Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cahaya untuk Tempat Sunyi di Pelosok: Pemasangan Solar Panel di Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum Kulon Progo

Cahaya untuk Tempat Sunyi di Pelosok: Pemasangan Solar Panel di Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum Kulon Progo

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Kulon Progo – Di tengah kepungan hutan jati, berdiri sebuah pesantren sederhana seluas kurang lebih 5000 meter persegi. Sebagian besar luas lahan masih berwujud hutan. Hanya nampak beberapa bangunan semi permanen yang secara fungsi menyatu dengan berbagai kegiatan santri.

Di bagian paling depan, bersebelahan dengan gerbang masuk pesantren, terdapat mushola, tempat pemenuhan spiritual bagi warga pesantren. Berjarak kira-kira 20 langkah kaki dari mushola, berdiri sebuah bangunan utama multifungsi, di tempat ini para santri banyak menghabiskan waktu mereka, mulai dari mengaji, belajar, berkumpul, dan lain sebagainya.

Siang itu, matahari cukup terik. Pohon jati meranggas dengan cara menggugurkan daunnya. Tim yang dikomandoi Wakil Direktur 1000 Cahaya Sudarto M. Abukasim tiba di lokasi pukul 11.30 WIB.

Setelah menempuh jarak kira-kira sekitar 25 km dari kota Yogyakarta, tim yang berjumlah 10 orang disambut hangat oleh tuan rumah (6/4). Meski hanya butuh waktu tidak lebih dari satu jam perjalanan dari pusat kota, namun suasana Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum yang kami datangi ini benar-benar berada di lokasi yang jauh dari keramaian.

Menurut Abdul Fatah, pengasuh Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum, lokasi pesantren yang berada di tengah-tengah hutan menyebabkan aliran listrik PLN tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya, beberapa aktivitas santri di malam hari menjadi terganggu. “Saat mengaji atau tadarus, beberapa kali santri harus gelap-gelapan,” ujarnya kepada tim 1000 Cahaya yang sedangan mengemban misi melakukan Pemasangan Solar Panel. Sebuah program hibah energi yang merupakan hasil kolaborasi antara 1000 Cahaya bersama Kitabisa.ORG, dan GreenFaith Indonesia.

Pria yang mengaku tidak pernah menamatkan pendidikan formal tersebut menjelaskan, seiring dengan dinamika kehidupan di dalam pondok, kebutuhan listrik menjadi salah satu penopang utama aktivitas harian. Berbagai perangkat digunakan untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran kegiatan, mulai dari lampu penerangan, kulkas, magic com, sound system, sanyo, televisi, mesin cuci, setrika, hingga kipas angin. Semua peralatan tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari ritme kehidupan pondok, dari pagi hingga malam hari.

Tak heran, kebutuhan energi listrik pun cukup besar. Setiap bulannya, pondok pesantren ini mengeluarkan biaya sekitar Rp600.000 untuk membayar tagihan listrik PLN. Angka tersebut mencerminkan betapa pentingnya listrik dalam mendukung aktivitas pendidikan, ibadah, dan kehidupan sehari-hari para santri.

Di balik angka-angka itu, tersimpan semangat kemandirian dan kebersamaan. Pondok pesantren ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda untuk menempa diri—dengan segala keterbatasan dan upaya yang terus diikhtiarkan.

Langkah Kolaboratif Tiga Matra

Sudarto menegaskan, penyalurkan dan pemasangan solar panel ke pesantren menurutnya guna menunjang kegiatan para santri, serta mengurangi biaya konsumsi listrik yang memberatkan biaya oprasional pesantren. Sekaligus sebagai upaya konkrit dalam hal efisiensi energi dan menjaga ekosistem bumi agar tetap lestari.

“Melalui kegiatan Pemasangan Solar Panel di Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum Kulon Progo ini kita belajar bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang penuh kesadaran—mengubah sinar matahari menjadi energi. Mengubah kepedulian menjadi aksi nyata. serta menghadirkan panel surya sebagai wujud sedekah energi yang diinisiasi oleh 1000 Cahaya, Kitabisa.org, dan Greenfaith Indonesia,” ujarnya.

“Dan ini merupakan salah satu upaya menjadikan pesantren sebagai pusat inspirasi menuju masa depan yang mandiri, bersih, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Tak berselang lama dari waktu kedatangan, tim teknisi bergerak cepat melakukan pemasangan 3 buah panel surya di atap pesantren. Setelah pemasangan panel yang memakan waktu sekitar 1 jam, tim bergegas memasang batrai, sebagai tempat penyimpanan energi listrik yang ditampung panel dari panas matahari.

Budi Setiawan, Ketua Lembaga Resiliensi Bencana PP Muhammadiyah berharap bahwa upaya pemasangan panel surya tersebut dapat membantu memperlancar pelaksanaan kegiatan di Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum. Berada di wilayah dataran tinggi dan diselimuti hutan, sebagai penghubung program, ia mengaku bahwa listrik seringkali mati tanpa sebab di tempat tersebut. Sehingga pemasangan solar penel menjadi solusi yang relevan untuk mengatasi gelap-gelapan.

“Terima kasih kepada segenap sponsor program yang telah memberikan solar penel kepada Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum,” ujarnya menutup sambutan bersama seluruh santri. Ia juga tak lupa berpesan kepada para santri untuk lebih giat belajar dan menjaga kebersihan.

Intan Mustikasari Manajer Operational GF Indonesia dalam wawancara terpisah menjelaskan bahwa kehadiran GreenFaith Indonesia adalah untuk mendorong percepatan transisi energi berkeadilan melalui kolaborasi penggalangan dana bersama Kitabisa.org untuk menghadirkan akses energi bersih berbasis solar panel bagi komunitas terpencil seperti Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum di Sentolo Kulon Progo.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWM Kaltim Dukung Penuh Langkah IMM Kaltim Wujudkan Muktamar Nasional di Samarinda

    PWM Kaltim Dukung Penuh Langkah IMM Kaltim Wujudkan Muktamar Nasional di Samarinda

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SAMARINDA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur memberikan dukungan penuh terhadap langkah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kaltim yang tengah menyiapkan rencana besar menghadirkan Muktamar IMM ke-XXI tingkat nasional di Kota Samarinda pada tahun 2026 mendatang. Wakil Ketua PWM Kaltim bidang Tabligh, Pembinaan Masjid, Kader, dan Ortom, dr Agus Sukaca, […]

  • Ratusan Ibu Aisyiyah Hadiri Ngaji Silaturahmi Kelompok 8 dan 9 PRA Blimbingrejo

    Ratusan Ibu Aisyiyah Hadiri Ngaji Silaturahmi Kelompok 8 dan 9 PRA Blimbingrejo

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jepara — Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan Ngaji Silaturahmi Khusus Ibu-ibu Aisyiyah Kelompok 8 dan 9, yang digelar oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Blimbingrejo pada Sabtu malam Ahad, 18 Oktober 2025, ba’da Magrib. Acara yang berlangsung di rumah Ibu Masriah (Bapak Sumarno) ini dihadiri tidak kurang dari 320 jamaah, terdiri atas ibu-ibu Aisyiyah […]

  • Mengenal Lebih Dekat Muk Andhim, Sosok Inspiratif Aktivis Muda Muhammadiyah

    Mengenal Lebih Dekat Muk Andhim, Sosok Inspiratif Aktivis Muda Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 321
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Belum lama beredar kabar menjadi lulusan terbaik Universitas Muhammadiyah Surakarta pada pertengahan 2023 lalu. Sosok yang akrab dipanggil kang Andhim itu kini kembali menorehkan prestasi dengan menjadi awardee beasiswa S3 LPDP batch 1 tahun 2024. Lantas ada yang bertanya-tanya bagaimana sebenarnya background dari sosok yang juga menjadi Co-Founder media Kabarmuh.Id itu. Berikut […]

  • Webinar “Standardisasi Mendukung Daya Saing Perguruan Tinggi” Tegaskan Komitmen UMS Perkuat Mutu Akademik

    Webinar “Standardisasi Mendukung Daya Saing Perguruan Tinggi” Tegaskan Komitmen UMS Perkuat Mutu Akademik

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) menggelar webinar bertajuk “Standardisasi Mendukung Daya Saing Perguruan Tinggi” pada Selasa (27/5) secara daring melalui Zoom Meeting. Acara ini merupakan bagian dari program SNI Corner yang menjadi wujud nyata kerja sama antara BSN dan UMS dalam mendorong budaya mutu di lingkungan akademik. Wakil […]

  • RAKER IMM Shabran: Aktulisasi Nilai Ikatan untuk IMM yang Representatif

    RAKER IMM Shabran: Aktulisasi Nilai Ikatan untuk IMM yang Representatif

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Jumat, (26/01/2024). Acara ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dari berbagai bidang yang tergabung dalam PK IMM Shabran. Dalam Raker yang berlangsung, dibahas program kerja serta waktu pelaksanaan periodesasi PK IMM Shabran selama […]

  • Ketua LDK PP Muhammadiyah Tegaskan Pentingnya Dakwah Berbasis Komunitas di Silatwil Jabar

    Ketua LDK PP Muhammadiyah Tegaskan Pentingnya Dakwah Berbasis Komunitas di Silatwil Jabar

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cirebon — Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menegaskan pentingnya penguatan dakwah berbasis komunitas yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam forum panel Silaturahmi Wilayah (Silatwil) Muhammadiyah Jawa Barat yang digelar di Universitas Muhammadiyah Cirebon, Sabtu (24/5). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara LDK PP Muhammadiyah, Majelis Pembina […]

expand_less