Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ditengah hiruk-pikuk dinamika politik di Indonesia dan nilai-nilai hukum yang semakin mengikis. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pondok Hajjah Nuriah Shabran menawarkan solusi, dengan menggelar Seminar Kebangsaan bertemakan “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia” pada Selasa (21/10), di Ruang Pascasarjana UMS.

Kegiatan ini sebagai ajang edukasi kepada mahasiswa agar melek terhadap isu-isu politik dan dinamika pemerintahan di Indonesia. Karena mahasiswa merupakan Agent Of Change, yang  tak bisa luput dari isu-isu yang marak, untuk menjadi solusi atas problematika bangsa dan negara.

Dalam Sambutannya, Oyan Sugianto, Selaku ketua panitia, membedah tema yang diusung pada seminar kebangsaan ini “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia”.

Sambutan ketua pelaksana seminar kebangsaan PK IMM shabran

“Revitaslisasi Nilai Kebangsaan sebagai bentuk ikhitar atau upaya untuk terwjudnya eskalasi pemahaman-pemahaman ideologi kebangsaan. Sedangkan Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia untuk memahamkan bahwa pada abad ke-15 ada istilah bahwa politik adalah ilmu tertinggi dari segala ilmu, sehingga banyak kebijakan-kebijakan hukum yang keluar atas dasar kepentingan-kepentingan politik sendiri,” terangnya. Selasa, (21/10).

Selaras dengan itu, Ketua Umum PK IMM Pondok Hajjah Nuriah Shabran, Muhammad Fikri Azka, menjelaskan bahwa banyak kader-kader IMM atau Muhammadiyah yang berdiaspora ke dunia perpolitakan dan pemerintahan, sehingga harus dijadikan teladan dan acuan untuk lebih melek terhadap dunia politik dan dinamika pemerintahan.

“Banyak dari kader-kader IMM atau Muhammadiyah yang sudah berkcimbung di dunia politik, sehingga bisa berdiaspora di pemerintahan. Maka langkah-langkah ini harus menjadi acuan bagi para kader IMM saat ini, agar lebih melek terhadap dinamika politik dan pemerintahan bangsa ini,” pungkasnya.

Pemaparan Meteri kebangsaan oleh bapak Zia Khakim, S.H., M.H

Dalam pemaparan materinya, Zia Khakim, S.H., M.H. menyampaikan kritik terhadap kondisi politik di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa demokrasi di Indonesia masih belum matang. Hal ini sejalan dengan pernyataan Buya Syafi’i Ma’arif yang menilai bahwa ketidakmatangan demokrasi di Indonesia disebabkan oleh kualitas politisi yang belum ideal serta maraknya praktik politisasi agama yang justru merusak nilai-nilai demokrasi itu sendiri.

Sebagai solusi atas persoalan tersebut, Zia menegaskan pentingnya keterlibatan langsung generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam dunia politik. Ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran sebagai agent of control pengawas jalannya kekuasaan. Dengan terlibat langsung dan berada dekat dengan pusat kekuasaan, maka akses untuk menyuarakan kebenaran akan lebih terbuka dan aspirasi masyarakat bisa lebih mudah didengar.

Zia mencontohkan sosok Din Syamsuddin sebagai tokoh yang aktif mendorong perubahan dengan menempatkan kader-kader umat di posisi strategis melalui program kaderisasi, guna mencetak individu yang berwawasan global dan berdaya saing tinggi.

Senada dengan itu Anas Asy’ari Nasuha, S.H selaku pemateri yang kedua juga menjelaskan politik hukum di Indonesia sebagai refleksi kebangsaan

“Indonesia adalah negara hukum yang artinya ketika kita ingin menumbukan sebuah kebijakan atau menyuarakan suara yang menyangkut hak orang lain ada satu yang paling mahal yaitu tanda tangan karena berfungsi sebagai persetujuan dan bukti otensitas dokumen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anas menyampaikan bahwa hukum di Indonesia sering kali tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Hukum cenderung lemah terhadap rakyat kecil namun tegas terhadap pihak pemegang kekusaaan. Saya juga menyoroti bahwa banyak kebijakan hukum diwarnai oleh kepentingan politik. Oleh karena itu, menurut saya, aktivis mahasiswa perlu memahami kondisi dan arah politik di Indonesia agar bisa bersikap kritis dan tepat dalam menyikapi berbagai isu.” Tutupnya.

Harapan diadakannya seminar kebangsaan ini, agar para mahasiswa, yang sejatinya adalah seorang aktivis, tidak buta akan dunia politik. Karena dengan memahami dunia politik kita bisa tahu kebijakan-kebijakan nyeleneh yang dibuat oleh pemerintah, dan tugas kita sebagai mahasiswa adalah meluruskan kebijakan tersebut. 

Kontributor: Muhammad Farhan

Editor: Dwi Kurniadi

 

 

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PWM Lampung Tekankan Sinergi ‘Head, Heart, dan Hand’ dalam Penguatan Pendidikan Karakter Guru Muhammadiyah

    Ketua PWM Lampung Tekankan Sinergi ‘Head, Heart, dan Hand’ dalam Penguatan Pendidikan Karakter Guru Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., menyerukan pentingnya integrasi antara kecerdasan, karakter, dan keterampilan dalam diri setiap guru. Hal ini disampaikan Prof. Sudarman saat memberikan Welcoming Speech dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam dan Penguatan Pendidikan Karakter Regional Lampung. Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) […]

  • Peduli Sesama, PCM Girimulyo dan PKU Muhammadiyah Gamping Bagikan Daging Qurban di Daerah Terpencil

    Peduli Sesama, PCM Girimulyo dan PKU Muhammadiyah Gamping Bagikan Daging Qurban di Daerah Terpencil

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulon Progo –  Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Girimulyo menyalurkan paket daging qurban kepada warga Muhammadiyah di Desa Purwosari. Kegiatan ini merupakan hasil qurban dari civitas Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Penyerahan daging qurban secara simbolis dilakukan di SD Muhammadiyah Purwosari, dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat dan penerima manfaat dari program ini. (18/06/24). Sukemsi, […]

  • Pustakawan UMS Ikuti Studi Banding ke Malaysia, Presentasikan Inovasi Program IMAM di University Malaya

    Pustakawan UMS Ikuti Studi Banding ke Malaysia, Presentasikan Inovasi Program IMAM di University Malaya

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah pada 26–29 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pustakawan UMS untuk memperluas jejaring internasional sekaligus berbagi praktik baik pengelolaan perpustakaan di tingkat Asia Tenggara. Rombongan […]

  • Menuju Islam Berkemajuan: Mahasiswa UMS Dorong Pendidikan Seksual Inklusif dengan Interactive Visual Cards

    Menuju Islam Berkemajuan: Mahasiswa UMS Dorong Pendidikan Seksual Inklusif dengan Interactive Visual Cards

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pendidikan seksual masih sering dianggap tabu di Indonesia. Padahal, dalam perspektif Islam, menjaga diri (hifdz al-nafs) dan menjaga keturunan (hifdz al-nasl) merupakan bagian penting dari maqashid syariah. Menyadari hal itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berinisiatif menghadirkan program pendidikan seksual inklusif dan interaktif bagi penyandang disabilitas, khususnya tunagrahita. Program ini digagas oleh […]

  • Strategi Soft Power Ikan Laut Tropis Indonesia untuk Menginspirasi Dunia

    Strategi Soft Power Ikan Laut Tropis Indonesia untuk Menginspirasi Dunia

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Oleh: Pemerhati Bangsa dan Masa Depan Indonesia (Rohmad Mucharom) Pendahuluan Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau dan perairan laut yang melimpah. Namun, hingga hari ini, kekuatan laut Indonesia lebih banyak dikenal sebagai sumber bahan mentah, bukan sebagai sumber identitas budaya dan kekuatan pengaruh. Negara seperti Jepang dan Korea Selatan, […]

  • "Barisan pemuda berseragam kepanduan Hizbul Wathan (HW) sedang melaksanakan apel di lapangan rumput hijau. Mereka mengenakan kemeja cokelat, celana biru tua, serta setangan leher dan baret berwarna hijau. Latar belakang berupa perbukitan hutan yang rimbun dan beberapa tenda perkemahan

    Latihan Kepemimpinan Pandu Hizbul Wathan Lampung Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Provinsi Lampung sukses melaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Pandu (LKP) yang berlangsung pada tanggal 2–5 April 2026 di Taman Wisata Telogorejo, Sendang Agung. Kegiatan ini diikuti oleh 103 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai Kwartir Daerah, yaitu Kota Metro, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, […]

expand_less