Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Meredam Kecemasan Akan Masa Depan

Meredam Kecemasan Akan Masa Depan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
  • visibility 343
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Ibnu Masngud
Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Hari Esok Yang Mencemaskan

Dalam hidup ini ada yang disebut dengan hari kemarin, hari esok, dan hari ini. Hari kemarin dengan segala peristiwanya terkadang menimbulkan kesedihan, itulah masa lalu. Hari esok dengan segala misterinya terkadang melahirkan kecemasan, itulah masa depan. Sedangkan hari ini adalah apa yang ada di hadapan. Tidak seorangpun yang tahu secara pasti bagaimana hari esok akan terjadi, itulah sebab timbulnya kekhawatiran dan kecemasan.

Dalam bidang psikologi belakangan populer istilah Quarter Life Crisis (krisis seperempat abad). Istilah ini digunakan untuk menggambarkan fenomena krisis mental yang dialami seseorang pada kisaran usia 20-30 tahun. Pada kondisi ini seseorang mencemaskan masa depannya secara berlebihan sebab ketidakpastian akan hidupnya kelak. Jika dibiarkan begitu saja kondisi ini akan berpotensi mendatangkan dampak negatif yang bisa merusak masa depan. Diantara contoh dampaknya adalah depresi, tidak percaya diri, implusif, dan sulit mengambil keputusan.

Upaya Meredam Kecemasan

Islam memberikan panduan hidup bagi pemeluknya dalam segala aspek kehidupannya, termasuk permasalahan psikis. Lalu apa yang Islam tawarkan untuk mengatasi fenomena diatas?. Untuk menghadapi fase Quarter Life Crisis, penulis mencoba mengemukakan setidaknya tiga hal yang merupakan hasil inspirasi dari ajaran Islam serta perkataan para ulama dan ilmuwan.

Husnuzan

(أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِ بِيْ، إِنْ خَيْرًا فَخَيْرٌ، وَ إِنْ شَرًّا فِشَرٌّ  ) “Aku sesuai dengan prasangka hamba kepada-Ku, Jika prasangka itu baik maka kebaikan baginya, dan jika prasangka itu buruk maka keburukan baginya”. Begitulah yang disampaikan Allah Swt sang penentu masa depan setiap manusia. Selain menjadi kewajiban bagi setiap muslim, prasangka atau pikiran yang positif juga membuat kondisi psikis menjadi lebih baik. Pikiran menjadi lebih fokus, hati tentram, dan energi tidak terbuang sia-sia.

Terus Bergerak

Salah satu perkataan Imam Syafi’ yang populer (إِنِّيْ رَيْتُ وُقُوْفَ المَاءِ يُفْسِدُهُ, إِنْ سَالَ طَابَ, وَ إِنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ) “Aku melihat diamnya air merusak dirinya sendiri, jika ia mengalir maka ia menjadi jernih, dan jika dia menggenang maka ia menjadi keruh”. Semakin deras aliran air, kerjernihan dan manfaatnya akan makin bertambah. Begitu juga hidup, semakin keras perjuangannya semakin berarti dan berguna hidupnya. Disadari maupun tidak, terkadang manusialah yang merusak dirinya sendiri dengan tidak melakukan apa-apa dan menyia-nyiakan waktunya yang begitu berharga.

Banyaknya waktu kosong yang tidak dimanfaatkan dengan kegiatan positif juga akan membuat pikiran melayang kemana-mana. Kondisi demikian berpotensi menjadikan seseorang semakin tenggelam dalam kecemasannya. Manusia perlu terus bergerak serta beraktivitas untuk bertahan hidup dan mencegah pikiran-pikiran yang negatif. “Life is like riding a bicycle. To keep your balance, you must keep moving (hidup ini seperti mengendarai sebuah sepeda, untuk menjaga keseimbanganmu, kamu harus tetap bergerak)”. Begitu kata Albert Einstein.

Fokus Pada Hari Ini

Hari ini adalah hasil dari perjuangan di hari kemarin, sedangkan hari esok adalah hasil dari perjuangan di hari ini. Seseorang yang menghabiskan energi dan waktu hanya untuk mencemaskan hari esok sejatinya ia justru sedang merusak masa depannya. Aaidh Al-Qarni dalam bukunya La Tahzan mengatakan “Tak usah risau akan hari esok, fokuslah dengan perjuangan hari ini, karena hari esok akan baik-baik saja jika engkau bisa melewati hari ini dengan baik”. Jadi hari ini adalah kunci sekaligus penentu hari esok.

Kesimpulan

Masa depan dengan segala misterinya di bawah ketentuan Allah Swt sepenuhnya. Namun bukan berarti manusia hanya pasrah dan tidak melakukan apapun. Karena Allah Swt dengan segala kebijaksanaan-Nya menentukan masa depan manusia berdasarkan jerih payah mereka. Memang tidak ada manusia yang dapat memastikan bagaimana hari esok terjadi. Namun masa depan manusia bisa diprediksi dan tergambarkan dengan bagaimana ia melewati hari ini.

 Point-point yang penulis utarakan juga sebagai ikhtiar untuk menggapai masa depan yang baik dan meredam kecemasan terhadapnya. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَ الْحَزَنِ)) “Ya Allah, hamba berlindung pada Engkau dari kecemasan (terhadap masa depan) dan kesedihan (Terhadap masa lalu)”. La haula wala quwwata illa billah. Wallahu a’lam bishawab.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor UMS Teken MoA dengan Tiga Industri Korea dalam Penguatan Riset Inovasi Obat dan Makanan

    Rektor UMS Teken MoA dengan Tiga Industri Korea dalam Penguatan Riset Inovasi Obat dan Makanan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan tiga industri dari Korea Selatan yang bergerak di bidang riset dan inovasi obat serta makanan. Agenda itu terlaksana pada rangkaian kegiatan Gebyar Academia, Business, Government (ABG) Collaboration yang berlangsung di kantor Badan Pengawas Obat dan […]

  • Pondok Pesantren Terpadu Al-Mujahidin, The school Of Future Leaders

    Pondok Pesantren Terpadu Al-Mujahidin, The school Of Future Leaders

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 3.320
    • 0Komentar

    Sejarah Pada tahun 1979, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Balikpapan dan Pasir membentuk sebuah panitia pembangunan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren yang diketuai oleh Bapak Muhammad Adnan. Panti Asuhan dan Pondok Pesantren tersebut diberi nama “Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan” yang berlokasi di Jl Soekarno-Hatta Km. 10 Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara Kota Balikpapan Kalimantan Timur. […]

  • Prodi PAI Universitas Muhammadiyah Bandung Pererat Tali Silaturahmi Dengan Alumni

    Prodi PAI Universitas Muhammadiyah Bandung Pererat Tali Silaturahmi Dengan Alumni

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 153
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar acara silaturahmi dan temu kangen alumni yang berlangsung meriah di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Sabtu (30/11/2024). Ketua panitia Mukhlishah menyampaikan bahwa acara ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan membangun jejaring keluarga […]

  • FKG UMS Bekali Mahasiswa dengan Teknologi Digital Smile Design dalam Kedokteran Gigi Modern

    FKG UMS Bekali Mahasiswa dengan Teknologi Digital Smile Design dalam Kedokteran Gigi Modern

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Digital Smile Design: Integrasi Estetika, Fungsi, dan Teknologi” yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh mahasiswa dari Prodi Pendidikan Dokter Gigi dan Program Profesi Dokter Gigi, serta para dosen FKG UMS. Kegiatan ini menghadirkan drg. Erlian Septiana Sari, Sp.KG, […]

  • Zulkifli Hasan Beri Motivasi dan Semangat di TANWIR IPM

    Zulkifli Hasan Beri Motivasi dan Semangat di TANWIR IPM

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 127
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan bersama Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Futri Zulya Savitri atau akrab di panggil Putri Zulhas menghadiri Pembukaan Tanwir Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) pada 16 Desember 2024 di Gedung Serba Guna Universitas Lampung. Zulkifli Hasan memberikan sambutan kepada kader IPM yang dihari dari Aceh […]

  • UMS Raih Predikat Unggul SIMKATMAWA 2025, Bukti Tata Kelola Kemahasiswaan Berkualitas

    UMS Raih Predikat Unggul SIMKATMAWA 2025, Bukti Tata Kelola Kemahasiswaan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan mutu kemahasiswaan dengan diraihnya predikat Unggul dalam penilaian SIMKATMAWA (Sistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Kemahasiswaan Perguruan Tinggi) pada capaian tahun 2025. Capaian ini berdasarkan Surat Pengumuman Kemendikti Saintek nomor: 4774/B2/DT.01.01/2025 yang menjadi indikator bahwa UMS berhasil menjalankan tata kelola kemahasiswaan yang terstruktur, […]

expand_less