Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Upaya Lestarikan Warisan Budaya Indonesia, Mahasiswa UMS Kenalkan Batik Jumputan di Selangor Malaysia

Upaya Lestarikan Warisan Budaya Indonesia, Mahasiswa UMS Kenalkan Batik Jumputan di Selangor Malaysia

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Mangunsari Goes Abroad. Program ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah.

Hanifah Herawati dan Naswa Labibah, dua mahasiswa UMS yang tergabung dalam KKN Internasional Mangunsari Goes Abroad menggelar kegiatan edukatif berupa pelatihan membatik dengan jenis batik Jumputan.

Batik jumputan, atau yang dikenal pula sebagai batik ikat celup, merupakan salah satu teknik membatik tertua di Indonesia yang memiliki nilai budaya tinggi. Berbeda dengan batik tulis dan batik cap yang menggunakan malam (lilin batik), batik jumputan dibuat dengan cara mengikat bagian-bagian kain menggunakan tali atau karet, kemudian mencelupkannya ke dalam larutan pewarna.

“Proses pengikatan atau jumput inilah yang menghasilkan motif-motif unik, simetris, dan khas yang tidak bisa diulang secara persis, sehingga setiap lembar batik jumputan menjadi karya yang benar-benar satu-satunya,” terang Hanifah, Selasa (23/06/2026).

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UMS dibantu oleh guru Sanggar Bimbingan (SB) Banting, Selangor, Malaysia, Kamis (11/6/2026). Mereka membimbing anak-anak dalam setiap tahapan, mulai dari tahap melipat dan mengikat kain, mencelup ke larutan pewarna, hingga membuka ikatan untuk mengungkap motif yang terbentuk. Keseluruhan proses ini dirancang agar mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak.

Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh peserta. Bagi sebagian besar anak, kegiatan ini merupakan pengalaman pertama mereka bersentuhan langsung dengan teknik membatik. Rasa penasaran dan kegembiraan terpancar jelas saat mereka mulai bereksperimen dengan pilihan warna dan cara mengikat kain untuk menghasilkan motif yang berbeda-beda.

Murid SB Banting, Josua mengungkapkan kesenangannya saat membatik. “Seru banget. Aku bisa eksperimen banyak warna dan motif biar batiknya cantik. sebelumnya juga belum pernah mencoba, tapi ternyata asik,” ujar Josua.

Lebih dari sekadar kegiatan seni, praktik membatik jumputan ini juga menjadi sarana pembelajaran multidimensi bagi anak-anak. Proses memilih warna, menentukan pola ikatan, dan mengolah kain, secara langsung melatih kreativitas, kesabaran, serta kemampuan pemecahan masalah secara sederhana.

“Tapi secara tidak langsung, anak-anak juga ditanamkan rasa bangga dan kecintaan terhadap budaya bangsa Indonesia, meski mereka tumbuh dan besar di perantauan,” ujar Naswa.

Melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan, mahasiswa delegasi UMS berharap anak-anak binaan SB Banting tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memahami bahwa warisan budaya adalah sesuatu yang berharga untuk dijaga dan dibanggakan. (Affiq/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musykerwil PWNA Kalsel 2026 Tekankan Sinergi dan Penguatan Jejaring Organisasi

    Musykerwil PWNA Kalsel 2026 Tekankan Sinergi dan Penguatan Jejaring Organisasi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarmasin – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) pada Ahad, (05/04) sebagai momentum memperkuat arah gerak organisasi ke depan. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti kader dari berbagai daerah, baik secara luring maupun daring. Musykerwil tersebut menjadi ruang strategis bagi PWNA Kalimantan Selatan dalam merumuskan program kerja […]

  • Dua Buku Kader IPM Lampung Diluncurkan, Warnai Tanwir Pra-Muktamar XXIV

    Dua Buku Kader IPM Lampung Diluncurkan, Warnai Tanwir Pra-Muktamar XXIV

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Makassar — Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menggelar Tanwir Pra-Muktamar XXIV IPM pada Kamis (5/2/2026) di Aula Arafah Asrama Haji Embarkasi Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Muktamar XXIV IPM, khususnya dalam merumuskan dan memutuskan berbagai hal teknis jelang pelaksanaan muktamar. Kegiatan Tanwir dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan […]

  • Raih 23 Medali, Kaltim Ukir Prestasi Gemilang di Muhammadiyah Games 2026

    Raih 23 Medali, Kaltim Ukir Prestasi Gemilang di Muhammadiyah Games 2026

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kontingen Muhammadiyah Kalimantan Timur berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang The 1st Muhammadiyah Games 2026 dengan menempati peringkat keempat nasional. Berdasarkan akumulasi perolehan medali, Kaltim mengoleksi total 23 medali terdiri atas 9 emas, 8 perak, dan 6 perunggu. Ajang olahraga tingkat nasional warga Muhammadiyah tersebut berlangsung pada 12 hingga 22 Mei 2026 dan diikuti berbagai […]

  • Terlalu Ngefans Sama Artis Bisa Ganggu Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya

    Terlalu Ngefans Sama Artis Bisa Ganggu Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu ‘Afifah, Mahasiswa Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta Di era media sosial yang serba cepat ini, tak butuh waktu lama bagi seseorang untuk merasa “dekat” dengan selebritas idolanya. Hanya dengan membuka Instagram atau TikTok, kita bisa tahu artis favorit kita sedang makan apa, liburan ke mana, bahkan sedang curhat soal masalah pribadinya. Batas […]

  • Gagas program Holistik IMM Care, IMM Jateng dan IMM DIY Gandeng MPKU PP Muhammadiyah Perkuat Respons Kesehatan dan Kebencanaan

    Gagas program Holistik IMM Care, IMM Jateng dan IMM DIY Gandeng MPKU PP Muhammadiyah Perkuat Respons Kesehatan dan Kebencanaan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah dan IMM DIY mengadakan pertemuan dengan Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Pusat (MPKU PP) Muhammadiyah. Pertemuan ini membahas integrasi program Medical First Respon (MFR) dan Psychological First Aid (PFA) dalam lingkup agenda Holistik IMM Care. Kabid Kesehatan DPD IMM Jateng, Fu’ad Minan […]

  • Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KAABARMUH.ID, BLIMBING — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) semester 1 melaksanakan observasi pembelajaran digital di MTs Blimbing sebagai bagian dari tugas mata kuliah Kemahiran Digital. Kegiatan meliputi pengamatan proses belajar serta wawancara dengan tiga siswa dan guru komputer, Mas Dimas. Dalam mata pelajaran komputer, siswa MTs Blimbing mempelajari desain digital menggunakan aplikasi Canva. Berbeda dari […]

expand_less