Menjaga Amanah Kosmis: Menyambut Hadirnya Majalah Kalimahsawa Edisi Ke-5
- account_circle Kabar Muhammadiyah
- calendar_month 56 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kabar gembira bagi para pembaca setia dan pegiat literasi, Majalah Kalimahsawa edisi terbaru telah resmi diterbitkan. Pada Edisi Ke-5 di bulan Juni 2026 ini, Kalimahsawa kembali hadir menyapa ruang baca Anda dengan tetap mengusung semboyan utamanya, “Titik Temu Dalam Pluralitas”.
Diterbitkan di bawah naungan Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSB PS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), majalah ini berkomitmen menjadi ruang literasi yang terbuka bagi semua golongan, bersifat non partisan, dan menjadi medium untuk membangun kesadaran kritis serta mendorong perubahan positif di masyarakat.
Di tengah laju zaman yang bergerak begitu cepat, pembangunan dan industrialisasi sering kali membawa persoalan lingkungan yang serius seperti perubahan iklim, pencemaran, deforestasi, hingga hilangnya keanekaragaman hayati.
Merespons realitas tersebut, Majalah Kalimahsawa Edisi Ke-5 mengangkat tema besar yang sangat mendesak untuk didiskusikan saat ini, yaitu: “Ekoteologi dan Etika Lingkungan Berkelanjutan”.
Tema ini diangkat sebagai ruang refleksi bersama untuk mengingatkan kembali bahwa bumi bukan sekadar objek yang bisa dieksploitasi tanpa batas, melainkan ruang kehidupan sekaligus amanah dari Tuhan yang wajib dijaga oleh umat manusia.
Pemimpin Redaksi Kalimahsawa, Dwi Kurniadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa menjaga lingkungan hidup bukanlah sekadar mengikuti tren masa kini. Lebih dari itu, kepedulian ekologis merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan kita.
“Kesalehan seorang manusia tidak hanya diukur dari hubungannya dengan Tuhan, tetapi juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian alam dan sesama ciptaan-Nya,” ungkapnya, Rabu. (4/11/2026).
Sejalan dengan pemikiran tersebut, Dra. Yayah Khisbiyah, M.A., selaku Ketua PSB PS UMS, juga menekankan pentingnya paradigma Ekoteologi Al-Ma’un.
“Menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari ibadah sosial yang berpihak kepada kelompok rentan yang paling menderita akibat krisis iklim,” ujarnya.
Untuk membedah isu lingkungan tersebut secara komprehensif, sajian utama Majalah Kalimahsawa kali ini dibagi ke dalam empat bab pembahasan.
Bab pertama membahas mengenai “Agama, Etika, dan Gerakan Ekologis Untuk Merawat Bumi dan Kehidupan”, yang turut memuat gagasan Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy mengenai konsep hifzh al-bi’ah atau prinsip perlindungan kehidupan.
Bab kedua, “Nilai-Nilai Teologis Pelestarian Lingkungan”, mengajak pembaca mendekonstruksi pemahaman dan menafsir ulang tanggung jawab manusia sebagai khalifah atau penjaga amanah kosmis bumi yang harus merawat ekosistem.
Selanjutnya, pada bab ketiga yang bertajuk “Krisis Ekologi & Tanggung Jawab Moral Manusia”, redaksi menyajikan deretan tulisan kritis yang membedah bagaimana krisis lingkungan sesungguhnya merupakan cermin dari kegagalan dan krisis moral peradaban modern.
Terakhir, bab keempat mengupas “Peran Agama Dalam Membangun Kesadaran Lingkungan”, yang menyoroti praktik-praktik nyata membangun etika lingkungan berkelanjutan, mulai dari ruang kelas pendidikan hingga mimbar-mimbar masjid.
Majalah Kalimahsawa 2026 diharapkan dapat menjadi jembatan pemikiran yang menghadirkan solusi. Melalui tulisan-tulisan yang ringan namun sangat reflektif ini, pembaca diajak untuk memahami kembali hakikat hubungan antara manusia dan alam semesta.
Bumi pada akhirnya menjadi titik temu kita bersama untuk berkolaborasi mengatasi krisis ekologis. Merawat bumi berarti kita sedang merawat kehidupan itu sendiri dan menjaga kelangsungan masa depan generasi yang akan datang. Selamat membaca, merenung, dan bergerak bersama!
Mari selami lebih dalam gagasan-gagasan inspiratif di dalamnya dan jadilah bagian dari perubahan untuk bumi yang lebih baik. Anda dapat menikmati sajian lengkap Majalah Kalimahsawa Edisi Ke-5 secara interaktif maupun menyimpannya untuk dibaca kemudian melalui tautan berikut:
📖 Baca secara interaktif (Online) atau📥 Unduh dokumen PDF (Download) (pilih dan klik salah satu)
Selamat membaca, merenung, dan bergerak bersama merawat bumi!
- Penulis: Kabar Muhammadiyah
