Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Maraknya Pelecehan Seksual di Lingkungan Pesantren, Gerakan Moralitas Menginisiasi Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Santunan Yatim di Ponpes Tahfiz Annida Sukabumi

Maraknya Pelecehan Seksual di Lingkungan Pesantren, Gerakan Moralitas Menginisiasi Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Santunan Yatim di Ponpes Tahfiz Annida Sukabumi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sukabumi — komunitas Morality Movement Foundation (MMF) menggelar kegiatan edukasi dan sosial bertajuk “Seribu Yatim, Seribu Kebahagiaan” di Pondok Pesantren Tahfiz Annida, Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga ba’da isya tersebut menjadi wadah edukasi, penguatan nilai moral, serta kepedulian sosial terhadap para santri, khususnya anak-anak yatim di lingkungan pesantren.

Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual

Agenda pertama dalam kegiatan tersebut adalah edukasi pencegahan memikirkan seksual. Dalam sesi ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga privasi diri, mengenali jenis-jenis memahami seksual, menjaga batasan dalam pergaulan, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menjadi korban ataupun menyaksikan tindakan yang tidak pantas.

Selain itu, peserta juga mendidik mengenai pentingnya kewaspadaan di era digital, terutama dalam penggunaan media sosial dan komunikasi berani yang rentan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Setelah sesi edukasi selesai, seluruh peserta melaksanakan sholat Magrib berjamaah bersama di lingkungan Pondok Pesantren Tahfiz Annida. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan terasa dalam pelaksanaan ibadah tersebut.

Tausiyah Islami

Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah islami yang membahas keutamaan menghadiri majlis ilmu dan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana menambah wawasan keislaman serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dalam tausiyah tersebut juga disampaikan pentingnya shodaqoh sebagai bentuk kepedulian sosial yang memiliki banyak hikmah, di antaranya membuka keberkahan rezeki, mempererat persaudaraan, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Santunan Kepada Anak Yatim

Memasuki agenda berikutnya, MMF menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Ponpes Tahfiz Annida sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan moral terhadap pendidikan para santri. Penyerahan santunan berlangsung disambut bahagia oleh para penerima manfaat.

Koordinator kegiatan, Mulki Firdaus Alamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekedar agenda seremonial, tetapi juga upaya membangun kepedulian sosial dan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.

“Di tengah hiruk pikuk dunia yang sering membuat kita sibuk dengan urusan sendiri, kegiatan yang diadakan MMF ini mengingatkan kembali bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari apa yang kita miliki, melainkan dari seberapa banyak kita mampu membuat orang lain merasa dihargai dan dicintai. Bantuan materi yang kita berikan mungkin terbatas, namun niat dan doa tulus kita insyaAllah tidak berbatas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

“Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik melalui tenaga, pikiran, maupun materi. Semoga setiap rupiah dan setiap senyuman yang kita hadirkan hari ini menjadi amal jariyah yang mengalir pahalanya,” lanjutnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun gerakan kepedulian yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal, bukan akhir. Semoga kepedulian kita tidak berhenti di acara ini, namun tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang lebih berkeadilan dan penuh kasih sayang,” tambah Mulki.

Sebagai penutup, seluruh peserta dan komunitas MMF mengikuti makan bersama komunitas Moralitas dan para santri. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan yang mempererat hubungan antar peserta kegiatan.

Morality Movement Foundation (MMF) sendiri merupakan komunitas yang bergerak di bidang penguatan nilai moral, pendidikan sosial dan aksi kemanusiaan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Melalui berbagai program sosial dan edukatif, MMF terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang lebih aman, beradab, dan peduli terhadap sesama.Maraknya Pelecehan Seksual di Lingkungan Pesantren, Gerakan Moralitas Menginisiasi Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Santunan Yatim di Ponpes Tahfiz Annida Sukabumi

Komunitas Morality Movement Foundation (MMF) menggelar kegiatan edukasi dan sosial bertajuk “Seribu Yatim, Seribu Kebahagiaan” di Pondok Pesantren Tahfiz Annida, Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga ba’da isya tersebut menjadi wadah edukasi, penguatan nilai moral, serta kepedulian sosial terhadap para santri, khususnya anak-anak yatim di lingkungan pesantren.

Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual

Agenda pertama dalam kegiatan tersebut adalah edukasi pencegahan memikirkan seksual. Dalam sesi ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga privasi diri, mengenali jenis-jenis memahami seksual, menjaga batasan dalam pergaulan, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menjadi korban ataupun menyaksikan tindakan yang tidak pantas.

Selain itu, peserta juga mendidik mengenai pentingnya kewaspadaan di era digital, terutama dalam penggunaan media sosial dan komunikasi berani yang rentan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Setelah sesi edukasi selesai, seluruh peserta melaksanakan sholat Magrib berjamaah bersama di lingkungan Pondok Pesantren Tahfiz Annida. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan terasa dalam pelaksanaan ibadah tersebut.

Tausiyah Islami

Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah islami yang membahas keutamaan menghadiri majlis ilmu dan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana menambah wawasan keislaman serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dalam tausiyah tersebut juga disampaikan pentingnya shodaqoh sebagai bentuk kepedulian sosial yang memiliki banyak hikmah, di antaranya membuka keberkahan rezeki, mempererat persaudaraan, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Santunan Kepada Anak Yatim

Memasuki agenda berikutnya, MMF menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Ponpes Tahfiz Annida sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan moral terhadap pendidikan para santri. Penyerahan santunan berlangsung disambut bahagia oleh para penerima manfaat.

Koordinator kegiatan, Mulki Firdaus Alamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekedar agenda seremonial, tetapi juga upaya membangun kepedulian sosial dan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.

“Di tengah hiruk pikuk dunia yang sering membuat kita sibuk dengan urusan sendiri, kegiatan yang diadakan MMF ini mengingatkan kembali bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari apa yang kita miliki, melainkan dari seberapa banyak kita mampu membuat orang lain merasa dihargai dan dicintai. Bantuan materi yang kita berikan mungkin terbatas, namun niat dan doa tulus kita insyaAllah tidak berbatas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

“Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik melalui tenaga, pikiran, maupun materi. Semoga setiap rupiah dan setiap senyuman yang kita hadirkan hari ini menjadi amal jariyah yang mengalir pahalanya,” lanjutnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun gerakan kepedulian yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal, bukan akhir. Semoga kepedulian kita tidak berhenti di acara ini, namun tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang lebih berkeadilan dan penuh kasih sayang,” tambah Mulki.

Sebagai penutup, seluruh peserta dan komunitas MMF mengikuti makan bersama komunitas Moralitas dan para santri. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan yang mempererat hubungan antar peserta kegiatan.

Morality Movement Foundation (MMF) sendiri merupakan komunitas yang bergerak di bidang penguatan nilai moral, pendidikan sosial dan aksi kemanusiaan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Melalui berbagai program sosial dan edukatif, MMF terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang lebih aman, beradab, dan peduli terhadap sesama.

Maraknya Pelecehan Seksual di Lingkungan Pesantren, Gerakan Moralitas Menginisiasi Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Santunan Yatim di Ponpes Tahfiz Annida Sukabumi. 

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spirit Islam Berkemajuan Menguat di Salat Id Rempoah, Baturraden, Banyumas

    Spirit Islam Berkemajuan Menguat di Salat Id Rempoah, Baturraden, Banyumas

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Dari lereng sejuk Gunung Slamet, tepatnya di kawasan Baturraden, gema takbir Idulfitri mengalun lembut, berpadu dengan rintik gerimis yang menyentuh pagi, Jumat (20/3/2026). Di Aula Balai Desa Rempoah, ratusan jamaah berkumpul dalam satu saf spiritual, menunaikan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Baturraden. Meski semula direncanakan […]

  • Mostbet Casino – Live-Casino-Funktionen und was Sie in Deutschland erwartet

    Mostbet Casino – Live-Casino-Funktionen und was Sie in Deutschland erwartet

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Mostbet Casino bietet eine breite Auswahl an Live-Dealer-Spielen, die speziell auf die Präferenzen deutscher Spieler abgestimmt sind https://mostbetkaszino.org/de-de/. Die Kombination aus HD Streaming und Echtzeit-Interaktionen schafft eine packende Atmosphäre. Spieler können eine Vielzahl beliebter Spiele entdecken und gleichzeitig von attraktiven Aktionen nutzen. Doch auch die Technologie und die Sicherheitsmaßnahmen, die diesem Live-Erlebnis zugrunde liegen, sind […]

  • FORTASI 2024 SMP Muhammadiyah 2 Kalasan, Wujudkan Generasi Mulia

    FORTASI 2024 SMP Muhammadiyah 2 Kalasan, Wujudkan Generasi Mulia

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – FORTASI (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswi) merupakan ajang besar dan sangat dinanti oleh peserta didik baru di sekolah-sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia. SMP Muhammadiyah 2 Kalasan menyemarakan FORTASI Tahun 2024 dengan tema “Wujudkan generasi mulia berprofil pelajar pancasila”. Tema ini diambil mengandung unsur do’a dan harapan bagi sekolah untuk peserta didik baru […]

  • Mahasiswa Fisioterapi UMS Paparkan Riset Neuroplastisitas di SEAPAC 2025

    Mahasiswa Fisioterapi UMS Paparkan Riset Neuroplastisitas di SEAPAC 2025

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sherin Nada Salsabila, mencatatkan prestasi dengan berpartisipasi pada konferensi internasional South East Physical Activity Conference (SEAPAC) 2025 yang diadakan di Thailand. Dalam forum tersebut, ia memaparkan kajian mengenai neuroplastisitas yang berjudul ‘Neuroplasticity in Motor-Sensory Based Rehabilitation for Cerebral Palsy’. Penelitian yang ia presentasikan merupakan […]

  • Mahasiswa Teknik UMS Raih Silver dan Bronze Prize di i-CAPS Competition 2025 Korea Selatan

    Mahasiswa Teknik UMS Raih Silver dan Bronze Prize di i-CAPS Competition 2025 Korea Selatan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Dua mahasiswa Fakultas Teknik UMS berhasil meraih penghargaan dalam ajang International Students Multidisciplinary i-CAPS Competition 2025 yang berlangsung pada 19-22 Agustus 2025 di Howard Johnson Hotel, Incheon, Korea Selatan. Mereka adalah Muh. Adityo Rivalta dari Program Studi Teknik Mesin yang […]

  • Marginalisasi Pendidikan, Apakah Pendidikan Telah Mencapai Kebebasan di Indonesia?

    Marginalisasi Pendidikan, Apakah Pendidikan Telah Mencapai Kebebasan di Indonesia?

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    Oleh : Kurnia Lisnadatul Anggraini (202110230311042) Kehadiran setiap manusia ke dunia tak terlepas dari bagaimana suatu pengetahuan di pertanyakan eksistensinya. Pengetahuan hadir membawa ilmu yang di mana setiap isi dari ilmu tersebut di tuangkan dalam sebuah wadah yang dinamakan Pendidikan. Dalam situasi Pendidikan terutama di negara kita ini, yaitu Indonesia tidak jauh dari benda yang […]

expand_less