Opini

Mengukir Harapan dan Integritas: Perjalanan SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan dalam Dunia Pendidikan

Oleh: Najib Maulana Alfikri, Aktivis Muhammadiyah

Di sudut timur Pulau Kalimantan, tepatnya di Sangatta Selatan, berdiri sebuah sekolah yang menjadi bagian dari kontribusi Muhammadiyah—sebuah gerakan Islam modern yang sejak awal menjadikan pendidikan sebagai poros utama dakwah dan inovasi sosial. Dari semangat itulah, lahir SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan, sebuah institusi yang kini menjadi pelita ilmu dan karakter di jantung Sangatta Selatan. Bukan arsitekturnya yang megah, melainkan cita-cita dan maknanya yang agung. Sebuah sekolah yang tidak hanya mengajarkan angka dan huruf, tetapi juga akhlak dan iman.

Pendirian sekolah ini diprakarsai oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kutai Timur, yang melihat pentingnya kehadiran lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di kawasan tersebut. Kini, SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan dasar Islam terpadu, mengusung semangat berkemajuan yang menjadi ciri khas Muhammadiyah. Pada awal berdirinya, sekolah ini menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi fasilitas, sumber daya manusia, maupun jumlah peserta didik. Namun, berkat kerja keras para pendiri, dukungan warga Muhammadiyah, serta semangat juang para guru, sekolah ini mulai menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Seiring dengan perkembangan sekolah, kini hadir seorang pemimpin yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dan memiliki komitmen terhadap dunia pendidikan. Abdul Azis Hasyim adalah pemimpin dengan hati dan visi yang kuat. Dengan pengalaman mumpuni di dunia pendidikan, beliau memahami bahwa seorang nakhoda pendidikan tidak hanya bertugas mengelola administrasi, tetapi juga harus menjadi inspirasi bagi guru dan siswa. Di bawah kepemimpinannya, SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang kokoh dan nilai-nilai keislaman.

Lebih dari sekadar kurikulum yang terpaku pada angka dan nilai, SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan menghidupkan kembali proses pembelajaran yang humanis dan komprehensif. Anak-anak diajak untuk mengasah keterampilan berpikir kritis, mengeksplorasi potensi kreatif, serta menumbuhkan empati terhadap sesama dan lingkungan. Nilai-nilai Al-Qur’an dan ajaran Islam menjadi dasar etis yang kuat dan diintegrasikan ke dalam pemahaman ilmu pengetahuan modern. Keberadaan sekolah ini menjadi respons nyata terhadap tantangan zaman yang semakin kompleks. Dengan kepemimpinan dan guru-guru yang berdedikasi, SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan berkomitmen menjadi pelita yang menerangi masa depan anak-anak, sekaligus menumbuhkan cinta tanah air dan tanggung jawab sosial.

Setiap anak yang belajar di sini tidak hanya dipersiapkan menjadi insan akademis yang unggul, tetapi juga pribadi yang berintegritas, bertakwa, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Dalam kerangka besar pendidikan Muhammadiyah, sekolah ini menegaskan bahwa ilmu tanpa akhlak adalah kosong, dan iman tanpa pengetahuan adalah buta. Dengan semangat gotong royong dan kesadaran kolektif, SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan menjadi saksi perjalanan sebuah bangsa yang terus melangkah, berani bermimpi, dan gigih berjuang demi mewujudkan generasi emas yang membanggakan.

Pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan bukanlah konsep abstrak. Ia hidup dalam aktivitas harian siswa: dari salam yang diajarkan sejak pagi, budaya antre di kantin, shalat dhuha yang dibiasakan, tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan, hafalan Al-Qur’an, hingga kerja sama dan empati dalam kegiatan kelompok. Nilai yang sering ditekankan kepada siswa adalah: “Adab lebih tinggi daripada ilmu.” Dengan itu, para siswa memahami bahwa sepintar apa pun seseorang, jika tidak memiliki adab yang baik, maka ia tidak akan berguna. Setiap tindakan kecil diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjadi cerdas tidaklah berarti tanpa menjadi pribadi yang baik.

Pendidikan di sekolah ini adalah proses pemanusiaan. Bukan sekadar transfer ilmu, tetapi pembentukan jiwa. Anak-anak tidak dipaksa menjadi seragam, melainkan difasilitasi untuk berkembang sesuai potensi dan karakter masing-masing. Mereka disiapkan bukan hanya untuk sukses dalam pembelajaran, tetapi juga untuk menjadi pemimpin yang memiliki nurani dan menjaga integritas di tengah dunia yang terus berubah. Walau dengan keterbatasan fasilitas, SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan membuktikan bahwa kualitas pendidikan tidak selalu ditentukan oleh kemewahan teknologi, melainkan oleh nilai, ketulusan, dan keteladanan. Dari Sangatta Selatan, suara pendidikan sederhana ini menggema hingga ke cakrawala Indonesia. Menunjukkan bahwa membangun negeri bukan hanya tugas kota-kota besar, tetapi juga tanggung jawab desa dan sekolah-sekolah kecil yang diam-diam menyiapkan para penjaga masa depan. SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan bukan sekadar sekolah, tetapi janji yang sedang ditepati untuk Indonesia.

Selain konsep pendidikan yang diterapkan, SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan juga selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi orang tua dan masyarakat sekitar. Wali murid tidak hanya diposisikan sebagai penerima informasi, tetapi sebagai mitra aktif dalam membentuk masa depan anak-anak. Melalui forum parenting, kegiatan komite sekolah, hingga keterlibatan dalam program-program sekolah, hubungan antara guru dan orang tua tumbuh dalam semangat saling percaya dan mendukung. Kegiatan keagamaan, gotong royong lingkungan, bazar amal, hingga program sosial seperti bantuan kepada dhuafa dan korban bencana menjadi jembatan keterlibatan masyarakat. Sekolah juga senantiasa membuka diri terhadap masukan dari tokoh masyarakat dan organisasi lokal demi memastikan bahwa proses pendidikan tetap relevan, kontekstual, dan membumi. Sinergi yang terjalin di SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan menjadi bukti bahwa pendidikan yang kuat tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus dirajut bersama.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button