.

“Filosofis dari program doktor ini adalah mengembangkan konsep berpikir transenden dalam hukum, dimulai dari pemahaman properti dalam perspektif transendental,” jelasnya.

Menurutnya, pemikiran hukum tidak bisa dilepaskan dari konteks sosial, politik, dan ekonomi, termasuk bagaimana kebijakan terkait sumber daya alam dipandang dan dijalankan.

Ia mengkritik kecenderungan eksploitasi sumber daya oleh investor dan oligarki yang seringkali meminggirkan masyarakat adat. “Ini memunculkan fenomena peminggiran kaum pribumi atas nama pembangunan. Padahal kita belum memperoleh hasil yang selayaknya dari tambang batu bara, nikel, emas, hingga air,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. “Transendensi mengingatkan kita bahwa pengelolaan bumi bukan hanya pertanggungjawaban duniawi, tetapi juga ukhrawi. Khas dari Muhammadiyah adalah menempatkan akuntabilitas bukan hanya di hadapan manusia, tapi juga di hadapan Allah,” ungkapnya.

Program Studi Doktor Ilmu Hukum UMS juga aktif mengkaji kebijakan dan regulasi terkait sumber daya alam serta melakukan advokasi terhadap tindakan-tindakan represif oleh aparat maupun pemilik modal. Absori berharap agar Muhammadiyah bisa tampil sebagai kekuatan sipil utama dalam membela kepentingan rakyat dan keadilan ekologis.

Sementara itu, Welcoming Speech Host Seminar & Call for Paper disampaikan oleh Moh. Indra Bangsawan, S.H., M.H., yang menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda rutin yang telah diselenggarakan secara konsisten sejak 2018.

“Ini adalah seminar nasional yang ke-6 dari Program Doktor Ilmu Hukum. Setiap tahun kami selalu mengangkat tema besar yang harapannya bisa melahirkan gagasan baru dan pemikiran segar tentang integrasi antara hukum positif dengan pendekatan transendental,” ujar Indra.

Dalam laporannya, Indra juga menyampaikan bahwa kegiatan kali ini diikuti oleh ratusan peserta, baik secara luring maupun daring, dengan makalah yang masuk untuk diseminarkan dan diproses publikasinya.

“Setiap pemakalah nantinya akan menyampaikan presentasi dalam sesi paralel, dan akan dibantu oleh reviewer serta moderator. Hasil dari diskusi ini akan menjadi bahan publikasi, baik dalam bentuk prosiding maupun jurnal yang telah terakreditasi Sinta,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa latar belakang pemilihan tema tahun ini tidak lepas dari masih kompleksnya persoalan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia. “Kami berharap, dengan hadirnya tiga narasumber utama, akan lahir pemikiran yang memperkaya wacana hukum serta edukasi tentang keadilan sumber daya alam,” jelasnya.

Sebagai penutup, Indra menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pemakalah yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini dicatat sebagai amal baik di sisi Allah SWT,” pungkasnya.

Acara resmi dibuka dengan bacaan basmalah, disambung sesi presentasi dan diskusi yang menghadirkan narasumber-narasumber pakar dalam bidang hukum, serta dilanjutkan sesi paralel atau presentasi artikel.

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumni FKIP UMS Berkiprah di Korps Brimob Mabes Polri, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

    Alumni FKIP UMS Berkiprah di Korps Brimob Mabes Polri, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 72
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak hanya dipersiapkan untuk berkarier di bidang pendidikan, tetapi juga memiliki peluang untuk berkiprah di berbagai sektor profesional. Pesan tersebut mengemuka dalam Yudisium dan Pembekalan Calon Wisudawan Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Moh. Djazman UMS, Kamis (24/9/2026). Mengusung tema […]

  • Panen Raya JagungMu, Muhammadiyah Pekalongan Perkuat Ketahanan Pangan

    Panen Raya JagungMu, Muhammadiyah Pekalongan Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; PEKALONGAN – Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan menggelar Panen Raya Tahap I Program JagungMu di area perkebunan JagungMu, Desa Podo, Kecamatan Kedungwuni, Ahad (19/7/2026). Panen raya yang merupakan bagian dari program unggulan ketahanan pangan Muhammadiyah tersebut dihadiri Ketua MPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. M. Nurul Yamin, […]

  • Muhammadiyah dan Kebutuhan Pemimpin Masa Depan

    Muhammadiyah dan Kebutuhan Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Zulkipli Jemain, M.Pd.I (Dosen PAI Fakultas Agama Islam UM Palembang, Sekretaris Eksekutif PWM Sumsel) Integrasi Kekuasaan Etis dan Kepemimpinan Visioner Memasuki abad kedua keberadaannya, Muhammadiyah menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perubahan sosial, kemajuan teknologi, dinamika politik global, serta meningkatnya tuntutan transparansi dalam organisasi menuntut hadirnya model kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara struktural, […]

  • Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

    Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 433
    • 24Komentar

    Oleh : Dwi Kurniadi, Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi otonom dibawah persyarikatan Muhammadiyah. IMM adalah organisasi yang bergerak di ranah mahasiswa, IMM menjadi tangan Panjang dakwah Muhammadiyah di ruang-ruang kampus. Adalah sebuah kesistimewaan tersendiri bagi IMM yang Dimana diruang-ruang kampus yang suasana intelektulitas sangat kental sehingga Muhammadiyah […]

  • Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

    Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan representasi, stabilitas politik, serta perlindungan hak konstitusional warga negara. Hal tersebut menjadi salah satu pokok bahasan yang disampaikan Muhammad RM Fayasy Failaq, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum dan […]

  • Bikersmu dan MDMC Boyolali Salurkan 16 Tangki Air Bersih di Wonosamudro

    Bikersmu dan MDMC Boyolali Salurkan 16 Tangki Air Bersih di Wonosamudro

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Farhan
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOYOLALI – Memasuki puncak musim kemarau tahun 2026, sejumlah desa di Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, mulai mengalami krisis air bersih. Sumber-sumber air yang biasa dimanfaatkan warga menyusut drastis, bahkan sebagian mengering, sehingga masyarakat harus menempuh jarak lebih jauh atau mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Menanggapi kondisi tersebut, Komunitas Bikersmu PCM Ngemplak […]

expand_less