Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » PEMILU 2024 : APAKAH RIANG GEMBIRA ?

PEMILU 2024 : APAKAH RIANG GEMBIRA ?

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 14 Feb 2024
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Ikhwan Saifudin*

Pemilihan umum 2024 tinggal sejengkal lagi, esok hari akan menjadi penentu oleh siapa dan seperti apa arah bangsa ini akan dibawa 5 tahun kedepan,  nyatanya pemilu kali ini menjadi sorotan dan tunai kritik dari masyarakat sipil, dinamika serta kontroversi yang mengitarinya menjadi bumbu-bumbu yang mengkhawatirkan bagi proses kewarasan berdemokrasi. Pertanyaan mendasar pun muncul: apakah pemilu masih bisa adil? Atau apakah pemilu riang gembira? Tentu jawabannya akan beragam, tergantung dari sudut pandang pendukung paslon yang mana.

Suara Guru Besar

Akan tetapi kegelisahan akan pesta demokrasi 5 tahunan ini bukan hanya soal pendukung atau para simpatisan semata, melainkan dirasakan betul oleh berbagai lapisan masyarakat termasuk guru-guru besar di berbagai perguruan tinggi.

Gelombang kritik dari berbagai universitas ternama melalui mahasiswa, civitas akademika bahkan para guru besar “turun gunung” secara lantang menyuarakan kebingungan mereka terhadap para penyelenggara negara di berbagai lini yang dinilai menyimpang dari prinsip moralitas, demokrasi, kerakyatan serta keadilan sosial, termasuk terjadinya pelanggaran etik di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sikap netralitas dan menjunjung tinggi etika mendasari dari berbagai tuntutan tersebut, hal ini sebagai respon atas pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden yang didasarkan pada putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023. Di mana Putusan ini dinilai sarat dengan intervensi politik dan terbukti adanya pelanggaran etika.

Runtuhnya Kenegarawanan

Manuver para pejabat daerah untuk memenangkan paslon tertentu bukanlah hal yang tabu lagi, dukungan mereka begitu gamblang di saat para pemangku jabatan terus menggembar-gemborkan sikap netralitas kepada bawahannya, di saat yang sama berulang kali presiden sendiri mengingatkan kepada ASN untuk bersikap netral dan menjaga kedaulatan rakyat.

Namun berbagai kalangan menyoroti potensi adanya intervensi pemerintah dalam proses pemilu, baik melalui kebijakan-kebijakan yang menguntungkan pihak tertentu maupun penggunaan sumber daya negara untuk kepentingan elektoral salah satu paslon. Kekhawatiran ini semakin diperkuat dengan munculnya sikap yang tidak mencerminkan kenegarawanan dari seorang presiden bahwa “presiden itu boleh lo berkampanye, presiden itu boleh lo memihak”, di mana beliau mengeluarkan pernyataan tersebut di tempat yang seharusnya steril dari sikap yang mengarah pada kampanye. Parahnya lagi statement tersebut keluar di saat salah satu kontestan pemilu berada di sampingnya yakni Prabowo Subianto.

Dugaan Abuse of power  juga semakin nyata bersamaan dengan deklarasi para menteri yang masih aktif menjabat, mereka dengan terang-terangan mendukung salah satu paslon. padahal undang-undang telah mengatur bagi pejabat publik yang ikut berkampanye maka harus cuti tentunya dengan berbagai syarat yang ketat, termasuk larangan menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye politik.

Dugaan Penyelewengan

Adanya dugaan kecurangan yang masif dan terstruktur memperburuk iklim demokrasi pemilu Indonesia. Dugaan kepada oknum elit politik yang memanfaatkan anggaran negara untuk ambisi politik, baik melalui politisasi program bantuan sosial (bansos), Bantuan sosial yang seharusnya menjadi instrumen untuk membantu masyarakat secara adil dan merata, kini menjadi “bancaan” oleh para politisi.

Penyalahgunaan bansos sebagai alat kampanye politik menimbulkan kekhawatiran, ketidakadilan sosial, konflik kepentingan dan tentunya merusak prinsip demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi.

Dugaan penyelewengan juga mengarah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), bagaimana bisa ketua KPU Hasyim Asy’ari dijatuhi “peringatan keras terakhir “ oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) karena telah melanggar kode etik terkait proses pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.

Demokrasi Bukan Memilih Malaikat

Suka tidak suka, menerima atau menolak demokrasi telah menjadi konsensus bersama dalam pemilihan pemimpin, dalam demokrasi tidak ada yang sempurna setiap calon pasti ada kekurangan, namun bukan artinya kita antipati atau menjadi golongan putih namun hak pilih tetap harus ditunaikan karena itu bagian dari tanggung jawab kebangsaan (Haedar Nashir). Bahwa dalam demokrasi kita tidak memilih malaikat, melainkan memilih orang yang  terbaik di antara apa yang tersedia, maka carilah cara agar orang terburuk tidak memimpin (Zainal Arifin Mochtar ).

Apakah Pemilu Riang Gembira ?

Dalam konteks ini, pemilu yang sebentar lagi akan dilaksanakan sulit rasanya disebut sebagai pesta demokrasi yang riang gembira atau demokrasi yang adil untuk semua. Lebih tepatnya, pemilu yang cacat akan moralitas ditunggangi berbagai kepentingan oleh sekelompok golongan yang haus dengan kekuasaan.

Oleh karena itu, perlu upaya bersama untuk menjaga integritas pemilu dan memastikan bahwa pemilu yang sesungguhnya meriah adalah yang bersih, adil, ber-etika dan memenuhi prinsip-prinsip demokrasi yang genuine.

Meskipun terdapat berbagai kekurangan dan tantangan, harapan akan pemilu yang damai dan berintegritas tetap harus dijaga. Masyarakat, lembaga pemantau pemilu, dan pihak terkait lainnya perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa pemilu 2024 berjalan dengan transparan, adil, dan bebas dari kecurangan.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga integritas dan keadilan dalam proses demokrasi merupakan usaha-usaha kolektif yang harus terus dijaga dan dikawal sehingga menjadi tonggak penting dalam memperkuat fondasi demokrasi di tanah air.

*penulis adalah alumni PC IMM Sukoharjo

Ed : ARM

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKG UMS Bekali Mahasiswa dengan Teknologi Digital Smile Design dalam Kedokteran Gigi Modern

    FKG UMS Bekali Mahasiswa dengan Teknologi Digital Smile Design dalam Kedokteran Gigi Modern

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Digital Smile Design: Integrasi Estetika, Fungsi, dan Teknologi” yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh mahasiswa dari Prodi Pendidikan Dokter Gigi dan Program Profesi Dokter Gigi, serta para dosen FKG UMS. Kegiatan ini menghadirkan drg. Erlian Septiana Sari, Sp.KG, […]

  • Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kebumen – Musyawarah Daerah (Musyda) XVIII Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kebumen secara resmi ditutup pada Ahad (7/6/2024) di SMP Muhammadiyah Sempor, Kebumen. Perhelatan akbar Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah Kebumen yang dibuka oleh Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto, MH tersebut telah berjalan dengan lancar. Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 4 tahunan adalah ajang untuk […]

  • Mahasiswa Internasional UMS Ikuti UMi Camp 2026, Perkuat Pengalaman Lintas Budaya dan Pengabdian Masyarakat

    Mahasiswa Internasional UMS Ikuti UMi Camp 2026, Perkuat Pengalaman Lintas Budaya dan Pengabdian Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkesempatan mengikuti UMi Camp 2026, program perkemahan musim panas internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan yang berlangsung pada 14–24 Agustus 2026 tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dan latar belakang budaya. Dalam kegiatan tersebut, UMS mengirimkan sejumlah mahasiswa, di antaranya Alwy Ahmed dari […]

  • Menyemai Nilai Luhur Pancasila, PSBPS UMS Adakan Roadshow Pancasila sebagai Laku di Sumatera

    Menyemai Nilai Luhur Pancasila, PSBPS UMS Adakan Roadshow Pancasila sebagai Laku di Sumatera

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 127
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jambi – Dalam upaya menyemaikan nilai-nilai luhur Pancasila, Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan roadshow Pelatihan Nasional “Pancasila sebagai Laku” di Sumatera. Pelatihan diselenggarakan di Universitas Jambi (UNJA) pada 20-22 Mei 2024. Kegiatan di UNJA ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang sudah diselenggarakan di dua kampus lain […]

  • Rektor UMS Dorong Guru Muhammadiyah Bangun Branding Pendidikan Progresif

    Rektor UMS Dorong Guru Muhammadiyah Bangun Branding Pendidikan Progresif

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan pentingnya penguatan branding dan kolaborasi dalam dunia pendidikan Muhammadiyah agar mampu bersaing di era kompetitif saat ini. Hal itu disampaikan saat menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Nasional dengan tema “Mastering Education Branding & Marketing” yang berlangsung di Auditorium Moh. Djazman UMS, […]

  • Pengajian dan Pembinaan GTK SD Muhammadiyah Jogokariyan: Memperkuat Pemahaman Ibadah Sesuai Tarjih Muhammadiyah

    Pengajian dan Pembinaan GTK SD Muhammadiyah Jogokariyan: Memperkuat Pemahaman Ibadah Sesuai Tarjih Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jogjakarta – Pada hari Jum’at, 23 Mei 2025 bertepatan dengan 25 Dzulqa’dah 1446 H, seluruh guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Jogokariyan Yogyakarta mengikuti kegiatan pengajian dan pembinaan yang diselenggarakan oleh bidang ISMUBA sekolah. Acara ini berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB di lantai 2 Masjid Al-Mustaqim, Mantrijeron, dengan jeda istirahat untuk menunaikan […]

expand_less