Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan

Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kemiskinan menjadi permasalahan panjang yang dihadapi Indonesia. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk memutuskan rantai kemiskinan dan mensejahterakan rakyatnya.

Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi pun memikirkan berbagai langkah untuk dapat mengendalikan angka kelahiran dan kemiskinan. Dedi Mulyadi mengusulkan vasektomi atau keluarga berencana (KB) pria sebagai syarat penerima bantuan sosial (bansos) dan beasiswa. Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi dengan memotong dan menyegel saluran sperma untuk mencegah pembuahan.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., memandang Dedi Mulyadi menggunakan pendekatan teori pertumbuhan populasi oleh Robert Malthus. Teori itu menyebut pertumbuhan penduduk terjadi secara geometri artinya secara cepat. Sementara pertumbuhan sumber daya terutama pangan tumbuh secara aritmetik.

Guru Besar FEB UMS Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si

Jadi apabila penduduk tumbuh dengan cepat, akan ada rebutan sumber daya terutama pangan. Tetapi Anton menyebut teori Robert Malthus tersebut mengabaikan hal-hal seperti inovasi dan teknologi yang tetap dapat meningkatkan produktivitas pangan.

“Secara teoritis vasektomi bisa untuk mengendalikan jumlah penduduk dalam rangka mengurangi angka kemiskinan,” kata Anton, Rabu (7/5).

Anton juga setuju dengan netizen yang menyatakan langkah vasektomi adalah sebatas menyederhanakan masalah kemiskinan sebab masalah kemiskinan adalah masalah multidimensi. Namun dia tidak setuju apabila vasektomi dijadikan syarat untuk mendapatkan bansos atau beasiswa bagi rakyat miskin.

Menurutnya, daripada dengan pendekatan yang sifatnya memaksa dalam rangka untuk untuk membatasi jumlah penduduk, lebih baik menggunakan pendekatan atas kerelaan hati rakyat miskin itu sendiri.

“Tapi apabila ini kemudian menjadi syarat untuk sebuah bantuan sosial saya kira kurang bijaksana. Pemerintah provinsi Jawa Barat bisa memilih kebijakan lain yang menurut saya lebih manusiawi dan lebih partisipatif,” sarannya.

Artinya melibatkan pilihan dari kelompok rakyat miskin itu sendiri. Alternatif lain bisa dilakukan dengan memberikan sosialisasi kesadaran secara intens tentang pentingnya vasektomi baik dari sisi positif ataupun sisi negatif.

Anton menyebut, pemberian bansos itu relevan dengan konsep di agama Islam untuk memberikan bantuan kepada fakir, orang tua, dan orang berkebutuhan khusus. Sedangkan cara mengatasi kemiskinan salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendidikan.

“Itu saya kira satu-satunya kunci sehingga para kelompok miskin menjadi lebih berdaya, lebih punya kemampuan, keterampilan, dan daya juang untuk menjadi mandiri,” ungkap Anton.

Dia berpandangan untuk bansos bisa diarahkan pada pemberian beasiswa untuk masyarakat tidak mampu, membangun sekolah-sekolah di daerah terpencil, dan mendidik guru agar lebih profesional.

“Ini bukan pekerjaan yang gampang tetapi itu salah satu solusi untuk mengatasi kemiskinan dalam jangka panjang. Itu harus dilakukan,” tekan Dekan FEB UMS itu.

Diskusi vasektomi bagi pria banyak mendapatkan respon positif dari netizen media sosial lantaran membandingkan dengan Cina yang pernah mengatur penduduknya dengan cukup memiliki satu anak dan mampu menjadi negara maju. Namun Ekonom UMS itu menyangkal bahwa kemajuan di Cina terjadi karena penduduknya yang berkurang, melainkan karena usahanya untuk melakukan transformasi riset di sektor industri, pertanian, pertambangan, dan sektor lainnya.

“Cina pernah merasakan jumlah penduduk yang begitu besar. Tapi salah apabila menganggap Cina itu hebat dan maju karena penduduknya kemudian sedikit,” ujarnya.

Dari sisi kemampuan reformasi pendidikan di Cina, Negeri Tirai Bambu itu menugaskan cendekiawannya berkuliah di Amerika dan Eropa dengan dukungan beasiswa. Mereka mendapatkan tugas belajar untuk menyerap ilmunya dan ketika mereka kembali, ada jaminan mereka akan bekerja dan diberi dana riset.

Sekitar tahun 2008 saat di University of Manchester, Anton bercerita dirinya menemui banyak warga negara Cina yang sedang belajar di bidang STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika), dan ilmu-ilmu dasar. Hingga pada sekitar tahun 2018an Cina mampu menguasai teknologi-teknologi terbaru dan mampu menyaingi Amerika.

“Jadi Cina hebat bukan karena berhasil mengurangi penduduknya, tetapi mereka menata dengan benar dengan mulai melakukan inovasi, menata perekonomiannya, menata regulasi, membuat stabil kondisi sosial ekonomi,” tukasnya. (Mayali/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seminar Internal di Milad Ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Teguhkan Peran Kader di Pelosok Negeri

    Seminar Internal di Milad Ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Teguhkan Peran Kader di Pelosok Negeri

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Internal untuk memeriahkan Temu Alumni dan Semarak Milad ke-43 dengan tema “Meneguhkan Peran Alumni Shabran di Pelosok Negeri”. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Moh. DJazman UMS pada Sabtu, (10/1) mennjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran alumni dalam menjawab tantangan dakwah, kaderisasi, dan […]

  • Impostazioni ottimizzate NV Casino amplia le scelte per la Svizzera

    Impostazioni ottimizzate NV Casino amplia le scelte per la Svizzera

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Potreste anche immaginare che NV Casino abbia appena aperto le porte di un paradiso del gaming in Svizzera https://nvcasinoo.eu/it-ch/. Con la recente ampliamento, i partecipanti possono ora esplorare oltre 50 nuovi titoli e provare innovazioni all’avanguardia. Ma che cosa implica tutto questo per il futuro del gaming nella regione? Con l’intensificarsi della competizione, le implicazioni […]

  • Pendaftar UMS 2025 Naik Hampir 30 Persen, Catat Tren Positif Penerimaan Mahasiswa Baru

    Pendaftar UMS 2025 Naik Hampir 30 Persen, Catat Tren Positif Penerimaan Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Tren jumlah pendaftar mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS, terjadi kenaikan hampir 30 persen dari tahun 2023 hingga 2025. Hal ini disampaikan oleh Staf Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS, Fefy Sheilla Putri, S.I.Kom., saat ditemui di ruang […]

  • Menulis untuk Perubahan: Advokasi Keadilan Iklim Bersama Pemuda Lintas Iman di Kota Bandung

    Menulis untuk Perubahan: Advokasi Keadilan Iklim Bersama Pemuda Lintas Iman di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung — Antusiasme peserta program Workshop Jurnalisme Pemuda Lintas Iman dalam menyuarakan keadilan iklim kembali menemukan ruang praktik dalam sesi pelatihan langsung yang digelar pada Minggu, 22 Juni 2025 di Kota Bandung, Jawa Barat. Para peserta—yang terdiri dari pemuda berbagai agama dan organisasi kepemudaan—mendalami keterampilan jurnalistik melalui workshop intensif meliputi tiga sesi utama: Dasar-dasar […]

  • Jangan ada kenangan cinta di Hantakan, jangan ada rindu yang tertinggal di Mamuju

    Jangan ada kenangan cinta di Hantakan, jangan ada rindu yang tertinggal di Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Ada pernak-pernik dunia relawan yang kadang berujung pada ikatan. Kerja keras? Ya pasti, dari 140 sekian relawan Muhammadiyah Kaltim telah berperan aktif dalam pembuatan 4 jembatan darurat yang menghubungkan denyut nadi kehidupan antar dusun atau desa di Hantakan Hulu Sungai Tengah. Atau relawan Kaltim di Mamuju diawal-awal kedatangan mengirim bahan makanan ke daerah terisolir yang […]

  • HMP IQT UMS Gelar Tasmi’ Asghor dan Bukber, Mahasiswa Antusias Sambut Ramadan dengan Al-Qur’an

    HMP IQT UMS Gelar Tasmi’ Asghor dan Bukber, Mahasiswa Antusias Sambut Ramadan dengan Al-Qur’an

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Memasuki hari ke-5 Ramadan, Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an & Tafsir (HMP IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar acara Tasmi’ Asghor Bil Ghaib 1 Juz dan buka bersama pada hari Rabu, 5 Maret 2025 bertempat di Masjid Fadlurrahman, Kampus 1 UMS. Tasmi’ Asghor adalah kegiatan mendengarkan hafalan Al-Qur’an secara bergantian, di mana […]

expand_less