Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menuju Penggunaan Gawai yang Sehat: Peran Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa dalam Memerangi Adiksi Gawai di Kalangan Masyarakat

Menuju Penggunaan Gawai yang Sehat: Peran Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa dalam Memerangi Adiksi Gawai di Kalangan Masyarakat

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
  • visibility 321
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Malang – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu komitmen yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa yang sedang  menjalani studi di universitas tersebut. Kegiatan ini merupakan cara bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat sekitar. Kegiatan PMM yang dilaksanakan oleh kelompok 39 gelombang 3 pada tanggal 12 Februari 2023, merupakan wujud dari upaya mahasiswa dalam menyumbangkan ilmu yang sudah di dapat dari universitas kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan positif.

Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok tersebut terdiri dari Mochamad Ardian Putra Ramadhan, Muhamad Ramdani, Salsabila Ramadhani Utami, dan Roudhotul Jannah, yang merupakan mahasiswa program Psikologi di Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam pelaksanaannya, kelompok tersebut mendapatkan bimbingan langsung dari Ibu Sofa Amalia, S.Psi., M.Si. yang bertindak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Di era dimana teknologi berkembang dengan cepat, kecanduan gawai menjadi perhatian serius di kalangan berbagai kelompok. Terutama anak-anak, yang rentan terhadap dampak buruk dari penggunaan berlebihan gawai. Namun, melalui program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), mahasiswa mengambil peran sebagai agen perubahan dalam memberikan edukasi dan solusi kepada masyarakat mengenai bahaya adiksi gawai.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, mahasiswa UMM yang terlibat dalam program PMM, khususnya kelompok 39 gelombang 3 yang dibimbing oleh Sofa Amalia, S.Psi., M.Si., telah menggelar kegiatan psikoedukasi kepada anak-anak Yayasan At-Taufiq yang berlokasi di Jalan Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Dalam kegiatan ini, anak-anak Yayasan At-Taufiq diberikan pemahaman mendalam tentang resiko yang terkait dengan penggunaan gawai yang berlebihan. Melalui penyuluhan ini, mereka tidak hanya diberitahu tentang potensi bahaya adiksi gawai, tetapi juga diperkenalkan dampak negatif yang timbul akibat penggunaan gawai yang berlebihan seperti penurunan kualitas tidur, gangguan konsentrasi saat belajar, dan kurangnya interaksi sosial.

Selain itu, anak-anak Yayasan At-Taufiq juga dipandu untuk memahami cara-cara yang bijak dalam menggunakan gawai agar tidak terjerumus ke dalam pola perilaku yang tidak sehat. Poin penting seperti mengatur waktu penggunaan dan menyeimbangkan aktivitas daring menjadi penekanan kepada anak-anak.

Di samping itu, kegiatan ini mengajak ibu-ibu PKK RT 10 Kel. Purwantoro untuk terlibat secara langsung dalam pemahaman akan bahaya adiksi gawai bagi anak-anak. Kegiatan ini mendorong ibu-ibu PKK untuk mengeksplorasi lebih dalam lagi terhadap faktor-faktor apa yang mempengaruhi anak bisa memunculkan perilaku adiksi gawai serta upaya preventif yang dapat dilakukan seperti mengatur batasan penggunaan gawai pada anak, mendistraksi anak dengan kegiatan fisik di luar layar yang lebih seru dan sehat, edukasi kepada anak terhadap bahaya adiksi gawai, serta pengawasan orang tua.

Dalam kegiatan dengan ibu-ibu PKK tersebut, mereka secara aktif terlibat dalam diskusi. Di mana, anggota dari kelompok 39 gelombang 3 PMM dan ibu-ibu PKK saling berbagi pandangan mengenai risiko kecanduan gawai pada anak-anak.

Melalui interaksi langsung dengan anak-anak Yayasan At-Taufiq, mahasiswa tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya adiksi gawai, tetapi juga menciptakan ruang untuk berdiskusi dan bertukar pandangan dengan ibu-ibu PKK RT 10 Kelurahan Purwantoro. Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling memperkaya pemahaman akan risiko kecanduan gawai pada anak-anak.

Dengan demikian, harapan besar dari kegiatan PMM ini adalah mendorong kesadaran akan bahaya adiksi gawai di kalangan masyarakat dan mendorong penerapan strategi preventif yang efektif.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kontributor : Roudhotul Jannah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

    Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung — Kegiatan hari kedua program Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman tentang Keadilan Iklim berlangsung dengan penuh semangat dan kesadaran kritis. Dengan mengupas dampak nyata perubahan iklim di kehidupan sehari-hari, sesi ini membuka ruang diskusi yang hangat di antara peserta dari berbagai latar belakang iman dan komunitas. Mereka saling berbagi perspektif tentang bagaimana […]

  • Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah: Menguatkan Dakwah Digital di Era AI

    Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah: Menguatkan Dakwah Digital di Era AI

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Muhammadiyah terus melakukan upaya meningkatkan kualitas dakwah di era digital. Salah satunya melalui kegiatan Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6-8 Maret 2026 di BPSDMD Semarang dan diikuti […]

  • LDK PP Muhammadiyah Audiensi ke MPR RI, Perkuat Dakwah Komunitas

    LDK PP Muhammadiyah Audiensi ke MPR RI, Perkuat Dakwah Komunitas

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan audiensi dengan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pada Selasa (19/8), bertempat di Gedung MPR RI, Jakarta. Delegasi LDK PP Muhammadiyah dipimpin langsung oleh Muchamad Arifin, S.Ag., M.Ag. selaku Ketua. Hadir mendampingi, Dr. Suhardin, M.Pd. (Sekretaris), Mufid Habib Musthofa, M.Si. (Bendahara), serta […]

  • In che modo la tecnologia migliora ogni giro per l’Italia con il Casinò Nazionale

    In che modo la tecnologia migliora ogni giro per l’Italia con il Casinò Nazionale

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Il Casinò Nazionale Italiano sta sfruttando tecnologie moderne per rivoluzionare il panorama del gioco d’azzardo. Combinando VR, data analytics e caratteristiche interattive, crea un ambiente di gioco variegato. Questa trasformazione non è soltanto estetica; modifica considerevolmente il coinvolgimento e la soddisfazione dei utenti. Con il passaggio dai approcci classici a un’avventura digitale molto interattiva, è […]

  • Miniatur

    Miniatur

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Lutfi Sebuah karya sastra menjadi cerminan bagi penulis maupun bagi pembaca. Sejak jaman dahulu sastra telah mewarnai kehidupan. Menjadi landasan manusia berpijak, menentukan benar dan salah, melakukan perbuatan terpuji. Karya sastra menjadi katarsis dan intervensi manusia untuk melakukan pengukuran sejauh mana tindak sosial manusia dapat berkembang. Cultur distance ini mennetukan perwatakan tokoh […]

  • PENDIDIKAN DASAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    PENDIDIKAN DASAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Pada hari sabtu (23/03) masjid Islamic Center Kembali diramaikan dalam acara kajian menjelang buka puasa serta buka puasa bersama para jamaah. Kajian pada kali ini akan bertemakan Pendidikan dasar dan Islam yang akan disampaikan oleh Dr. Hendro Widodo, M.Pd. Pendidikan dasar merupakan jenjang Pendidikan yang melandasi jenjang Pendidikan menengah. Pendidikan dasar berbentuk […]

expand_less