Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Merefleksikan Disrupsi Dalam Perjalanan Masa Remaja Menuju Kedewasaan

Merefleksikan Disrupsi Dalam Perjalanan Masa Remaja Menuju Kedewasaan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Aulia Azzahra, Mahasiswa Sarjana Pendidikan Agama Islam UM Metro

Umumnya, manusia pada masa peralihan dari remaja menuju kedewasaan adalah masa di mana kita mengalami perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam cara berpikir. Di masa inilah kita mulai terombang-ambing oleh pikiran kita sendiri. Pada masa ini pula, lingkungan dan keluarga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan seseorang. Terkadang, pengaruh lingkungan yang kurang sehat serta kurangnya dukungan dari keluarga terdekat.

Hal inilah yang sering membuat seseorang menjadi ragu pada dirinya sendiri, bahkan hingga meragukan keyakinan dan keagamaannya. Lalu, apakah hal ini merupakan sesuatu yang lumrah dialami oleh para remaja? Tentu saja, hal ini sangat wajar terjadi.

Ketika kita mulai menyadari bahwa kita berada di lingkungan yang kurang baik bagi diri kita, dan hati kita pun tergerak untuk menjauhinya ,namun terkadang kita merasa takut akan kesulitan mencari teman baru, atau khawatir akan dicemooh oleh orang lain. Oleh sebab itu, di sinilah kita membutuhkan kesadaran yang disertai keinginan yang kuat, agar mampu melepaskan diri dari lingkungan yang tidak membawa kebaikan, lalu segera berusaha mencari lingkungan baru yang mampu menjadikan diri kita semakin lebih baik.

Di masa peralihan ini, peran keluarga merupakan hal yang sangat krusial. Pada usia seperti ini, sangat dibutuhkan adanya komunikasi yang baik antara anak dan orang tua ,agar anak merasa aman, memiliki rasa percaya kepada orang tuanya, sehingga ia pun lebih mudah dan berani untuk meluapkan segala isi hatinya.

Namun, bagaimanakah kenyataannya saat ini? Mungkin zaman dahulu tidaklah sama seperti zaman sekarang, di mana akses terhadap ilmu pengetahuan, termasuk cara mendidik anak, sudah begitu mudah didapatkan. Terkadang kita merasa bahwa cara mendidik orang tua kita ternyata belum sejalan dengan jiwa kita yang lahir dan tumbuh di era modern ini.

Kita sebagai Generasi Z, hatinya terasa begitu peka dan mudah tersentuh, bahkan bisa merasa terluka oleh ucapan-ucapan yang seolah-olah menghakimi atau sekadar memerintah tanpa penjelasan.

Di sisi lain, kita pun patut menyadari ,bisa jadi orang tua kita pun dahulu dibesarkan dan dididik dengan cara yang keras oleh kakek dan nenek kita. Oleh karena itu, besar kemungkinan orang tua kita pun belum sepenuhnya sembuh dari luka masa lalu yang tanpa mereka sadari, terbawa dan seolah-olah “diwariskan” ke dalam cara mereka mendidik anak-anaknya saat ini.

Di sinilah letak kedewasaan kita, kita sebagai generasi yang hidup di zaman yang lebih terbuka, sudah sepatutnya berusaha lebih dahulu untuk memahami keadaan dan latar belakang orang tua kita, serta perlahan menyampaikan pemahaman kepada mereka dengan tutur kata yang lembut dan cara yang paling baik.

Pada masa remaja, lingkungan pertemanan juga memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap proses pertumbuhan menuju kedewasaan. Pada umumnya, remaja cenderung lebih sering mendengarkan pendapat teman-temannya dibandingkan nasihat dari orang tuanya. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi orang tua untuk mengenal dengan siapa saja anaknya bergaul, bahkan mengetahui sedikit latar belakang atau cara pandang teman-temannya.

Di dalam kehidupan keluarga, sering kali timbul perbedaan pendapat antara anak dan orang tua. Oleh sebab itu, budaya bermusyawarah di dalam rumah sangatlah perlu untuk dibiasakan. Sebab, melalui musyawarah inilah anak merasa didengar dan dihargai pendapatnya. Dan apabila keputusan yang diambil ternyata belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang diharapkan anak, ia pun akan lebih mudah memahami dan menerima keputusan yang telah disepakati bersama. Secara tidak langsung, kebiasaan bermusyawarah ini akan membentuk karakter diri seseorang, bahwa kita wajib mendengarkan pendapat orang lain, serta betapa pentingnya saling menghargai meskipun pendapat kita berbeda satu sama lain.

Sebagaimana kisah Al-luqman yang diabadikan dalam Al-quran :

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ
“Dan kami perintah kan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang bapak dan ibu”

Luqman menasihati anaknya agar berbakti kepada kedua orang tuanya dengan berbuat baik, menghormati dan mentaaati kereka.

Seorang anak memiliki kewajiban untuk mentaati perintah orang tuanya selama perintah tersebut dalam kebaikan dan tidak bertentangan dengan ajaran agama. Jika orang tua memerintah kan sesuatu yang tidak baik, maka anak boleh menolak, namun penolakannya harus dengan cara yang sopan, lemah lembut, dan tetap menghormati orang tuanya.

Bukan kah hal ini begitu sulit dilakukan ? Bagi kita, menjalankan sesuatu yang tertnyata tidak sejalan dengan keinginan hati kita sering kali terasa berat. Namun, kita perlu meyakini di dalam hati bahwa orang tua kita pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, meskipun pada saat ini kita belum sepenuhnya mengerti makna di balik setiap nasihat dan arahan yang mereka berikan.

Yakin lah, suatu saat nanti kita akan memahaminya, sebab tidak semua hal harus kita pahami saat ini juga, terkadang kita membutuhkan waktu agar mendaptkan pemahaman yang lebih luas,lebih mendalam, dan lebih bijaksana.

Kesabaran, kejujuran, serta akhlak yang mulia, semuanya bukanlah sifat yang lahir secara mendadak atau seketika. Sebaliknya, sifat-sifat yang mulia itu terlahir dan terbentuk melalui sebuah proses yang tentunya tidaklah mudah, penuh perjuangan, dan perlahan ditempa seiring dengan perjalanan kita menuju kedewasaan.

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalin Silaturahmi: PK IMM Shabran Pertemukan Dua Generasi

    Jalin Silaturahmi: PK IMM Shabran Pertemukan Dua Generasi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta, Jum’at, 22 agustus 2025 – Usai vakum sekian tahun lamanya, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS kembali menerima mahasantri putri. Mengingat pentingnya silaturahmi dan untuk menghindari adanya kesenjangan komunikasi antara mahasantri putri baru dan para alumni senior, PK IMM Shabran memfasilitasi pertemuan antara mahasantri semester satu dengan alumni. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan […]

  • Satu-satunya dari Indonesia, Mahasiswa UMS Tembus Konferensi Terkemuka Cyber Security Dunia di Black Hat MEA Arab Saudi

    Satu-satunya dari Indonesia, Mahasiswa UMS Tembus Konferensi Terkemuka Cyber Security Dunia di Black Hat MEA Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Bayu Fedra atau yang akrab disapa Fedra, mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS, berhasil menjadi pembicara (speaker) dalam ajang konferensi keamanan siber bergengsi dunia, Black Hat Middle East and Africa (MEA) yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, […]

  • Jarak Antara Nilai dan Realitas dalam Tubuh Ikatan

    Jarak Antara Nilai dan Realitas dalam Tubuh Ikatan

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Oleh: Teguh Jairyanur Akbar, Ketua Umum IMM FEB UMS “Il n’y a pas des sots si incommodes que ceux qui ont de l’esprit – Tidak ada orang bodoh yang menyulitkan daripada yang punya sedikit akal” -Sherlock Holmes Dengan menyebut nama Allah. Tuhan segala alam yang menentukan awal dan yang menggariskan akhir. Dengan ini, kami persembahkan […]

  • Dosen Teknik Mesin UMS Berdayakan Petani Jamur Tiram Desa Krajan dengan Inovasi Produksi Baglog Mandiri

    Dosen Teknik Mesin UMS Berdayakan Petani Jamur Tiram Desa Krajan dengan Inovasi Produksi Baglog Mandiri

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim dosen dari Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama kelompok pembudidaya jamur tiram Krajatani di Desa Krajan, Kecamatan Weru, Sukoharjo. Ketua tim pengabdian, Dessy Ade Pratiwi, S.T., M.T., mengungkapkan program ini merupakan bagian dari hibah pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan […]

  • Zendo Serang-Cilegon Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Tonggak Ekonomi Lokal

    Zendo Serang-Cilegon Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Tonggak Ekonomi Lokal

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SERANG – Zendo Kota Serang-Cilegon, sebuah layanan on-demand berbasis ojek resmi diluncurkan di Kota Serang. Peresmian Zendo Serang-Cilegon dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia di Kompleks Griya Gemilang Sakti Caracas pada Sabtu (12/7/25). Dalam sambutannya, Nur Agis Aulia menyampaikan bahwa kehadiran Zendo menjadi salah satu kabar gembira untuk masyarakat Kota Serang. […]

  • Semangat Kolaborasi dan Inovasi: UAD Rayakan Milad ke-112 Muhammadiyah dengan Apel Akbar

    Semangat Kolaborasi dan Inovasi: UAD Rayakan Milad ke-112 Muhammadiyah dengan Apel Akbar

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 147
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Dalam menyemarakkan Milad ke-112 Muhammadiyah, Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan agenda milad tersebut, di antaranya: diadakan pengajian inklusif khusus untuk difabel se-DIY, lalu ada lomba-lomba antar pegawai dan antar Mahasiswa. Untuk pagi ini, diadakan Apel Akbar Milad ke-112 Muhammadiyah pada hari Sabtu, (16/11) di lapangan timur Universitas Ahmad Dahlan kampus IV dan disiarkan […]

expand_less