Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengantar Studi Al-Qur’an dan Tafsir, Prodi IQT UMS Bekali Mahasiswa dengan Ulumul Qur’an

Pengantar Studi Al-Qur’an dan Tafsir, Prodi IQT UMS Bekali Mahasiswa dengan Ulumul Qur’an

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Kuliah Umum bertajuk “Pengantar Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir” di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi IQT UMS.

Kuliah umum menghadirkan pemateri Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A., Doktor Tafsir Al-Qur’an Universitas Al-Azhar, penulis Tadabbur Juz ‘Amma, Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM DKI Jakarta, serta Ketua Prodi Doktor MPI SPs UMJ.

Dekan FAI UMS, Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah sebagai salah satu gerakan pembaharuan Islam memiliki perhatian terhadap upaya kembali kepada sumber utama ajaran Islam, yakni Al-Qur’an dan Sunnah.

“Kalau kita ingin maju, maka kita harus kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah,” ujarnya.

Menurutnya, upaya kembali kepada Al-Qur’an tidak cukup dilakukan dengan membaca secara tekstual, tetapi juga perlu disertai pemahaman yang kontekstual dan keilmuan.

“Maka dari itu kita harus membaca Al-Qur’an secara kontekstual dan keilmuan,” tambahnya.

Sementara itu, Kaprodi IQT UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengantar bagi mahasiswa sebelum memasuki proses perkuliahan di Prodi IQT.

“Kami berterima kasih kepada Pak Saiful Bahri yang menyanggupi datang di agenda kami di sela-sela kegiatan sibuknya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kuliah umum tersebut bertujuan memberikan bekal awal kepada mahasiswa sebelum menjajaki perkuliahan di Prodi IQT. Selain itu, Prodi IQT UMS juga terus mengembangkan inovasi dalam pembelajaran, salah satunya melalui pengembangan web berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Kitab AI.

“AI ini kita batasi dengan kitab-kitab tafsir, sehingga pembahasan atau jawaban dari AI tidak keluar dari konteks tafsir Al-Qur’an,” jelasnya.

Melalui pengembangan tersebut, Prodi IQT UMS menargetkan lulusan memiliki komitmen dan kompetensi dalam bidang penafsiran Al-Qur’an.

Dalam pemaparannya, Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A., membahas anatomi studi Ulumul Qur’an yang meliputi Nuzulul Qur’an, sejarah Al-Qur’an, pemahaman Al-Qur’an, serta kaidah dan metodologi dalam studi Al-Qur’an.

“Ilmu Al-Quran tidak muncul di zaman Nabi Muhammad SAW, karena sumber wahyu masih hidup di tengah-tengah para sahabat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penulisan Ulumul Qur’an dan kitab-kitab tafsir baru mulai dibukukan pada masa kodifikasi keilmuan di abad kedua Hijriyah.

Dalam membahas pendekatan umat Islam terhadap kitab suci, Saiful menekankan pentingnya tadabbur sebagai bentuk refleksi personal terhadap ayat-ayat Al-Qur’an.

“Melakukan tadabbur, yaitu merefleksikan ayat dengan akal dan qalbu secara personal, adalah wajib aini bagi setiap individu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tadabbur berbeda dengan aktivitas menafsirkan, menakwilkan, atau menerjemahkan Al-Qur’an. Menurutnya, aktivitas tersebut memiliki tuntutan metodologi dan kompetensi khusus sehingga hukumnya wajib kifai.

Saiful  juga menguraikan proses turunnya wahyu secara sistematis. Menurutnya, perjalanan Al-Qur’an bermula dari Allah menuju Lauh Mahfuzh, kemudian turun secara sekaligus ke Baitul Izzah.

“Perjalanan Al-Quran bermula dari Allah menuju Lauh Mahfuzh, kemudian turun secara sekaligus ke Baitul Izzah,” paparnya.

Dari Baitul Izzah, Al-Qur’an kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW dalam keadaan terjaga melalui perantara Malaikat Jibril.

Selain proses turunnya wahyu, Saiful membahas sejarah pemeliharaan teks Al-Qur’an. Ia menjelaskan bahwa pada masa Rasulullah SAW, ayat-ayat Al-Qur’an direkam menggunakan berbagai media yang tersedia pada saat itu.

“Di zaman Rasulullah SAW, ayat-ayat Al-Quran direkam menggunakan media yang sangat terbatas di sekeliling mereka, seperti pelepah kurma (‘asib), tulang lebar (al-aktaf), hingga kulit (riqa’),” tuturnya.

Ia menyebutkan, pengumpulan ayat-ayat Al-Qur’an ke dalam satu mushaf baru dilakukan pada masa Khalifah Abu Bakar. Mushaf tersebut kemudian digandakan dan didistribusikan secara standar pada masa Khalifah Usman bin Affan.

Dalam kuliah tersebut, Saiful  juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan Al-Qur’an hanya sebagai pengetahuan semata. Menurutnya, Al-Qur’an perlu dihadirkan sebagai praktik spiritual yang nyata dalam kehidupan.

“Mari kita merefleksikan penggunaan kata “Iqra’” pada wahyu pertama dan perintah “Yatlu” dalam Al-Qur’an. Hal tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam melihat hubungan antara membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an,” pungkasnya. (Adi/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Provinsi Lampung Adakan Pelatihan Muballighat

    Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Provinsi Lampung Adakan Pelatihan Muballighat

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas muballighat, Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Provinsi Lampung menyelenggarakan Pelatihan Muballighat ‘Aisyiyah dengan tema Peningkatan Kompetensi Muballighat untuk Tata Kelola Tabligh ‘Aisyiyah di Provinsi Lampung yang bertempat di Gedung Dakwah ‘Aisyiyah, Jalan Tulang Bawang No. 33 Enggal Bandar Lampung, pada tanggal 5 – 6 […]

  • PWM Kaltim Lepas 54 Atlet Menuju The 1st Muhammadiyah Games 2026

    PWM Kaltim Lepas 54 Atlet Menuju The 1st Muhammadiyah Games 2026

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur secara resmi melepas kontingen atlet yang akan berlaga pada The 1st Muhammadiyah Games 2026, Sabtu (9/5/2026), di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim, Jalan KH Siradj Salman, Samarinda. Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Sebanyak 54 peserta, terdiri atas 27 atlet putra, 15 atlet putri, dan 12 pendamping, akan mewakili […]

  • Mengukuhkan Pancasila Sebagai Laku di Bumi Kalimantan: Roadshow Kota Kedua Pelatihan Nasional untuk Membangun Harmoni

    Mengukuhkan Pancasila Sebagai Laku di Bumi Kalimantan: Roadshow Kota Kedua Pelatihan Nasional untuk Membangun Harmoni

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 307
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Samarinda – Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial Universitas Muhammadiyah Surakarta (PSBPS UMS) bekerja sama dengan Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Umum (LBIPU) menginisiasi program Revitalisasi, Institusionalisasi, dan Standardisasi Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi Indonesia (RISP3TI). Kegiatan ini juga didukung oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan PP Muhammadiyah. Salah satu kegiatan dalam […]

  • MDMC LAMPUNG GELAR KEGIATAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

    MDMC LAMPUNG GELAR KEGIATAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 231
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Tengah – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Wilayah Lampung, bersama LAZISMU Wilayah Lampung, melaksanakan kegiatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di beberapa sekolah Kabupaten Lampung Tengah pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa serta tenaga pendidik dalam menghadapi bencana. Kegiatan […]

  • Ketua PDM Cilacap Resmi Kukuhkan UPP (Unsur Pembantu Pimpinan)

    Ketua PDM Cilacap Resmi Kukuhkan UPP (Unsur Pembantu Pimpinan)

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 242
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, Dr. KH. Habib Ghazali, M.Sy secara resmi mengukuhkan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) di gedung Dakwah Aisyiyah Cilacap, Sabtu (16/9/2023). Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, Dr. KH. Habib Ghazali, M.Sy secara resmi mengukuhkan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) dalam upaya mendukung pelaksanaan program kerjanya. Pengukuhan […]

  • Perluas Wawasan Global, Mahasiswa PBSI UMS Ikuti Pertukaran di UM Sabah

    Perluas Wawasan Global, Mahasiswa PBSI UMS Ikuti Pertukaran di UM Sabah

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Berbekal semangat dan tekad yang kuat, Nuraini Aprilia Surbakti melangkahkan kakinya di Negeri Jiran Malaysia. Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu berkesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa di Universiti Malaysia (UM) Sabah. Ayi, begitu ia akrab disapa, menuturkan program pertukaran yang ia ikuti bernama “Mobility UMSabah, Student Exchange […]

expand_less